Search
Close this search box.

Mitos dan Fakta Tentang Sifilis yang Wajib Diketahui

Sifilis merupakan infeksi menular seksual (IMS) akibat bakteri Treponema pallidum. Penyakit ini bisa menular dari ibu ke bayi ketika melahirkan atau melakukan transfuse darah.

Sifilis berkembang secara bertahap dan dapat menyebabkan berbagai gejala dan komplikasi jika tidak Anda tangani.

Tahap awal munculnya sifilis adalah munculnya luka atau bisul yang tidak nyeri yang bisa Anda kenal sebagai chancre. Luka ini biasanya berkembang di tempat masuknya bakteri ke dalam tubuh, seperti alat kelamin, dubur, atau mulut.

Pada tahap yang paling parah, sifilis bisa menyebabkan komplikasi serius yang mempengaruhi berbagai organ tubuh termasuk jantung, otak, pembuluh darah, dan tulang.

Sifilis stadium akhir dapat menyebabkan masalah neurologis, kebutaan, kelumpuhan, dan bahkan kematian.

#TanyaDokter #Eps1 Seputar Penyakit Kelamin Sifilis alias Raja Singa (Source: Youtube/Klinik Utama Pandawa)

Ada sejumlah mitos serta fakta tentang sifilis yang wajib Anda ketahui. Penasaran apa saja mitos dan fakta mengenai sifilis? Berikut pembahasan lengkapnya mengenai mitos dan fakta tentang sifilis.

Artikel Lainnya: Mengapa Perlu Mengobati Sifilis Secepatnya ke Klinik Kelamin Jakarta?

Mitos Sifilis yang Wajib Anda Tahu

Mitos Dan Fakta Tentang Sifilis 2
Ilustrasi Mitos dan Fakta Tentang Sifilis

Salah satu mitos umum tentang sifilis adalah dapat Anda sembuhkan dengan pengobatan alternatif atau pengobatan rumahan.

Penting untuk Anda catat bahwa sifilis adalah infeksi bakteri akibat Treponema pallidum, dan memerlukan perawatan medis yang tepat dengan antibiotik agar dapat Anda sembuhkan secara efektif.

Pengobatan alternatif, seperti pengobatan herbal atau pengobatan homeopati, belum terbukti secara ilmiah untuk mengobati atau menyembuhkan sifilis.

Mengandalkan obat alternative tanpa mencari perawatan medis yang tepat dapat menyebabkan perkembangan infeksi dan komplikasi kesehatan yang serius.

Sangat penting untuk berkonsultasi dengan profesional perawatan kesehatan untuk diagnosis yang akurat dan perawatan yang tepat jika Anda mencurigai Anda menderita sifilis atau infeksi menular seksual lainnya.

Selain itu, adalagi mitos lain mengenai sifilis yang bisa Anda ketahui meliputi:

1. Bisa Hanya Menular Lewat Kontak Seksual

Mitos lain tentang sifilis adalah penyakit ini hanya dapat menular melalui kontak seksual. Sementara kontak seksual adalah cara penularan sifilis yang paling umum, itu bukan satu-satunya cara infeksi dapat menyebar.

Sifilis juga dapat menular dari ibu yang terinfeksi ke bayinya selama kehamilan atau persalinan, suatu kondisi yang biasa orang kenal sebagai sifilis kongenital.

Selain itu, sifilis dapat menular melalui kontak langsung dengan luka atau ruam sifilis yang terbuka, yang dapat terjadi pada bagian tubuh mana pun, termasuk alat kelamin, mulut, atau anus.

Penting untuk mengetahui berbagai cara penularan ini untuk mencegah penyebaran sifilis dan untuk mencari perawatan medis yang tepat jika Anda curiga telah terpapar infeksi.

2. Bisa Menular Lewat Dudukan Toilet

Tidak, sifilis tidak menular melalui kontak dengan dudukan toilet. Sifilis terutama menular melalui kontak langsung dengan luka atau ruam sifilis, yang biasanya terjadi pada alat kelamin, mulut, atau anus.

Bakteri penyebab sifilis, Treponema pallidum, tidak dapat bertahan lama di luar tubuh manusia dan tidak dapat menular melalui benda mati seperti dudukan toilet.

Selain mitos mengenai sifilis, ada juga fakta mengenai sifilis yang wajib Anda ketahui. Beberapa mitos mengenai sifilis yang bisa dan wajib Anda ketahui.

Baca Juga: Bahaya Sifilis, Yuk Pemeriksaan di Klinik Kelamin Jakarta

Fakta Sifilis yang Wajib Anda Tahu

Fakta Sifilis Raja Singa
Ilustrasi Fakta Sifilis

Satu fakta penting tentang sifilis adalah dapat memiliki berbagai stadium dan gejala yang dapat terbagi menjadi stadium primer, sekunder, laten, dan lanjut

Fakta penting lainnya tentang sifilis adalah dapat Anda obati secara efektif dengan antibiotik, terutama penisilin. Deteksi dini dan pengobatan segera dapat menyembuhkan infeksi dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Penting untuk menjalani tes sifilis jika Anda aktif secara seksual, memiliki banyak pasangan, atau mencurigai Anda mungkin telah terpapar infeksi. Beberapa fakta lainnya mengenai sifilis yang wajib Anda ketahui antara lain:

1. Salah Satu Penyakit yang Umum

Sifilis merupakan masalah kesehatan global, dan kejadiannya telah meningkat di banyak bagian dunia, termasuk beberapa negara maju. Jumlah ini semakin bertambah dengan maraknya hubungan seks laki-laki dengan laki-laki.

2. Diagnosis Lewat Darah

Sifilis dapat didiagnosis melalui tes darah yang mendeteksi antibodi spesifik yang dihasilkan sebagai respons terhadap infeksi.

Berbagai jenis tes tersedia, termasuk tes skrining dan tes konfirmasi. Sangat penting untuk berkonsultasi dengan profesional perawatan kesehatan untuk pengujian dan interpretasi hasil yang tepat.

3. Resistensi Terhadap Antibiotik

Sementara sifilis umumnya dapat diobati dengan antibiotik, kadang-kadang ada laporan resistensi antibiotik dalam beberapa kasus.

Penting untuk mengikuti rejimen pengobatan yang ditentukan dan menyelesaikan antibiotik lengkap seperti yang diarahkan oleh profesional perawatan kesehatan.

Baca Juga:

Kapan Harus ke Dokter?

Ketika Anda merasakan ada yang tidak beres dengan tubuh Anda dan muncul gejala pada kelamin Anda, Anda bisa langsung melakukan konsultasi ke Klinik Kulit dan Kelamin.

Mengetahui pengobatan dan treatment sifilis sejak awal akan membantu Anda mendapatkan kesembuhan maksimal. Anda bisa melakukan konsultasi ke Klinik Sifilis atau Klinik Kelamin Jakarta di Klinik Utama Pandawa untuk mendapatkan treatment yang tepat.

Klinik Pandawa memiliki layanan menyembuhkan sifilis karena Klinik Pandawa merupakan Klinik Kulit dan Kelamin yang terbaik di Indonesia. Silahkan konsultasi dokter online secara gratis di Klinik Pandawa (Rahasia Terjamin).

Referensi:

Share: