Search
Close this search box.

Biaya Pengobatan Ejakulasi Dini – Klinik Utama Pandawa

Sebelum membahas tentang biaya pengobatan ejakulasi ada baiknya kita mengetahui gejala, penyebab, dan cara pencegahannya.

Ejakulasi dini, atau mencapai klimaks terlalu cepat, adalah masalah yang sering memengaruhi kehidupan seksual pria.

Apa itu Ejakulasi Dini?

Ejakulasi dini adalah kondisi di mana seorang pria mengalami ejakulasi lebih cepat dari yang diinginkannya selama aktivitas seksual.

Kondisi ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan atau frustrasi bagi individu dan pasangan.

Penyebab Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini bisa memiliki berbagai penyebab, baik faktor psikologis maupun fisik. Berikut adalah beberapa penyebab umum ejakulasi dini:

1. Faktor Psikologis

  • Kecemasan 

Rasa cemas terkait performa seksual atau kekhawatiran tentang kepuasan pasangan dapat memicu ejakulasi dini.

  • Stres 

Stres yang berhubungan dengan pekerjaan, hubungan, atau masalah pribadi dapat memengaruhi kemampuan mengontrol ejakulasi.

  • Depresi 

Gangguan suasana hati seperti depresi dapat mempengaruhi respons seksual dan menyebabkan ejakulasi dini.

  • Trauma atau Pengalaman Negatif 

Pengalaman seksual negatif di masa lalu atau trauma seksual dapat memengaruhi kesehatan seksual secara keseluruhan.

2. Faktor Fisik

  • Ketidakseimbangan Hormon 

Gangguan hormon seperti kadar serotonin yang rendah dapat berperan dalam terjadinya ejakulasi dini.

  • Kelainan Neurologis:

Gangguan pada sistem saraf, seperti kelainan pada saraf yang mengendalikan ejakulasi, dapat mempengaruhi waktu ejakulasi.

  • Kelainan Genetik 

Beberapa studi menunjukkan adanya faktor genetik yang memengaruhi kecenderungan terhadap ejakulasi dini.

  • Inflamasi atau Infeksi 

Infeksi atau peradangan pada area genital atau saluran kemih bisa mempengaruhi respons seksual.

  • Efek Samping Obat-obatan 

Beberapa obat-obatan, terutama yang memengaruhi sistem saraf atau hormon, dapat berkontribusi pada ejakulasi dini.

3. Faktor Hubungan

  • Masalah Komunikasi 

Ketidakmampuan berkomunikasi secara terbuka dengan pasangan mengenai preferensi dan kebutuhan seksual dapat berdampak pada ejakulasi dini.

  • Konflik Hubungan 

Masalah dalam hubungan, seperti kurangnya keintiman atau ketidaksetiaan, dapat memicu stres yang mengakibatkan ejakulasi dini.

4. Kebiasaan Seksual 

Praktik seksual tertentu, seperti masturbasi yang tergesa-gesa atau mengalami ejakulasi dengan cepat pada usia muda, dapat membentuk pola ejakulasi dini.

Penting untuk diingat bahwa penyebab ejakulasi dini dapat bervariasi dari individu ke individu.

TanyaDokter #Eps4 : Cara Mengatasi Ejakulasi Dini – Part1 (Source: Youtube/Klinik Utama Pandawa)

Artikel Lainnya: Pengaruh Ejakulasi Dini Pria pada Wanita

Gejala Ejakulasi Dini

Gejala ejakulasi dini adalah ketidakmampuan untuk menahan ejakulasi selama waktu yang diinginkan saat berhubungan seksual. 

Ini dapat menyebabkan ketidakpuasan baik bagi individu maupun pasangannya. Berikut adalah beberapa gejala ejakulasi dini:

1. Ejakulasi Terlalu Cepat

Pria mengalami ejakulasi dalam waktu yang sangat singkat setelah penetrasi vagina atau bahkan sebelum penetrasi terjadi.

2. Ketidakmampuan Mengontrol Ejakulasi

Kesulitan mengontrol kapan ejakulasi terjadi, meskipun keinginan untuk menahan ejakulasi lebih lama.

3. Penghindaran Aktivitas Seksual 

Beberapa pria dengan ejakulasi dini mungkin menghindari aktivitas seksual sepenuhnya karena ketidaknyamanan dan ketidakpuasan yang dialami.

Penting untuk diingat bahwa ejakulasi dini dapat diakibatkan oleh berbagai faktor, baik fisik maupun psikologis.

TanyaDokter #Eps4 : Cara Mengatasi Ejakulasi Dini – Part 2 (Source: Youtube/Klinik Utama Pandawa)

Baca Juga: 7 Cara Mencegah Ejakulasi Dini

Pengobatan Ejakulasi Dini

Pengobatan medis untuk ejakulasi dini dapat melibatkan berbagai jenis obat-obatan dan terapi. Berikut adalah beberapa opsi pengobatan medis yang dapat direkomendasikan oleh dokter:

1. Obat-obatan Antidepresan

Beberapa obat antidepresan, seperti golongan selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI) atau clomipramine, memiliki efek samping tertunda terhadap ejakulasi. Obat ini dapat membantu memperlambat ejakulasi.

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan obat-obatan ini dalam dosis rendah untuk pengobatan ejakulasi dini.

2. Anestesi Topikal

Krim, gel, atau semprotan topikal yang mengandung zat anestesi lokal dapat mengurangi sensitivitas penis dan memperlambat ejakulasi.

Produk-produk ini harus digunakan dengan hati-hati dan sesuai petunjuk dokter untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan, seperti hilangnya sensasi seksual.

3. Terapi Injeksi

Terapi ini melibatkan injeksi obat anestesi lokal ke dalam jaringan penis sebelum berhubungan seksual. 

Ini dapat membantu memperlambat ejakulasi dengan mengurangi sensitivitas penis.

4. Terapi Kombinasi

Kadang-kadang, dokter dapat merekomendasikan terapi kombinasi, seperti kombinasi antidepresan dengan obat topikal. 

Pendekatan ini dapat memberikan hasil yang lebih efektif.

5. Terapi Seksual

Terapis seksual dapat memberikan panduan tentang teknik-teknik khusus yang membantu meningkatkan kontrol atas ejakulasi.

Terapi ini juga dapat membantu mengatasi masalah psikologis yang mungkin berkontribusi pada ejakulasi dini.

Penting untuk diingat bahwa setiap individu berbeda, dan respon terhadap pengobatan medis dapat bervariasi.

Biaya Pengobatan Ejakulasi Dini

Biaya Pengobatan Ejakulasi Dini 2
Ilustrasi Biaya Pengobatan Ejakulasi Dini

Biaya pengobatan ejakulasi dini dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor, termasuk jenis pengobatan yang dipilih, lokasi tempat Anda tinggal, fasilitas kesehatan yang Anda pilih, serta lama dan intensitas pengobatan yang diperlukan. 

Berikut adalah perkiraan biaya untuk beberapa opsi pengobatan ejakulasi dini yang umum:

1. Terapi Psikologis

Biaya terapi psikologis dapat bervariasi tergantung pada lokasi dan pengalaman terapis. 

Biasanya, sesi terapi berkisar antara beberapa ratus ribu hingga beberapa juta rupiah per sesi.

2. Obat-obatan

Biaya obat-obatan antidepresan atau anestesi topikal dapat bervariasi tergantung pada jenis obat, merek, dan dosis yang diresepkan. 

Biaya ini bisa bervariasi dari beberapa puluh ribu hingga beberapa ratus ribu rupiah per bulan.

3. Terapi dengan Obat Kombinasi

Kombinasi obat dapat menambah biaya pengobatan, karena Anda perlu membayar obat-obatan yang berbeda.

4. Terapi Injeksi

Biaya terapi injeksi juga dapat bervariasi tergantung pada jenis obat yang digunakan dan praktik medis yang Anda pilih. 

Biaya ini bisa mencapai beberapa ratus ribu hingga beberapa juta rupiah per sesi.

5. Suplemen Herbal atau Vitamin

Biaya suplemen herbal atau vitamin dapat bervariasi tergantung pada merek dan jenis suplemen yang Anda beli. Biaya ini bisa berkisar dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah per bulan.

Pencegahan Ejakulasi Dini

Meskipun ejakulasi dini dapat memiliki penyebab yang beragam, ada beberapa langkah pencegahan yang dapat membantu mengurangi risiko terjadinya atau mengatasi masalah ejakulasi dini. Berikut adalah beberapa tips pencegahan:

1. Komunikasi Terbuka

Komunikasi yang baik dengan pasangan tentang preferensi, keinginan, dan kebutuhan seksual dapat membantu mengurangi kecemasan dan tekanan yang dapat menyebabkan ejakulasi dini.

2. Latihan Relaksasi 

Teknik relaksasi seperti yoga, meditasi, atau pernapasan dalam dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan yang terkait dengan performa seksual.

3. Latihan Pelvic Floor 

Melakukan latihan otot dasar panggul (pelvic floor) secara teratur dapat membantu meningkatkan kontrol atas ejakulasi. Ini juga dikenal sebagai latihan Kegel.

4. Mengelola Stres 

Stres dapat memainkan peran penting dalam ejakulasi dini. Mengelola stres melalui olahraga, kegiatan relaksasi, atau hobi yang menyenangkan dapat membantu.

5. Masturbasi Terkontrol 

Praktik masturbasi yang terkontrol, dengan fokus pada pengalaman yang lebih lambat dan berfokus pada sensasi, dapat membantu mengatasi kecenderungan ejakulasi dini.

6. Berlatih Teknik Stop-Start 

Berlatih teknik “stop-start” melibatkan menghentikan stimulasi seksual sejenak saat merasa akan ejakulasi, lalu melanjutkannya kembali. Ini membantu membangun kontrol atas ejakulasi.

7. Berkonsultasi dengan Profesional 

Jika masalah ejakulasi dini terus berlanjut atau sangat mengganggu, berkonsultasilah dengan dokter atau terapis seksual. Mereka dapat memberikan panduan lebih lanjut, termasuk saran tentang terapi atau obat-obatan yang mungkin diperlukan.

Baca Juga: Bahaya Ejakulasi Dini Ini Jangan Sampai Anda Alami! Atasi Segera

Kapan Harus ke Dokter?

Mengatasi ejakulasi dini adalah langkah penting menuju kehidupan seksual yang lebih memuaskan. 

Dalam mencari solusi, penting untuk mempertimbangkan biaya pengobatan ejakulasi dini serta faktor-faktor lain seperti efektivitas dan risiko yang terkait dengan setiap opsi. 

Dengan informasi yang tepat, Anda dapat membuat keputusan yang terinformasi untuk mencapai hasil terbaik.

Jika ingin mendapatkan pengobatan atau hanya sekadar berkonsultasi, Anda bisa mengunjungi klinik ejakulasi dini atau klinik andrologi Jakarta terbaik, yaitu Klinik Utama Pandawa.

Klinik Utama Pandawa yang juga merupakan klinik kulit dan kelamin terbaik di Jakarta memiliki berbagai pilihan pengobatan untuk mengobati ejakulasi dini.

Para dokter profesional dan tepercaya akan menangani permasalahan ejakulasi dini hingga sembuh secara sempurna dengan menggunakan fasilitas pendukung pengobatan yang canggih dan lengkap.

Untuk berkonsultasi online dengan dokter secara gratis, Anda bisa klik link di bawah ini:

Pertanyaan-Pertanyaan Terkait Pengobatan Ejakulasi Dini

Berikut adalah beberapa pertanyaan terkait dengan pengobatan ejakulasi dini:

Apakah biaya pengobatan ejakulasi dini dapat dicover oleh asuransi kesehatan?


Ketersediaan penutupan asuransi kesehatan untuk biaya pengobatan ejakulasi dini bergantung pada jenis polis yang Anda miliki. 

Bisakah ejakulasi dini sembuh dengan sendirinya?


Beberapa kasus ejakulasi dini mungkin membaik seiring waktu tanpa perlu pengobatan. Namun, jika masalah ini berlanjut, penting untuk mencari bantuan medis.

Bagaimana cara memilih metode pengobatan yang tepat?


Pemilihan metode pengobatan tergantung pada penyebab ejakulasi dini, preferensi pribadi, dan rekomendasi dari profesional medis. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum memutuskan metode mana yang paling sesuai untuk Anda.

Referensi:

Share: