Search
Close this search box.

Macam-Macam Kutil Kelamin – Klinik Kulit dan Kelamin

Genital warts atau lebih sering disebut kutil kelamin merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus. Macam-macam kutil kelamin pun ada beragam apabila dilihat dari bentuknya. Lantas, apa saja itu? Simak ulasan berikut.

Macam-Macam Kutil Kelamin

Kutil kelamin biasanya muncul di area kelamin dan menyebabkan penderitanya merasa tidak nyaman. Menurut salah satu spesialis kulit dan kelamin di Indonesia, kutil tersebut bisa memiliki berbagai macam bentuk. Berikut beberapa di antaranya yang bisa Anda simak.

1. Bentuk Flat

Jenis yang pertama adalah kutil dengan bentuk datar atau flat. Karena bentuknya yang tidak begitu menonjol seperti lainnya, banyak orang kerap tidak menyadari kemunculannya. Padahal, jika tidak segera diketahui, bisa saja penderitanya akan menularkan kepada pasangan tanpa diketahui.

Selain karena bentuknya yang relatif kecil, biasanya gejala-gejala seperti rasa gatal, perih, atau tidak nyaman pun tidak akan terasa. Bahkan, kalaupun sudah terlihat, kebanyakan orang awam masih belum mengetahui bahwa itu termasuk kutil kelamin dan menganggap sebagai hal wajar.

2. Bentuk Spiky

Berbeda dengan sebelumnya, kutil dengan bentuk spiky jauh lebih mudah untuk disadari. Sesuai dengan namanya, kutil ini memiliki bentuk menonjol-nonjol. Beberapa orang juga kerap menyebut kutil ini dengan istilah bentuk cauliflower.

Apabila dilihat, tampilan kutil ini menyerupai bentuk bunga kol. Hal tersebut dikarenakan ada beberapa kutil yang saling berdekatan. Pada umumnya penderita akan merasakan tidak nyaman, terlebih lagi ketika sedang beraktivitas.

3. Bentuk Pola Kupu-Kupu

Bisa dikatakan bahwa salah satu dari macam-macam kutil kelamin ini dikategorikan berdasarkan tingkat keparahannya. Sebagai contoh, kutil dengan bentuk kupu-kupu dianggap termasuk dalam kategori berat. Ada pula yang menyebutnya dengan istilah giant genital warts karena ukurannya yang besar.

Dalam kasus ini, kutil akan terlihat saling bertumpuk dan membesar di satu area tertentu. Ketika mengalami kondisi tersebut, pasien disarankan untuk segera memeriksakan ke dokter karena ada kemungkinan telah terinfeksi HIV.

Artikel Lainnya: Kutil Kelamin Wanita – Penyebab, Ciri-ciri, dan Bahayanya

4. Cara Mencegah Kutil Kelamin

Meskipun kebanyakan kasus kutil kelamin bisa sembuh dengan sendirinya, namun hal tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk mengabaikannya. Pasalnya, jika dibiarkan pun ada potensi kondisinya menjadi lebih parah dan menular ke orang lain.

5. Menggunakan Pengaman atau Kondom

Faktor risiko paling besar yang terkena penyakit ini adalah orang berganti-ganti pasangan seksual. Padahal, setiap orang tentu memiliki riwayat seksual yang berbeda-beda. Ada kemungkinan orang tersebut telah terinfeksi virus dan menularkan ke pasangannya.

Salah satu cara untuk membantu mengurangi risiko terkena kutil kelamin adalah menggunakan pengaman atau kondom ketika berhubungan seksual. Akan tetapi, sekali lagi perlu diingat bahwa cara ini hanya membantu mengurangi risiko dan tidak mencegah 100%.

6. Melakukan Tes Setelah Berhubungan Seksual

Penularan kutil kelamin paling sering terjadi melalui hubungan seksual. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, akan lebih baik untuk segera melakukan tes atau konsultasi ke dokter setelah berhubungan seksual.

Dokter akan mengecek apakah pasien dalam kondisi aman atau telah terinfeksi virus. Apabila dinyatakan terinfeksi, maka pasangan tersebut akan diberikan penanganan atau obat dengan dosis masing-masing. Selanjutnya, pasangan tidak diperbolehkan berhubungan seksual sampai dinyatakan sembuh.

Source: Youtube / Klinik Utama Pandawa

Baca Juga: Kutil Kelamin Pria – Pengertian, Penyebab, dan Ciri-cirinya

Cara Mengobati Kutil Kelamin

Macam-macam kutil kelamin di atas telah dikategorikan berdasarkan tingkat keparahannya, mulai dari bentuk flat, spike, hingga giant. Selain bentuknya yang berbeda, cara penanganan dari dokter pun juga berbeda-beda.

1. Membiarkan Hilang Sendiri

Untuk kasus yang masih ringan, ada kemungkinan kutil dapat sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi, semua itu bukan menjadi hal yang pasti. Biasanya kutil yang sembuh dengan sendirinya terjadi pada penderita dengan sistem imun yang baik.

Meski begitu, akan lebih baik setelah kutil mulai muncul, terutama di area kelamin, penderita harus langsung pergi ke dokter. Pasalnya, pengobatan yang dilakukan ketika masih dalam tahap awal tentu jauh lebih cepat dibandingkan saat kutil sudah tumbuh lebih parah.

2. Menggunakan Krim

Mengoleskan krim adalah cara paling aman yang bisa dilakukan untuk mengobati kutil kelamin. Hanya saja, proses penyembuhan mungkin akan memakan waktu lebih lama. Hal tersebut dikarenakan reaksi obat yang baru terasa beberapa hari atau minggu setelahnya.

3. Menghancurkan Kutil

Cara ini biasanya dilakukan apabila kondisi kutil kelamin sudah cukup parah seperti bentuk spike atau giant. Menggunakan krim mungkin hanya akan membuang waktu saja. Oleh karena itu, menghancurkan secara langsung adalah jawabannya.

Untuk menghancurkan kutil, ada beberapa cara yang biasa dilakukan mulai dari menggunakan nitrogen cair, listrik, atau laser. Karena menggunakan metode keras, pasien biasanya akan merasakan efek samping setelahnya seperti rasa gatal atau perih.

Itulah tadi macam-macam kutil kelamin serta bagaimana cara mengobatinya. Untuk pengobatan yang lebih maksimal, sangat disarankan pasien untuk segera datang ke dokter setelah muncul gejala.

Kunjungi Klinik Kutil Kelamin terbaik dan terpercaya seperti Klinik Utama Pandawa. Klinik Pandawa merupakan klinik kulit dan kelamin yang memiliki dokter spesialis kulit dan kelamin berpengalaman dalam mengobati kutil kelamin. Konsultasi dokter gratis sekarang disini:

Referensi:

Share: