Macam-macam Dermatitis dan Cara Pengobatannya

macam macam dermatitisMacam Macam Dermatitis – Hai Sahabat Pandawa! Gimana kabar kamu hari ini nih? Jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan jasmani dan rohani di mana pun berada ya! Sahabat Pandawa, kamu pernah nggak merasa kalau kulit itu sering banget terserang berbagai penyakit?

Ya, memang kulit adalah salah satu jaringan tubuh yang kerap terkena masalah dan gangguan. Sebenarnya hal ini merupakan sesuatu yang wajar karena kulit menjadi pelindung tubuh paling luar dan sering terpapar oleh zat-zat asing. Jadi, nggak heran kalau kulit selalu mengalami masalah.

Ada banyak sekali faktor yang bisa membuat kulit terkena masalah, seperti paparan zat asing, terbakar sinar matahari, terkena infeksi jamur, virus, bakteri, dan juga iritasi karena tergores akibat gesekan. Namun, di antara beberapa gangguan tadi yang paling terkenal adalah dermatitis. Apa itu dermatitis?

Dermatitis merupakan peradangan yang terjadi pada jaringan kulit manusia. Biasanya gejala yang muncul berupa kulit yang memerah, ruam, gatal, membengkak, bahkan sampai mengalami iritasi. Ada macam macam dermatitis yang seringkali terjadi pada kulit. Nanti kita akan bahas lebih lanjut.

Seperti biasa nih, kita akan memberikan informasi dan artikel kesehatan buat kamu semua, khususnya seputar kesehatan kulit, kesehatan kelamin, sex education, dan juga tips trik kecantikan (estetika). Nah pada kesempatan kali ini kita bakal membahas tentang dermatitis, mulai dari pengertian, jenis, hingga cara mengobatinya. Oleh karena itu kamu simak terus artikel ini sampai selesai ya Sahabat Pandawa!

 

Apa itu dermatitis?

Dermatitis merupakan peradangan yang terjadi pada kulit dan dapat menimbulkan gejala mengganggu, seperti ruam kemerahan ataupun kulit yang berasa kering, gatal, dan bersisik. Ada banyak macam macam dermatitis dengan penyebab serta ciri khas yang berbeda juga.

Dermatitis atau yang disebut juga dengan eksim ialah penyakit kulit yang biasanya bersifat kronis (jangka panjang), namun tidak terlalu berbahaya. Ciri yang muncul pun umumnya ringan, misalnya berupa gatal pada kulit. Akan tetapi, rasa gatal ini terkadang membuat pengidapnya sulit menahan diri untuk tidak menggaruk terus-terusan sehingga menyebabkan cedera dan iritasi pada kulit.

 

Macam macam dermatitis

Berikut ini merupakan berbagai jenis dermatitis yang perlu kamu ketahui:

  1. Dermatitis atopik

Dermatitis atopik adalah jenis dermatitis yang paling sering terjadi. Dermatitis jenis ini umumnya menjangkit anak-anak yang berumur di bawah 5 tahun. Biasanya akan membaik seiring dengan bertambahnya usia sang anak.

Dermatitis tipe ini bisa disebabkan oleh faktor genetik (keturunan), gangguan imun, kulit kering, atau faktor lingkungan. Beberapa ciri khas dari dermatitis atopik adalah seperti berikut:

  • Sering terjadi pada pengidap yang punya riwayat penyakit asma serta peradangan pada hidung akibat alergi atau mempunyai riwayat dermatitis dalam keluarganya.
  • Muncul ruam merah, kering, gatal, serta bersisik. Umumnya gejala ini muncul pada wajah, kulit kepala, serta lipatan kulit.
  • Kadang muncul gelembung kecil di kulit yang mengeluarkan cairan bening.
  • Gejala bisa memburuk akibat terkena paparan bahan kimia ataupun alergen (pemicu alergi). Misalnya seperti gigitan tungau atau makanan tertentu.

 

  1. Dermatitis kontak

Ada macam macam dermatitis kontak, yaitu dermatitis kontak iritan dan juga dermatitis kontak alergi. Jenis iritan terjadi saat kulit mengalami iritasi akibat terkena paparan bahan kimia tertentu yang bisa merusak jaringan kulit pengidapnya. Contohnya seperti detergen, cairan pembersih, ataupun sabun.

Gejala jenis iritan bisa muncul setelah satu kali terpapar zat iritan yang cukup kuat atau setelah berulang kali terkena zat iritan yang tidak terlalu kuat.

Sementara itu, jenis alergi terjadi saat kulit terpapar bahan yang menjadi penyebab reaksi alergi. Contohnya seperti lateks, nikel, jelatang (poison ivy), make upataupun berbagai bahan perhiasan tertentu.

Gejala dermatitis kontak alergi umumnya akan muncul dalam 48 sampai dengan 96 jam setelah kulit terpapar. Gejala ini juga dapat muncul di kulit bagian mana pun, seperti leher, tangan, kaki, badan, sampai dada dan juga puting payudara.

 

  1. Dermatitis dishidrotik

Dermatitis jenis dishidrotik punya ciri khas, sepeti munculnya gelembung kecil yang berisikan cairan (biasa disebut blister) di jari dan juga telapak tangan ataupun kaki. Bintil di tangan dan kaki ini bisa menyebabkan rasa nyeri yang mengganggu aktivitas. Setelah dua sampai dengan tiga minggu, bintil akan lenyap dan meninggalkan kulit yang terlihat kering dan pecah-pecah.

Dermatitis dishidrotik seringkali dipicu oleh suhu panas yang membuat tangan dan kaki lebih sering berkeringat serta mudah kering. Jenis ini pun cukup berisiko dialami oleh para pekerja yang sering menyentuh cairan, seperti petugas kebersihan, tukang cuci, ataupun pekerja salon.

 

  1. Dermatitis numuralis

Gejala dermatitis numularis berupa munculnya ruam atau blister dalam jumlah yang banyak dan berkelompok, disertai dengan rasa gatal serta nyeri. Jenis ini kerapkali menyerang pada pria yang berumur 55–65 tahun. Sedangkan pada wanita, umumnya mereka menderita dermatitis jenis ini pada usia 15–25 tahun.

Penyebab dermatitis numularis belum bisa diketahui secara pasti. Tetapi, pemicunya bisa berupa paparan formalin dan nikel, dermatitis jenis lain, mengonsumsi obat-obatan tertentu, cedera pada kulit, atau infeksi kulit.

 

  1. Neurodermatitis

Macam macam dermatitis lain adalah jenis neurodermatitis. Neurodermatitis ditandai dengan munculnya rasa gatal pada tangan, kaki, belakang telinga, belakang leher, maupun alat kelamin. Gatal yang timbul bisa memburuk ketika penderita tidur atau mengalami stres yang cukup berat. Pengidapnya akan terus-menerus menggaruk area kulit yang terasa gatal sehingga kulit akan menebal, berwarna kemerahan atau keunguan, serta terlihat keriput.

 

  1. Dermatitis statis

Dermatitis stasis terjadi karena ketidakmampuan pembuluh darah (vena) pada tungkai untuk mendorong darah kembali ke jantung. Gangguan ini membuat cairan menumpuk di sekitar tungkai yang memicu pembengkakan serta rasa nyeri. Dermatitis statis juga sering diiringi dengan munculnya varises. Kulit di sekitar pembuluh vena yang menonjol (varises) bisa berubah warna jadi lebih gelap, lebih kering, pecah-pecah, ataupun mengalami luka.

 

  1. Dermatitis seboroik

Gejala umum dermatitis seboroik ialah munculnya sisik berwarna kekuningan di kulit. Dermatitis jenis ini umumnya timbul pada kulit yang berminyak, seperti kulit kepala atau kulit wajah. Pada bayi, dermatitis ini bisa membentuk sisik kekuningan yang tebal di sekitar kulit kepala. Gangguan ini disebut juga cradle cap.

Sementara pada orang dewasa, dermatitis ini menyebabkan ketombe dan sisik kekuningan yang bisa merambat ke area wajah. Penyebab utamanya adalah pertumbuhan jamur tertentu yang berlebihan di kulit. Pengobatan umumnya memakai sampo khusus atau obat-obatan antijamur.

 

Cara mengobati dermatitis di Klinik Pandawa Jakarta

Sekarang kamu sudah mengetahui macam macam dermatitis dan perbedaannya. Setiap dermatitis mempunyai ciri dan pengobatan yang berbeda pula. Maka dari itu apabila kamu memiliki gejala yang muncul sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin.

Kamu dapat mengunjungi KLINIK PANDAWA untuk berkonsultasi dengan dokter kami mengenai keluhan kamu. Dokter kami telah berpengalaman dalam mengatasi kasus dermatitis dan penyakit kulit lainnya. Telah banyak pasien yang sembuh dan puas dengan pelayanan kami.

Bila ingin berkonsultasi mengenai masalah kamu maka dapat melakukan konsultasi online secara gratis dengan dokter kami. Silakan klik tautan ini “KONSULTASI ONLINE GRATIS”. Kamu juga bisa mengontak kami secara langsung lewat Whatsapp atau nomor berikut 0821-1141-0672/ 021-62313337. Segala rahasia medis terjamin.

Tim Medis Klinik Utama Pandawa
Share: