Search
Close this search box.

Apakah Gonore Bisa Menyebabkan HIV? – Klinik Kulit Kelamin

Gonore dan HIV adalah penyakit yang penularannya sama-sama melalui hubungan seksual yang tidak aman. Namun, ada perbedaan yang terdapat pada kedua penyakit ini. Lantas apakah gonore bisa menyebabkan HIV? Berikut penjelasan selengkapnya.

Gonore dan HIV

Penyakit Gonore dan penyakit HIV memiliki penyebab yang berbeda. Gonore disebabkan oleh infeksi bakteri dan HIV disebabkan oleh infeksi virus. Gonore adalah infeksi oleh bakteri Neisseria Gonorrhoeae, sedangkan HIV dari bakteri human immunodeficiency virus.

Gejala awal gonore biasanya hanya muncul di sekitar alat kelamin. Karena HIV menyerang sistem kekebalan tubuh, maka gejalanya lebih meluas. Beberapa tanda-tanda HIV yang bisa muncul yaitu sakit kepala, demam, ruam, nyeri sendi, penurunan nafsu makan dan sakit tenggorokan.

Kedua penyakit ini memiliki kesamaan pada metode penularannya. Beberapa hal yang bisa menularkan gonore dan HIV adalah melakukan hubungan seksual secara tidak aman dengan penderita penyakit menular seksual, dan sering bergonta-ganti pasangan.

Penyakit Gonore & HIV/AIDS bukan penyakit yang berkaitan. Seseorang bisa saja menderita gonore beserta atau tidak disertai dengan infeksi HIV. Namun, gonore yang tidak segera mendapat perawatan, berpotensi untuk meningkatkan risiko penularan HIV.

Source: Youtube / Klinik Utama Pandawa

Artikel Lainnya: Konjungtivitis Gonore – Gejala, Penyebab, & Pengobatan

Bagaimana Gonore Bisa Menyebabkan HIV?

Kedua penyakit kelamin ini memiliki cara penyebaran yang sama. Anda berpotensi tertular gonore dan HIV apabila melakukan hubungan seksual tanpa pengaman dengan orang yang terinfeksi. HIV dan gonore sama-sama bisa ditularkan oleh wanita hamil kepada bayinya.

Lalu, apakah gonore bisa menyebabkan HIV? Apabila Anda sedang atau pernah mengalami infeksi gonore, maka akan lebih mudah terserang HIV. Hal ini disebabkan oleh gonore yang merubah sel-sel pada alat kelamin sehingga virus HIV lebih mudah masuk ke dalam tubuh.

Luka atau pembengkakan yang disebabkan oleh gonore atau penyakit menular seksual lainnya dapat mempermudah terjadinya infeksi HIV. Virus yang seharusnya dapat ditahan oleh lapisan atau kulit yang utuh menjadi mudah menembus karena adanya luka.

Gonore tidak secara langsung menjadi penyebab HIV. Namun, infeksi gonore yang tidak diobati juga membuat penderitanya lebih rentan terkena HIV. Seseorang yang mengidap gonore sekaligus HIV meningkatkan risiko menularkan kedua penyakit ini pada pasangan seksualnya.

Seseorang yang pernah menderita penyakit menular seksual memiliki risiko tinggi terkena HIV. Hal ini disebabkan oleh perilaku pasien yang membuatnya rentan terkena infeksi. Perilaku-perilaku tersebut yaitu memiliki banyak pasangan seksual dan tidak menggunakan pengaman.

Baca Juga: Apakah Gonore Menular Lewat Makanan? – Klinik Kulit Kelamin

Cara Agar Terhindar dari Gonore dan HIV

Menggunakan Kondom Agar Terhindar Dari Gonore Dan HIV
Menggunakan Kondom Agar Terhindar dari Gonore & HIV

Meskipun gonore dan HIV dapat diobati, cara terbaik adalah dengan menghindarinya. Salah satu cara terbaik adalah menghindari melakukan hubungan seksual. Melakukan hubungan seksual dengan banyak orang dan tidak menggunakan pengaman bisa menjadi pemicu penularan virus dan bakteri.

Gunakan pengaman atau kondom baru saat melakukan hubungan seksual. Lakukan pembicaraan jujur dengan pasangan seksual Anda untuk menanyakan terkait indikasi tertular penyakit menular seksual atau tidak.

Jangan juga menggunakan jarum suntik, tindik, atau tato secara bergantian. Karena penularan HIV bisa melalui metode metode tersebut. Cara terakhir yaitu lakukan pemeriksaan penyakit menular seksual secara rutin.

Skrining atau pemeriksaan untuk penyakit menular seksual dapat membantu mengurangi risiko penularan. Jika seseorang positif didiagnosis HIV atau penyakit menular seksual lainnya, harus segera memberitahu pasangan seksual agar tidak terkena penyakit yang sama.

Demikianlah penjelasan mengenai apakah gonore bisa menyebabkan HIV. Gonore tidak secara langsung menyebabkan HIV. Namun, seseorang yang memiliki riwayat penyakit menular seksual lebih rentan terkena HIV.

Baca Juga:

Untuk kepastian diagnosis, jika terinfeksi gonore, ada baiknya Anda juga melakukan pemeriksaan HIV. Lalu, kapan harus menemui dokter penyakit kulit dan kelamin? Lakukan sesegera mungkin ketika menemukan gejala pada diri sendiri maupun pasangan di Klinik Gonore Jakarta atau Klinik Kelamin Jakarta.

Klinik gonore terbaik dan terpercaya di Jakarta yaitu: Klinik Utama Pandawa. Klinik Pandawa merupakan klinik kulit dan kelamin terkenal dan sudah memiliki banyak pengalaman dalam menyembuhkan pasien gonore. Yuk, konsultasi dokter sekarang:

Referensi:

Share: