Luka di Penis, Apa Penyebabnya? – Klinik Kelamin Jakarta

Menjaga kesehatan organ reproduksi pria sangat penting. Apalagi, ada banyak ancaman penyakit yang bisa menyerang dan menimbulkan komplikasi berbahaya.

Namun, bagaimana kalau tiba-tiba muncul luka di permukaan kulit penis? Apakah itu berbahaya dan perlu mendapatkan pemeriksaan ke dokter di klinik kelamin Jakarta?

Kulit pada permukaan penis mempunyai bentuk yang sangat tipis dan sensitif. Oleh karena itu, risiko kemunculan luka pada bagian ini cukup tinggi.

Gesekan, goresan, atau kecelakaan kecil bisa menimbulkan luka pada bagian tersebut. Namun, tak menutup kemungkinan luka tersebut juga merupakan ciri dari sebuah penyakit tertentu.

Penyebab Luka di Penis

Berkaitan dengan keberadaan luka pada permukaan kulit penis, ada beberapa faktor yang menjadi pemicunya, antara lain adalah:

1. Kecelakaan Kecil saat Mencukur Rambut Kemaluan

Faktor pertama yang kerap menjadi penyebab adanya luka di permukaan penis adalah karena kesalahan saat mencukur rambut kemaluan. Survei tahun 2017 mengungkapkan, ada sekitar 25% responden di Amerika Serikat yang mengaku mengalami kecelakaan saat mencukur rambut kemaluan dan kemudian menimbulkan luka.

Bagian yang paling sering mengalami luka adalah pada area skrotum dan penis. Luka yang terjadi akibat kecelakaan ketika mencukur rambut kemaluan memang tidak berbahaya. Luka seperti ini bisa sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari. Meski begitu, luka tersebut bisa terasa perih saat terkena air.

Oleh karena itu, ada beberapa tips sederhana yang perlu Anda perhatikan biar tidak mengalami luka saat mencukur rambut kemaluan, di antaranya:

  • Menggunakan alat cukur yang tajam dan bersih
  • Membasahi kulit dan rambut sebelum mulai mencukur
  • Menggunakan krim atau gel khusus untuk mencukur
  • Menempatkan diri dalam posisi berdiri

Artikel Lainnya: Macam-macam Benjolan di Penis

2. Infeksi Menular Seksual

Selanjutnya, Anda perlu waspada dengan infeksi menular seksual ketika mendapati adanya luka pada penis.

Beberapa jenis penyakit menular seksual bisa menimbulkan gejala berupa munculnya luka, ruam, lecet, bengkak, iritasi, lesi yang mirip seperti luka. Gejala tersebut bisa Anda temukan pada area di sekitar penis.

Beberapa penyakit menular seksual yang berpotensi menimbulkan gejala seperti luka pada permukaan penis cukup banyak. Penyakit tersebut di antaranya adalah:

  • Herpes genital
  • Sifilis
  • Kutil kelamin
  • Klamidia
  • Gonore

Gejala yang disebabkan oleh penyakit menular seksual pada laki-laki tidak hanya berupa luka. Biasanya, Anda juga akan menjumpai adanya gejala lainnya seperti:

  • Rasa nyeri atau panas ketika buang air kecil
  • Rasa gatal yang bersumber dari area anus dan penis
  • Keluar cairan yang tak biasa dari penis atau anus

Pada situasi seperti ini, Anda perlu waspada. Pertimbangkan untuk menjalani pemeriksaan di rumah sakit atau klinik kelamin Jakarta terdekat. Dengan begitu, Anda akan memperoleh hasil diagnosis secara tepat.

Hal penting dan harus Anda tahu, penyakit menular seksual sangatlah berbahaya. Penyakit ini bisa menular dengan mudah lewat hubungan seksual. Selain itu, komplikasinya juga bisa sangat berbahaya dan tak bisa hilang dengan sendirinya.

Untuk bisa sembuh dari penyakit menular seksual, Anda perlu memperoleh penanganan medis dari dokter. Biasanya, dokter akan memberikan obat dalam bentuk antibiotik yang harus Anda minum dengan benar. Jangan sembarangan, malah bisa berakibat fatal.

Source: Youtube / Klinik Utama Pandawa

3. Gesekan

Selanjutnya, Anda juga bisa mengalami luka pada penis akibat gesekan. Kulit pada permukaan penis sangatlah tipis dan rawan mengalami kerusakan. Oleh karena itu, ketika terjadi pergesekan, baik antara kulit dengan kulit ataupun kulit dengan permukaan kain, bisa menimbulkan luka.

Risiko luka akibat gesekan bisa meningkat ketika Anda punya kebiasaan memakai celana ketat. Beberapa jenis kegiatan yang paling sering menimbulkan luka akibat gesekan di antaranya adalah:

  • Olahraga lari atau jogging
  • Aktivitas seksual, termasuk di antaranya adalah masturbasi
  • Melompat

Baca Juga: Ujung Kepala Mr. P Bengkak? Waspada Terkena Infeksi Balanitis!

4. Balanitis

Berikutnya, Anda juga perlu mewaspadai munculnya luka akibat balanitis. Kondisi ini terjadi ketika bagian kepala penis mengalami peradangan. Penyebabnya bisa beragam, termasuk di antaranya adalah infeksi bakteri, iritasi, atau gangguan karena penyakit menular seksual.

Balanitis merupakan gangguan yang umum terjadi pada pria. Bahkan, 3-11% pria mengalami gangguan kesehatan organ reproduksi ini selama hidupnya. Selain itu, tingkat risiko terjadinya balanitis bisa meningkat pada pria yang belum mengalami penyunatan.

Beberapa gejala yang bisa Anda ketahui dari gangguan balanitis di antaranya adalah:

  • Muncul bau tak sedap dari kepala penis
  • Kepala penis terlihat memerah
  • Iritasi, peradangan, atau gatal yang berasal dari area sekitar kepala penis
  • Muncul cairan kental yang berasal dari area di bawah kulup penis
  • Rasa sakit ketika kencing
  • Luka yang berada di area kepala penis
  • Pembengkakan kelenjar yang berada di dekat penis

Anda bisa mencoba untuk melakukan pengobatan balanitis sendiri di rumah. Caranya, bisa Anda lakukan dengan menjaga kebersihan organ penis, terutama di bagian kulup. Selanjutnya, Anda perlu mengganti sabun atau bahan-bahan mengandung deterjen serta bahan kimia yang bisa menimbulkan luka lecet pada kulit.

Selain itu, ada pula pilihan untuk mendapatkan pengobatan ke klinik kelamin Jakarta. Dokter akan melakukan diagnosis terlebih dahulu. Kalau hasil diagnosis memperlihatkan adanya balanitis, maka pengobatan yang biasa digunakan adalah:

  • Krim anti jamur seperti clotrimazole, nystatin, atau miconazole
  • Tablet anti jamur seperti fluconazole
  • Kombinasi krim dan tablet anti jamur
  • Antibiotik cephalosporin
  • Sirkumsisi atau sunat sebagai upaya pencegahan

Kapan Harus ke Dokter?

Nah, sampai di sini Anda bisa paham kalau luka di penis bisa terjadi karena berbagai faktor, kan? Berdasarkan gejalanya, luka tersebut bisa sangat berbahaya dan perlu penanganan medis dengan segera di klinik kelamin Jakarta.

Anda bisa mendapatkan pelayanan klinik kulit dan kelamin terbaik di Klinik Utama Pandawa. Tersedia berbagai layanan yang lengkap, baik untuk pemeriksaan ataupun pengobatan berbagai jenis penyakit kelamin. Ada fasilitas konsultasi dokter online secara gratis juga, lho! (Rahasia Terjamin).

Referensi: