Search
Close this search box.

Kenali Hiperhidrosis atau Keringat Berlebih & Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda mengalami tangan yang basah atau keringat berlebih pada  saat sedang ujian, wawancara kerja, bertemu orangtua pacar, atau saat sedang gugup? Jika pernah mengalami, mungkin Anda mempunyai kondisi medis yang dinamakan hiperhidrosis.

hiperhidrosis keringat berlebih

Berkeringat adalah hal yang normal dan sehat yang menandakan bahwa tubuh perlu didinginkan. Kelenjar keringat pada kulit berfungsi mengeluarkan keringat saat suhu tubuh naik. Hal ini biasa terjadi ketika berolahraga, demam, merasa cemas, atau stres. Selain itu pada saat mengkonsumsi makanan pedas, minuman bersoda, kopi dan minuman beralkohol juga dapat merangsang keringat berlebih.

Keringat diperlukan untuk menjaga suhu tubuh agar tetap stabil dan berfungsi untuk mengeluarkan zat sisa metabolisme. Tetapi jika keringat keluar lebih banyak dan lebih sering tanpa sebab, termasuk pada telapak tangan yang sering basah, maka perlu diwaspadai bisa jadi mengalami gejala penyakit tertentu.

Apa Itu Keringat Berlebih Atau Hiperhidrosis?

Keringat berlebih atau hiperhidosis adalah suatu kondisi yang terjadi ketika keringat yang keluar berlebihan padahal tidak dipicu oleh suhu lingkungan yang panas maupun aktivitas fisik yang berat.

Keringat berlebih atau hiperhidrosis umumnya tidak membahayakan kesehatan, tetapi dapat berdampak psikologis dan sosial karena bisa menimbulkan rasa malu, cemas dan kurang percaya diri bagi penderitanya. Hiperhidrosis lebih sering ditemukan pada wanita dibandingkan dengan pria.

Penyebab & Jenis Keringat Berlebih 

Proses keluarnya keringat bermula dari sensor suhu tubuh. Saat tubuh ‘membaca’ kenaikan suhu, sistem saraf tubuh secara langsung memicu kelenjar keringat untuk mengeluarkannya. Hal tersebut dilakukan agar suhu tubuh segera menurun dan stabil.

Selain akibat kenaikan suhu tubuh, keluar keringat juga normal terjadi saat merasa gugup. Nah, berdasarkan penyebabnya, hyperhidrosis terbagi menjadi dua jenis, meliputi:

  1. Primer

Biasanya keringat keluar hanya pada suatu area tubuh saja, seperti telapak tangan, kaki, ketiak, kepala, atau wajah. Hiperhidrosis primer bukan merupakan gejala penyakit tertentu namun bisa diakibatkan oleh kelainan minor pada sistem saraf dan penyakit genetik.

  1. Sekunder

Biasanya keringat keluar di seluruh tubuh dan selalu keluar keringat berlebih terutama pada malam hari. Hiperhidrosis sekunder menandakan adanya gangguan kesehatan.

BACA JUGA: Penyebab Bau Badan yang Bisa Bikin Kamu Gak Pede!

Gejala atau Tanda

Berikut ini beberapa tanda atau ciri seseorang diduga menderita keringat berlebih, jika:

  • Butir keringat terlihat jelas saat cuaca tidak terlalu panas atau saat sedang tidak beraktivitas berat
  • Pakaiannya sering basah karena keringat
  • Telapak tangan mudah berair karena basah oleh keringat
  • Kulit tampak tebal, pecah-pecah, dan terkelupas, dengan warna yang lebih pucat atau kemerahan
  • Mudah terinfeksi kulit di bagian tubuh

BACA JUGA: Bikin Tak Nyaman Berikut Penyebab Miss V Basah, Normalkah?

Penyakit Yang Dapat Menyebabkan Keringat Berlebih Atau Hiperhidrosis

  • Penyakit jantung
  • Gangguan tiroid
  • Diabetes
  • Penyakit infeksi, seperti tuberkulosis, malaria, dan HIV/AIDS
  • Apnea tidur
  • Kehamilan
  • Menopause
  • Stroke
  • Rheumatoid arthritis
  • Penyakit Parkinson
  • Kanker, seperti limfoma dan leukemia
  • Endokarditis, yaitu infeksi dinding lapisan dalam jantung
  • Gangguan kecemasan
  • Penggunaan obat seperti suplemen, obat antidepresan, obat pereda demam, atau obat antinyeri golongan opioid seperti morfin

BACA JUGA: Penyakit Scabies, Gangguan Kulit yang Menyebabkan Kulit Ruam Bersisik

Komplikasi atau Dampak dari Keringat Berlebih

  1. Infeksi jamur

Kondisi lembap merupakan tempat yang baik untuk pertumbuhan jamur. Pertumbuhan jamur yang tak ditangani bisa mengganggu penampilan dan kesehatan kulit. Jamur juga bisa menghinggapi di area vital dan mudah menular.

  1. Kelainan kulit

Hiperhidrosis akan lebih rentan terkena penyakit kulit seperti bisul dan kutil.

  1. Bau badan

Hiperhidrosis yang disertai bakteri, dapat memicu bau badan yang tidak sedap.

  1. Efek emosional

Hiperhidrosis dapat menyebabkan rasa malu dan tidak percaya diri.

BACA JUGA: 8 Penyakit Kulit Saat Musim Hujan yang Perlu Diawasi!

Cara Mengatasi Keringat Berlebih Atau Hiperhidrosis?

  • Hindari konsumsi makanan pedas dan alcohol
  • Hindari pemakaian baju ketat dengan bahan serat seperti nilon
  • Gunakan pakaian berwarna putih atau hitam supaya dapat menyembunyikan bekas keringat
  • Gunakan deodorant yang aman agar tidak memicu bau ketiak
  • Gunakan kaus kaki yang dapat menyerap keringat, dan menggantinya setiap hari
  • Pakailah sepatu kulit atau sepatu yang berbeda setiap harinya
  • Jika hiperhidrosis dipicu oleh kecemasan, maka segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengatasi kecemasannya

Keringat berlebih atau hiperhidrosis dapat menjadi gejala penyakit serius, maka segera periksakan diri ke dokter jika mengalaminya.

BACA JUGA: Cara Mengatasi Vagina Gatal Aman dan Tanpa Efek Samping

Kapan harus ke dokter?

Apabila sahabat pandawa merasakan keluhan yang sama seperti di atas, jangan ragu untuk konsultasikan pada dokter. Ada beragam perawatan atau pengobatan di klinik kami untuk atasi keringat berlebih Anda.

Hubungi layanan konsultasi Kami via SMS/TLP/ CHAT di nomor 0821-1141-0672 atau klik KONSULTASI GRATIS.

Share: