Search
Close this search box.

Klimaks Wanita dan Tips untuk Mencapainya – Klinik Pandawa

Wanita dapat mencapai klimaks dengan cara dan jenis rangsangan berbeda. Pembahasan mengenai klimaks wanita dan tips untuk mencapainya sampai saat ini masih dianggap tabu padahal cukup penting.

Masih banyak mitos yang beredar dikalangan masyarakat jika membahas klimaks pada wanita. Ketika wanita merasakan klimaks umumnya akan terjadi perubahan pada seluruh tubuhnya. Hal tersebut pernah diungkapkan oleh dokter urologi dan panggul wanita.

Tanda-tanda Disfungsi Seksual untuk para Wanita yang wajib kalian ketahui! (Source: Youtube/Klinik Utama Pandawa)

Lalu apa saja mitos yang beredar di masyarakat mengenai hal ini, dan tips bagi wanita untuk mencapai klimaks? Ini informasinya.

Apa yang Terjadi Ketika Wanita Mencapai Klimaks

Antara satu wanita dengan lainnya bisa saja memiliki cara mencapai klimaks yang berbeda. Namun, setidaknya terdapat 4 tahapan yang biasanya terjadi saat wanita mencapai klimaks. Simak informasinya berikut ini.

1. Rasa Bahagia

Pertama, ketika seorang wanita sedang bahagia dan gembira maka kondisi tersebut bisa menimbulkan gairah atau hasrat. Ketika pada fase itu, artinya dalam melakukan hubungan sudah mendapat persetujuan dari wanita.

Dampaknya adalah wanita yang melakukan hubungan menjadi lebih fokus terhadap rangsangan dari pasangannya.

Di posisi itu, maka akan terjadi beberapa hal dalam tubuh seperti detak jantung meningkat, beberapa area tubuh merah merona, aliran darah memenuhi bagian puting hingga vagina.

2. Tubuh Mengalami Tegang

Tanda seorang wanita hendak mencapai klimaks juga bisa terlihat dari ketegangan sosial yang terjadi.

Tanda ini menjadi petunjuk bahwa wanita hendak mengalami orgasme. Tentu terjadinya ketegangan itu akan menghadirkan sensasi berbeda, sehingga tekanan darah dan pernapasan ikut naik.

3. Terjadinya Orgasme

Pelepasan terjadi akibat kontraksi seirama rahim, vagina dan otot dasar panggul. Ketika mencapai titik ini, maka ketegangan seksual dari melakukan hubungan intim menimbulkan kontraksi. Umumnya akan timbul rasa hangat yang sumbernya dari panggul, lalu menyebar ke bagian tubuh lainnya.

4. Resolusi

Setelah melewati pelepasan atau orgasme, bagian tubuh wanita akan menunjukan respon kembali ke sedia kala. Artinya, tubuh menjadi rileks kembali, detak jantung, tekanan darah dan pernapasan pun kembali normal kembali.

Artikel Lainnya: 10 Manfaat Masturbasi Wanita yang Dirasakan

Beberapa Mitos Tentang Orgasme pada Wanita

Mitos Tentang Orgasme Pada Wanita
Ilustrasi Mitos Tentang Orgasme pada Wanita

Klimaks wanita dan tips untuk mencapainya tidak lepas dari aspek lain seperti mitos-mitos dan kebenarannya. Mengenai mitos tentang orgasme, bisa Anda cek pada ulasan berikut.

1. Tidak Mengalami Orgasme Dikaitkan dengan Masalah Psikologis

Wanita yang tidak mengalami orgamse sering dikaitkan dengan permasalahan psikologis.

Terjadinya orgasme merupakan bentuk respon alami dari fisik dan psikologis. Terjadinya orgasme juga dipengaruhi oleh emosi dan juga beberapa masalah kesehatan lainnya.

Banyak orang ingin mencapai orgasme namun akhirnya gagal saat berhubungan karena pelumasan ketika berhubungan terasa kurang. Biasanya kasus itu terjadi pada orang yang menggunakan KB hormonal dan pada masa kehamilan hingga menopause.

2. Orgasme yang Berasal dari Seks Penetratif Disebut Bentuk Ekspresi Seksual

Mengenai poin satu ini sebenarnya masih belum terdapat bukti yang kuat. Hanya saja orgasme vagina disebut sebagai bentuk ekspresi seksual yang lebih unggul.

Padahal pada beberapa wanita mengungkapan baru bisa mencapai orgasme apabila mendapat rangsangan di daerah klitoris.

3. Mencapai Orgasme Wanita Harus Jatuh Cinta Terlebih Dahulu

Bisa dikatakan bahwa orgasme adalah gabungan dari pengalaman biologis dan psikologis yang kompleks.

Jadi, tidak semua wanita yang ingin mencapai klimaks harus jatuh cinta terlebih dahulu. Meskipun pada beberapa orang hubungannya dengan pasangan bisa mempengaruhinya.

Macam-Macam Jenis Stimulasi untuk Mencapai Orgasme

Perlu Anda ketahui bahwasanya wanita memiliki keistimewaan yaitu bisa mengalami orgasme dengan lebih satu cara.

Berdasarkan penelitian yang ada, setidaknya terdapat 12 jenis orgasme. Orgasme terdiri dari beberapa macam itu bisa terjadi tergantung dengan jenis stimulasinya.

1. Stimulasi Vagina G-Spot

Melakukan rangsangan pada area vagina juga bisa menimbulkan orgamse bagi wanita. Terutama jika bagian yang dirangsang adalah G-Spot.

Area tersebut letaknya berada di 2 inchi belakang tulang kemaluan yang dekat dengan persimpangan kandung kemih. Rangsangan di bagian G-Spot lewat dinding vagina, bisa menimbulkan kenikmatan seksual yang intim.

2. Stimulasi Lewat Sensorik

Klimaks wanita dan tips untuk mencapainya antara satu jenis stimulasi dan lainnya bisa berbeda. Hal tersebut karena bisa saja letak sensitifitasnya yang berbeda. Jenis stimulasi untuk mencapai orgamse selain melalui vagina juga dapat dengan jalur sensorik.

Beberapa perempuan mengalami orgasme setelah mendapat rangsangan dari payudara. Selain pada bagian itu, tidak menutup kemungkinan area tubuh lainnya juga bisa menyebabkan orgasme ketika mendapat sentuhan.

Baca Juga: Apa itu Ejakulasi Dini? Ketahui Ciri-ciri & Cara Mengatasi

Apa yang Terjadi Jika Wanita Tidak Mengalami Orgasme?

Wanita yang tidak bisa mencapai klimaks atau mencapai orgasme bisa menjadi tanda mengalami disfungsi seksual.

Meskipun sudah mendapatkan rangsangan dan stimulasi tetap saja sulit mencapai orgasme, jika mengalami hal itu maka Anda perlu mencari tahu penyebabnya.

Disfungsi seksual ini juga bisa dipengaruhi oleh gangguan emosi. Permasalahan itu seperti yang diungkapan oleh beberapa peneliti menyebutkan bahwa depresi dan kecemasan bisa menjadi hal yang mempengaruhi orgasme.

Jika wanita tidak mengalami orgasme maka ini bisa menjadi masalah bagi keharmonisan rumah tangga.

Jadi, Anda tidak boleh menganggapnya remeh, dan harus mencari wawasan lebih dalam terkait klimaks wanita dan tips untuk mencapainya sebagai alternatifnya.

Apakah Orgasme pada Wanita Bisa Diketahui?

Saat seseorang mengalami orgasme akan melalui beberapa tahapan seperti ulasan di atas. Namun, apakah oragasme pada wanita dapat diketahui? Tidak ada cara pasti untuk mengetahuinya, selain bertanya.

Hal tersebut dikarenakan pada beberapa orang yang mengalami orgasme tidak menunjukan tanda-tanda seperti produksi keringat lebih meningkat, bagian tubuh kemerahan, dan mengeluarkan suara.

Baca Juga: 4 Jenis Disfungsi Seksual pada Pria & Wanita

Tips Agar Wanita Bisa Mencapai Klimaks

Wanita Klimaks
Ilustrasi Wanita Klimaks

Tentu menjadi kebahagiaan tersendiri jika bisa menjalin hubungan yang sama-sama memuaskan bagi pasangan. Berikut tips untuk mencapai klimaks pada wanita.

1. Melakukan Komunikasi Intim dengan Pasangan

Pertama, cara yang bisa Anda coba adalah dengan melakukan komunikasi intim dengan pasangan. Melalui cara ini, Anda bisa mengutarakan daan tahu bagian tubuh mana yang dapat membuat hubungan menjadi sama-sama menyenangkan.

Melakukan komunikasi juga bisa mencegah terjadinya miss komunikasi yang dapat mempengaruhi mood pasangan.

2. Melakukan Perawatan dan Terapi

Jika Anda sudah mencoba banyak cara agar bisa mencapai klimaks, tetapi tidak membuahkan hasil maka bisa melakukan perawatan dan terapi. Bisa jadi ada masalah yang membutuhkan bantuan ahli untuk mengatasinya.

Baca Juga: Pengobatan Disfungsi Seksual, Ketahui Juga Penyebabnya

Kapan Harus ke Dokter?

Sudah membaca banyak referensi terkait klimaks wanita dan tips untuk mencapainya tetapi tidak menemukan jawaban yang pas? Anda dapat mendatangi klinik spesialis Andrologi untuk berkonsultasi terkait hal tersebut.

Salah satu instansi di Jakarta yang menyediakannya adalah klinik Pandawa yang memiliki layanan klinik disfungsi seksual dan klinik kulit dan kelamin terbaik di Indonesia. Klinik tersebut juga menyediakan fasilitas konsultasi dokter online secara gratis (rahasia terjamin).

Referensi:

Share: