Apakah Rokok Mentol Menyebabkan Mandul? – Klinik Pandawa

Rokok memang bisa dibilang telah menurun statistiknya selama bertahun-tahun. Tapi di sisi lain, rokok menthol merupakan salah satu segmen pasar tembakau yang tetap kuat. Banyak pertanyaan, apakah rokok mentol menyebabkan mandul? Simak jawabannya dibawah ya.

Hal ini membuat Food and Drug Administration (FDA) mengusulkan aturan baru yang melarang rokok aroma menthol dan cerutu beraroma.

Aturan yang diusulkan ini sebagai tanggapan atas masalah kesehatan masyarakat tentang bahaya rokok aroma menthol dan popularitasnya yang besar di kalangan anak muda dan perokok kulit hitam, Hispanik, dan Asia-Amerika.

Menurut Jennifer Cofer, direktur Program EndTobacco® di MD Anderson, keputusan FDA soal rokok aroma menthol cukup penting. Lantas kenapa keputusan ini penting?

Apa Itu Rokok Menthol dan Mengapa Produsen Rokok Menambahkannya?

Menthol adalah aditif rasa dengan rasa dan aroma mint. Selain rasanya enak, ia memiliki efek pendinginan dan penghilang rasa sakit.

Produsen rokok menambahkannya ke filter rokok untuk menutupi rasa tembakau yang tidak enak dan membuat rokok lebih menarik.

Artikel Lainnya: Menjaga Kesehatan Reproduksi Pria & Wanita, Pentingkah?

Arti Keputusan FDA Soal Rokok Aroma Menthol?

FDA memiliki wewenang untuk mengatur bahan, pemasaran, dan produk baru. Itu melarang rokok beraroma pada tahun 2009, tetapi membuat pengecualian untuk menthol.

Tahun lalu, FDA mengumumkan bahwa sebuah rencana untuk memasukan menthol sebagai rasa yang dilarang.

Siapa Saja yang Merokok Menthol?

Sekitar 18,5 juta orang di Amerika Serikat adalah perokok menthol dan jumlah itu 37% dari pasar rokok. Berikut rincian penggunaannya berdasarkan ras di Amerika Serikat:

  • 85% perokok hitam merokok rasa menthol
  • 46% perokok Hispanik merokok rasa menthol
  • 39% perokok Asia Amerika merokok rasa menthol

Mengapa ras penting? Karena orang yang merokok menthol cenderung menghirup lebih dalam dan lebih sulit berhenti merokok.

Itu berarti bahwa efek kesehatan dari merokok memiliki dampak yang tidak proporsional pada komunitas dengan tingkat penggunaan menthol yang lebih tinggi.

Menthol dan mint juga sangat populer di kalangan perokok remaja. Lebih dari separuh perokok usia 12 hingga 17 tahun menggunakan rokok tersebut.

Harapannya, setelah selesai, peraturan tersebut akan membantu mengurangi jumlah perokok dewasa muda baru dan meningkatkan kesehatan masyarakat yang saat ini menggunakan rokok jenis tersebut.

Baca Juga: Perlu Diketahui, Inilah Beberapa Penyebab Mandul pada Pria dan Wanita

Kerugian Merokok Menthol

Karena rasa dari menthol menutupi rasa asap rokok yang keras, orang yang merokok tersebut bisa terlibat dalam perilaku merokok yang lebih intens daripada orang yang merokok dengan rokok biasa.

Akibatnya, mereka bisa mendapatkan kerugian besar akibat merokok rokok tersebut.

Beberapa kerugian yang umumnya akan didapatkan orang yang merokok menthol antara lain sebagai berikut:

1. Ingin Merokok Lebih Lagi

Orang yang merokok menthol akan merokok lebih banyak dan lebih banyak lagi. Dengan begini orang yang merokok mentol menghirup lebih dalam dan mereka merokok lebih banyak.

Itu berarti selama masa merokok mereka, mereka menyerap lebih banyak bahan kimia beracun dan tar dari rokok.

2. Susah Berhenti

Penelitian oleh FDA dan Komite Penasihat Ilmiah Produk Tembakau menunjukkan bahwa mereka yang merokok mentol lebih cenderung tergantung dan lebih sulit berhenti.

Itu karena ketergantungan nikotin yang lebih tinggi terkait dengan merokok dengan aroma tersebut. Salah satu hasilnya, pria dan wanita kulit hitam memiliki tingkat kanker paru-paru yang lebih tinggi daripada ras lainnya.

3. Menthol Punya Daya Tarik Tinggi

Studi menunjukkan bahwa orang muda yang mulai merokok rokok menthol lebih cenderung menjadi kecanduan dan menjadi perokok harian jangka panjang.

Apakah Rokok Mentol Menyebabkan Mandul dan Impotensi?

Rupanya, jika Anda menyukai permen peppermint, teh mint, atau rokok mentol, dan kebetulan Anda laki-laki, maka Anda membahayakan kejantanan Anda.

Sebelum membaca lebih tentang kemandulan, tonton video dibawah ini tentang impotensi atau disfungsi ereksi bikin aktivitas ranjang kurang maksimal:

Impotensi Pengaruhi Aktivitas Ranjang (Source: Youtube / Klinik Utama Pandawa)

Konsultan urolog Dr George Lee menunjukkan bahwa korelasi antara merokok mentol dan kemandulan pria selalu menjadi semacam legenda urban.

Sementara dunia medis penuh dengan penelitian tentang merokok dan pengaruhnya terhadap kesehatan dan kesuburan sperma, tidak ada penelitian yang hanya berfokus pada rokok mentol dan kemandulan.

Beberapa sumber online mengklaim bahwa produk menthol, yang berasal dari mint, memiliki efek anti-androgenik, dan mengurangi produksi spermatogenesis dan testosteron.

Namun, Dr Lee mengatakan tidak ada temuan ilmiah yang menunjukkan hubungan langsung antara konsumsi mint atau menthol, dan kemandulan pada pria.

Merokok dengan sendirinya telah terbukti memengaruhi pematangan sperma dan terkait dengan penurunan kesuburan.

“Merokok jenis apa pun dapat mengurangi jumlah sperma Anda hingga 23%, mengurangi kematian sperma hingga 13%, dan morfologi sperma hingga 50%,” ucap Lee.

Baca Juga: Inilah Beberapa Ciri Sperma Sehat, Pria Wajib Tahu!

3 Faktor Kemandulan karena Rokok Menthol

ilustrasi apakah rokok mentol menyebabkan mandul

Dr. Lee lebih lanjut menjelaskan jika merokok rokok tersebut dapat meningkatkan risiko kemandulan karena tiga faktor berikut:

1. Deskripsi Rokok Mentol

Iklan sering kali menggunakan kata-kata seperti “minty”, “light”, atau “cool” saat mendeskripsikan rokok mentol. Ini menyiratkan bahwa mereka tidak berbahaya seperti rokok biasa.

Mereka yang merokok rokok mentol bisa berakhir merokok lebih banyak, karena mereka percaya bahwa mereka tidak merugikan kesehatan.

2. Mengurangi Refleks Batuk dan Sensasi Tenggorokan

Rokok dengan rasa menthol mendinginkan bagian belakang tenggorokan dan membuatnya “lebih mudah” untuk dihisap. Misalnya, orang yang merokok mentol tidak batuk sebanyak perokok biasa, karena menthol mematikan indra.

3. Meningkatkan Inhalasi Nikotin dan Karsinogen

“Karena mulut mati rasa, orang yang merokok aroma ini cenderung menghisap lebih banyak asap dan menahannya lebih dalam dan lebih lama di paru-paru,” kata Dr Lee.

“Akibatnya, mereka menghirup lebih banyak nikotin, dan akibatnya terpapar agen penyebab kanker dalam dosis yang lebih besar dalam rokok.”

Jika Anda mengalami berbagai masalah yang berhubungan dengan kesuburan, kemandulan, dan impotensi, Anda bisa melakukan konsultasi ke Klinik Impotensi Jakarta.

Klinik Impotensi terbaik dan terpercaya di Indonesia yaitu Klinik Utama Pandawa. Klinik Pandawa merupakan klinik kulit dan kelamin yang berpengalaman membantu Anda mengatasi masalah kesuburan, impotensi, dan kemandulan.

Didukung dengan teknologi, fasilitas, staf medis, dan dokter berpengalaman, Klinik Pandawa Jakarta siap mengatasi masalah tersebut.

Referensi: