Keputihan Seperti Nanah dan Berbau Amis? Cek Segera!
1 September 2022

Keputihan Seperti Nanah dan Berbau Amis? Cek Segera!

Daftar isi

Klinik Kulit | Klinik Kelamin | Info Kesehatan | Keputihan

Keputihan pada wanita memang normal terjadi, hanya saja bisa menjadi tidak normal oleh karena beberapa hal. Jika sudah tidak normal, bisa memicu cairan keputihan yang berbau amis, tekstur lebih kental, menggumapl, berbusa, warna keputihan seperti nanah, hingga disertai rasa nyeri, gatal di kelamin dan lainnya. Jika keputihan seperti nanah maka patut Anda curigai dan segeralah ke klinik kulit kelamin terdekat.

keputihan seperti nanah berbau amis

Penyebab Keputihan seperti nanah

Jika Anda mengalami keputihan seperti nanah terlebih disertai rasa gatal, miss v bengkak, perut keram atau nyeri saat berhubungan intim, maka Anda patut curiga dan waspada.

Ada beberapa penyebab keputihan abnormal dan perlu bantuan medis secepatnya, antara lain:

Pertama, Infeksi Bakteri Vaginosis sebabkan keputihan seperti nanah

Penyebab keputihan abnormal paling sering terjadi yakni bakteri vaginosis. Kondisi ini umumnya timbul akibat tidak seimbangnya bakteri baik dan jahat di area kewanitaan.

Penyebab ketidakseimbangan tersebut juga belum diketahui pasti misalnya saja seperti kebiasaan membasuh dan lainnya. Tetapi berikut ini ada beberapa faktor pemicu atau pendukung Anda mengalami bakteri vaginosis, antara lain :

  • Hormon yang fluktuatif
  • Perilaku seks tidak aman (berganti pasangan seks dan tidak pakai kondom)
  • Penggunaan alat kontrasepsi
  • Kebiasaan memakai sabun pembersih kewanitaan dengan bahan allergen, alcohol ataupun pewangi
  • Kurang rajin mengganti pembalut saat haid atau panty liner atau menggunakan pembalut dengan kandungan parfum atau alcohol
  • Tidak menjaga kebersihan kewanitaan,
  • Tidak rutin mengganti celana dalam,
  • Membiarkan miss v basah dan salah membasuh
  • Dan sebagainya

 

Kedua, Infeksi jamur vagina

Penyebab keputihan seperti nanah selanjutnya bisa disebabkan oleh jamur kelamin. Sebenarnya tubuh kita memang punya jamur baik hanya saja bila terlalu banyak perkembangannya maka bisa memicu gangguan jamur kulit ataupun kelamin.

Salah satu jamur kulit atau kelamin yang sering dialami banyak orang yakni infeksi Jamur candida atau candidiasis. Jika berkembang di area kewanitaan maka bisa mengganggu mikroorganisme disana dan memicu gangguan seperti gatal, ruam-ruam, bau tidak sedap hingga keputihan seperti nanah.

Infeksi candidiasis pada vagina dapat terjadi oleh berbagai hal berikut ini:

  • Stres
  • Memiliki diabetes yang sudah parah
  • Menggunakan pil KB
  • Hamil
  • Mengonsumsi obat antibiotik
  • Ada riwayat penyakit imun rendah, herpes, HIV/AIDS
  • Perilaku seks tidak aman

Berikut ini ciri-ciri keputihan akibat infeksi jamur vagina:

  • Tekstur keputihan sedikit kental, bergumpal atau berbusa seperti ampas tahu
  • Cairan keputihan sedikit keabu-abuan dan kekuningan
  • Miss v terasa gatal, bengkak, dan ruam iritasi kemerahan pada kulit sekitar kewanitaan
  • Sakit saat berhubungan seksual
  • Buang air kecil nyeri dan terasa panas
  • Nyeri pada vagina

Ketiga, Klamidia

Selain jamur, bakteri juga bisa memicu organ kewanitaan mengalami gangguan sehingga mudah memicu keputihan abnormal.

Bakteri yang dimaksud adalah Klamidia trachomatis. Di mana infeksi bakteri ini rentan menular lewat hubungan seks oral, vaginal ataupun anal.

Tak semua wanita menyadari bila mereka terinfeksi bakteri ini. Apalagi Ciri-ciri yang muncul terbilang ringan, mirip dengan kondisi lain sehingga kerap disepelekan, atau keliru.

Inilah beberapa gejala yang kerap muncul setelah 1-2 minggu terpapar infeksi klamidia;

  • Sakit saat buang air kecil
  • Keputihan terus menerus
  • Nyeri perut bagian bawah
  • Cairan Keputihan seperti nanah kekuningan dan berbau amis
  • Sakit saat berhubungan seks
  • Menstruasi tidak normal, atau setelah berhubungan seks
  • Gatal di kemaluan

 

Keempat, Keputihan seperti nanah awas Gonore

Keputihan seperti nanah patut diwaspadai Anda terinfeksi penyakit gonore. Penyakit gonore atau terkenal dengan sebutan kencing nanah tak hanya terjadi pada pria melainkan wanita.

Penyakit kelamin ini terjadi akibat bakteri bernama Neisseria Gonorrhoeae. Gonore ini muncul akibat perilaku seks tidak aman, baik secara vaginal, anal, maupun oral, berganti pasangan seks, dll. Bakteri gonorea ini rentan menular melalui aktivitas seks bahkan dari ibu hamil ke bayinya.

Bakteri gonore seringnya menginfeksi saluran kemih, kandung kemih, saluran reproduksi, persendian, serviks atau mulut rahim, anus, mata, mulut, maupun tenggorokan.

Tak hanya cairan keputihan seperti nanah, berikut ini ciri lain gonore antara lain:

  • Kencing terasa sakit dan panas,
  • Nyeri panggul atau perut bawah,
  • Pendarahan di luar masa haid,
  • Anus atau mata keluar nanah,
  • Area kelamin bengkak
  • Sakit saat berhubungan
  • Kelenjar getah bening membengkak (leher atau kelamin)

 

Kelima, Trikomoniasis

Jarang terdengar, penyakit ini terjadi akibat parasit dan tergolong dalam infeksi menular seksual.  Trikomoniasis sama halnya dengan gonore, klamidia, dan penyakit kelamin lainnya.

Ciri-ciri infeksi trikomoniasis pada wanita yakni keluarnya cairan keputihan seperti nanah, berwarna kuning, abu-abuan atau bahkan kehijauan. Tak hanya itu terkadang terasa gatal, panas di area kelamin, bengkak, dan timbul ruam kemerahan.

Keenam, Awas Gejala HPV atau Kanker serviks

Jika sudah terlanjur mengalami keputihan seperti nanah dan berbau amis, atau bahkan bercak kemerahan maka segeralah lakukan pemeriksaan lebih mendalam. Infeksi HPV ini rentan sekali menyerang wanita yang telah aktif secara seksual maupun tanpa pengaman.

Bahkan pada wanita hamil bisa memberikan risiko infeksi pada janin atau bayinya. Pada wanita, infeksi HPV sangat terkenal karena bahayanya memicu perkembangan sel kanker mulut rahim atau kanker serviks.

Keputihan akibat kanker serviks biasanya berwarna putih atau bening sekalipun dengan tekstur atau mengental. Namun, seringnya cairan bisa ditemukan berwarna cokelat seperti bercak darah dengan bau amis menyengat.

Tak hanya keputihan seperti nanah, pendarahan di luar masa haid atau setelah berhubungan, serta nyeri panggul bisa menjadi ciri kanker serviks.

 

Kapan harus ke dokter?

Beberapa penyakit kewanitaan di atas perlu penanganan yang cepat hingga tuntas agar tidak menimbulkan komplikasi lebih parah. Pasalnya, beberapa infeksi di atas rentan menularkan. Sementara dalam pengobatan ini, nantinya akan menyesuaikan dengan penyebabnya.

Bila sahabat pandawa menemukan keanehan dan mengalami salah satu gejala di atas, jangan tunggu parah. Cepatlah lakukan pemeriksaan dan pengobatan dini sejak diagnosis awal.

Temui dokter spesialis kulit kelamin ataupun dokter ginekologi ahli reproduksi wanita. Ungkapkan segala keluhan dan riwayat penyakit atau seksual Anda.

Pengobatan infeksi yang terjadi akibat bakteri, dokter akan memberikan pengobatan antibiotik. Begitu juga, bila diakibatkan oleh jamur dokter akan memberikan obat antijamur. Sedangkan apabila terjadi akibat virus, maka dokter akan meresepkan obat antivirus.

Semua pengobatan umumnya akan berbeda-beda tiap orang dan kondisi masing-masing penyakit. Beberapa penyakit bisa sembuh total bila Anda melakukan pengobatan sejak dini, menjauhi faktor penyebab dan menuntaskan pengobatan sesuai anjuran dokter ahli.

Tunggu apalagi? Segera konsultasikan bersama ahlinya. Hubungi layanan pengobatan dan konsultasi dengan ahlinya segera, di nomor 0821-1141-0672 atau klik KONSULTASI GRATIS. Rahasia terjamin.

 

 

 

 

 

Ditinjau oleh dr.Agusmawi

Referensi:

Vaginal discharge – NHS Choices. [online] Available at: http://www.nhs.uk/Conditions/vaginal-discharge/Pages/Introduction.aspx  

Bacterial Vaginosis https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/bacterial-vaginosis/symptoms-causes/syc-20352279 

Yeast Infection Vaginal https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/yeast-infection/symptoms-causes/syc-20378999 

Chlamydia Trachomatis https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/chlamydia/symptoms-causes/syc-20355349  

Gonorrhea https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gonorrhea/symptoms-causes/syc-20351774