Search
Close this search box.

Pengobatan Sifilis (Raja Singa) dengan Penisilin -Klinik Pandawa

Ada beberapa jenis antibiotik yang dapat digunakan untuk pengobatan sifilis atau penyakit raja singa. Akan tetapi, saat ini obat sifilis penisilin adalah yang paling sering dipakai.

Hal tersebut dikarenakan efeknya sangat baik untuk mengatasi berbagai gejala yang muncul seperti luka, ruam, dan lain-lain.

Apa Pilihan Antibiotik untuk Sipilis?

Sebenarnya masih ada alternatif antibiotik atau obat lainnya untuk menyembuhkan sifilis. Hanya saja, apabila dilihat dari hasilnya, antibiotik tersebut memang tidak sebaik penisilin. Biasanya obat ini digunakan ketika pasien memiliki alergi terhadap penisilin.

Setiap orang memang memiliki kondisi tubuh yang berbeda-beda. Tidak jarang orang tersebut akan mengalami alergi apabila mengkonsumsi obat tertentu, salah satunya penisilin. Bahkan, alergi ini bisa berupa masalah kesehatan yang cukup parah seperti demam, sakit kepala, dan sebagainya.

Selain penderita yang alergi terhadap penisilin, alternatif obat ini juga sering digunakan untuk ibu hamil. Namun, apabila kondisi sifilis sudah cukup parah, dokter akan tetap menggunakan penisilin karena hanya itu satu-satunya antibiotik yang bisa digunakan.

Beberapa contoh pilihan antibiotik untuk sifilis adalah doxycycline. Selain itu, ada pula contoh lainnya seperti tetrasiklin atau azitromisin. Semua obat tersebut dapat digunakan untuk mengobati sifilis tahap primer, sekunder, maupun laten.

Efek Samping Penisilin Sebagai Antibiotik untuk Sipilis

Setelah mengkonsumsi antibiotik sifilis penisilin, biasanya pasien akan mengalami reaksi tertentu yang disebut dengan Jarish-Herxheimer atau Herxing. Reaksi tersebut pada umumnya muncul pada hari pertama perawatan sifilis.

Menurut pendapat dokter, Herxing bisa terjadi karena adanya aktivitas pelepasan zat seperti endotoksin karena bakteri Treponema Pallidum dibunuh antibiotik. Beberapa reaksi Herxing tersebut antara lain demam, menggigil, nyeri otot, mual, dan juga sakit kepala.

Sementara itu, secara umum penisilin memiliki beberapa efek samping seperti diare, sakit perut, gatal-gatal, dan muncul ruam di bagian tubuh tertentu. Selain efek tersebut, reaksi yang cukup serius namun jarang terjadi adalah kejang-kejang atau jumlah trombosit menurun.

Source: Youtube / Klinik Utama Pandawa

Perhatikan Ini Setelah Terdiagnosis Sifilis dan Mengonsumsi Penisilin

Setelah mendapatkan diagnosis terkena penyakit raja singa dan diharuskan mengonsumsi antibiotik sifilis penisilin, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Dengan melakukan hal ini, diharapkan pengobatan sifilis bisa berjalan dengan baik.

1. Berkomunikasi dengan Pasangan

Menjalin komunikasi dengan pasangan adalah kunci dari kesembuhan penyakit ini. Banyak orang menganggap sifilis sebagai aib yang harus ditutupi. Padahal, tanpa adanya komunikasi yang baik, justru penyakit ini bisa menular dan menyebabkan efek lebih buruk.

Ketika seseorang dinyatakan menderita sifilis, artinya orang yang pernah melakukan hubungan seksual kemungkinan juga akan mengidapnya. Dengan berkomunikasi kepada pasangan, hal ini bisa segera diketahui dan mencari solusi bersama-sama.

Pada dasarnya, mengonsumsi penisilin ketika sifilis masih berada di tahap primer atau sekunder masih memiliki kemungkinan sembuh lebih besar. Hal tersebut dikarenakan penyakit belum merusak organ-organ penting seperti pembuluh darah, jantung, otak, dan lain-lain.

Apabila komunikasi dijalin dengan baik, maka pengobatan sifilis akan menjadi lebih mudah karena pasangan juga akan mengerti dan mungkin bisa menghentikan hubungan seksual terlebih dahulu. Jadi, hal utama yang harus diperhatikan adalah komunikasi.

2. Tidak Melakukan Hubungan Seksual

Selama menjalani masa pengobatan sifilis menggunakan penisilin, penderita sifilis tidak diperbolehkan untuk melakukan kontak seksual apapun, baik itu anal, oral, hingga sentuhan kulit. Setidaknya hubungan seksual perlu dihentikan sekitar 14 hari atau sampai penisilin habis.

Apabila hal tersebut dilanggar dan penderita tetap melakukan kontak seksual, maka ditakutkan penyakit ini akan menular ke pasangan. Alhasil, pengobatan sifilis yang dilakukan akan terasa sia-sia karena justru menambahkan jumlah penderita baru.

Artikel Lainnya: Apa yang Terjadi Jika Penyakit Sifilis Terlambat Diobati?

Komplikasi Sifilis Jika Tidak Diobati

Apabila sifilis masih di tahap awal, sebenarnya tidak akan ada dampak yang terlalu besar bagi kesehatan. Akan tetapi, jika penyakit tersebut tidak segera diobati menggunakan antibiotik sifilis penisilin, maka komplikasi sangat mungkin bisa terjadi.

Perlu diketahui, setiap tahap sifilis memiliki gejala yang berbeda-beda. Sebagai contoh, di tahap primer penderita akan mengalami luka atau chancre yang muncul di lokasi bakteri menyerang. Pada umumnya luka tersebut akan ditemui di area anus, leher rahim, atau sekitar kelamin.

Selanjutnya, di tahap sekunder akan muncul ruam di bagian tertentu dan meluas seiring berjalannya waktu. Ruam ini bisa berlangsung hingga enam minggu dan kemungkinan disertai gejala lain seperti wasir atau flu.

Pada umumnya, di dua tahap pertama ini jarang sekali terjadi komplikasi. Akan tetapi, jika hal tersebut terjadi maka penderita bisa mengalami kerusakan pada bagian pembuluh darah dan jantung. Jadi, pengobatan sifilis memang harus segera dilakukan di tahap-tahap awal.

Sementara itu, tahap tersier merupakan komplikasi terparah yang akan dialami penderitanya. Beberapa contoh komplikasi tersebut antara lain muncul benjolan kecil di beberapa bagian tubuh, masalah neurologis, komplikasi lambung, kerusakan jantung, komplikasi kehamilan, dan lain-lain.

Kalau Sipilis Minum Obat Apa?

Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa ketika seseorang menderita sifilis, maka obat yang biasa digunakan adalah penisilin. Akan tetapi, untuk kasus tertentu seperti pasien yang memiliki alergi terhadap obat tersebut, maka penisilin bisa diganti dengan antibiotik lainnya.

Kunjungi Klinik Sifilis Pandawa untuk pengobatan sifilis hingga sembuh dengan biaya terjangkau. Klinik Sifilis Pandawa didukung oleh dokter spesialis kulit dan kelamin yang berpengalaman dan profesional.

Baca Juga: Apa Yang Dapat Melindungi Diri Dari Sifilis?

Berapa Lama Penyembuhan Sipilis Setelah Minum Antibiotik?

Mengenai durasi penyembuhan setelah mengonsumsi antibiotik sifilis penisilin, sebenarnya hal tersebut berbeda-beda setiap pasien. Biasanya durasi ini tergantung dari kondisi pasien dan sudah sampai tahap mana sifilis yang menyerang.

Apabila sifilis masih dalam tahap primer atau sekunder, waktu yang dibutuhkan untuk penyembuhan tentu jauh lebih cepat. Sebaliknya, ketika kondisi sudah terlanjur parah atau memasuki tahap tersier, waktu pengobatan cenderung lebih lama apalagi jika terjadi komplikasi.

Akan tetapi, pada umumnya, proses penyembuhan penderita sifilis adalah sekitar 14 hari untuk kasus normal. Untuk mendapatkan hasil lebih baik, dosis dan durasi penggunaan harus sesuai dengan instruksi dari dokter karena kondisi setiap orang pasti akan berbeda-beda.

Kunjungi Klinik Kulit dan Kelamin untuk pengobatan sifilis hingga sembuh, didukung oleh dokter spesialis kulit dan kelamin yang berpengalaman dan profesional.

Berapa Kali Suntik Sipilis?

Pengobatan Sifilis Dengan Suntik
Pengobatan Sifilis dengan Suntik

Penisilin merupakan antibiotik yang diaplikasikan dengan cara disuntik. Mengenai berapa kali suntik tersebut dilakukan, hal ini tergantung dari kondisi penderita. Sebagai contoh, apabila sifilis masih berada di tahap primer, maka penisilin cukup disuntikkan satu kali saja.

Akan tetapi, untuk tahap lanjut atau sudah mengalami komplikasi, jumlah suntikan yang diberikan bisa mencapai tiga kali atau sesuai dengan petunjuk dokter. Umumnya, suntikan ini akan diberikan setidaknya satu minggu sekali dan tidak boleh terlambat ataupun terlalu cepat.

Baca Juga:

Kapan Harus Tanya Dokter Kelamin?

Ada beberapa kondisi kapan harus segera bertanya atau konsultasi kepada dokter kelamin. Pertama, konsultasi harus dilakukan setelah melakukan hubungan seksual yang dicurigai bisa menyebabkan timbulnya penyakit sifilis.

Selanjutnya, penderita juga harus konsultasi ke dokter sebelum menggunakan antibiotik sifilis penisilin. Langkah ini bertujuan agar dosisnya tepat sesuai kondisi. Namun, pastikan untuk berkonsultasi ke dokter atau klinik terpercaya dan terbaik di Klinik Kelamin Jakarta.

Referensi:

Share: