Search
Close this search box.

10 Cara Memakai Kondom agar Tidak Bocor (Pria dan Wanita)

Cara memakai kondom adalah salah satu hal yang harus diketahui oleh banyak orang untuk membuat mereka lebih aman ketika berhubungan seksual.

Kondom merupakan alat penghalang berbentuk selubung yang digunakan ketika berhubungan seksual untuk berbagai alasan mulai dari kemungkinan kehamilan sampai mencegah penyakit menular seksual. Kondom dibagi menjadi dua yaitu kondom pria dan wanita.

Dengan penggunaan yang tepat dan digunakan setiap berhubungan seksual, kondom bisa menjadi alat kontrasepsi yang simple dan juga pencegah untuk mengurangi risiko gonore, klamidia, trikomoniasis, hepatitis B, dan HIV/AIDS.

Selain itu kondom juga bisa melindungi diri dari herpes genital, human papillomavirus (HPV), dan sifilis.

Apakah Kondom Efektif Mencegah Penyakit Menular Seksual

Memakai kondom ketika berhubungan seksual dianggap efektif mencegah penyakit menular seksual. Lantas apakah hal ini benar adanya?

Menurut sebuah studi, kondom terbukti efektif mengurangi tingkat infeksi pada pria dan wanita.

Meskipun tidak sempurna, kondom secara efektif mampu mengurangi penularan organisme yang memicu AIDS, herpes genital, kanker serviks, kutil kelamin, sifilis, klamidia, gonore, dan penyakit lainnya yang berhubungan dengan seksual.

Menurut laporan tahun 2000 dari National Institutes of Health (NIH), penggunaan kondom lateks secara konsisten mengurangi risiko penularan HIV sebanyak 85%.

Sumber: Youtube/Klinik Utama Pandawa

Selain itu analisis yang diterbitkan di tahun 2007 dari University of Texas Medical Branch dan WHO juga menemukan bahwa pengurangan risiko mencapai 80-95%.

Selain itu NIH juga melakukan peninjauan di tahun 2000 bahwa memakai kondom secara signifikan mengurangi risiko gonore pada pria.

Kemudian adalagi studi di tahun 2006 melaporkan jika menggunakan kondom yang tepat bisa mengurangi risiko penularan human papillomavirus (HPV) ke wanita sekitar 70%.

Meski memakai kondom terbukti efektif untuk membatasi paparan penyakit menular seksual, beberapa penularan penyakit ternyata bisa terjadi meski memakai kondom.

Selain karena area luka yang tidak tertutup dengan kondom, penggunaan yang tidak konsisten menjadi penyebab utama paparan penyakit menular seksual.

Menariknya, kondom juga bisa berguna dalam mengobati perubahan serviks yang punya potensi menjadi prakanker. Pasalnya, menurut peneliti di Inggris, hormone dalam sperma bisa memperburuk kanker serviks yang ada, penggunaan kondom saat berhubungan seks dapat mencegah paparan hormone tersebut.

Artikel Lainnya: Bahaya Seks Tanpa Kondom

Cara Memakai Kondom agar Tidak Bocor untuk Pria dan Wanita

Cara Memakai Kondom
Ilustrasi Cara Memakai Kondom

Membahas kondom tentu saja ada yang kurang jika tidak membahas mengenai cara memakai kondom yang benar. Ada cara yang harus dilakukan untuk memakai kondom yang benar pada pria sebagai berikut ini:

  1. Buka bungkus kondom dengan hati-hati
  2. Keluarkan kondom dari bungkus
  3. Coba tempatkan kondom di kepala penis yang keras dan ereksi. Jika anda belum sunat, coba gulung dahulu kulupnya.
  4. Keluarkan udara dari ujung kondom.
  5. Kemudian buka gulungan kondom sampai ke bawah penis.
  6. Usai berhubungan seks namun sebelum ditarik keluar, pegang kondom di bagian bawah.
  7. Kemudian tarik keluar sambil menahan kondom pada tempatnya
  8. Keluarkan kondom dengan hati-hati
  9. Buang ke tempat sampah
  10. Dilarang membersihkan kondom dan menggunakannya kembali.

Berbeda pada pria, wanita memiliki caranya tersendiri untuk memakai kondom. Berikut adalah cara memakai kondom yang benar pada wanita:

  1. Buka bungkus kondom dengan hati-hati serta keluarkan kondom setelahnya.
  2. Buatlah posisi yang nyaman misalnya dengan jongkok atau berdiri dengan satu kaki di atas kursi.
  3. Masukan sisi cincin bagian dalam di bagian ujung kondom yang tertutup
  4. Supaya mencegah kondom robek, gunakan pelumas yang punya bahan dasar air.
  5. Dorong kondom hingga menyentuih leher Rahim dan perlu diketahui jika sebagian cincin luar bakal menggantung sedikit di bagian luar tubuh.
  6. Gunakanlah tangan untuk mengarahkan penis pasangan ke dalam kondom
  7. Perlu diperhatikan! Ketika penis tergelincur di antara kondom serta vagina, anda harus segera menghentikan hubungan seks.
  8. Ketika selesa, cincin luar harus diputar dan tarik keluar.
  9. Buanglah ketempat sampah.
  10. Dilarang membersihkan kondom dan menggunakannya kembali.

Jika ada pertanyaan seputar masalah seks, kulit, dan kelamin, anda bisa langsung melakukan konsultasi ke Klinik Kulit dan Kelamin terdekat salah satunya adalah Klinik Utama Pandawa.

Selain memiliki tenaga medis serta dokter yang sudah berpengalaman, Klinik Utama Pandawa juga punya teknologi yang canggih untuk melakukan tindakan serta pemeriksaan.

Selain datang langsung, anda juga bisa melakukan konsultasi secara online. Nantinya bakal ada konsultan kesehatan yang siap mendengarkan keluhan kamu. Tunggu apalagi, konsultasi atau datang segera.

Efek Samping Memakai Kondom

Memakai kondom telah terbukti efektif mencegah kehamilan dan juga mencegah penularan penyakit menular seksual. Tapi di sisi lain, ada efek samping memakai kondom.

Menggunakan kondom lateks oleh orang yang alergi terhadap lateks bisa menyebabkan gejala alergi seperti iritasi kulit misalnya. Kemudian pada orang dengan alergi lateks yang parah, menggunakan kondom lateks punya potensi mengancam nyawa.

Selain itu menggunakan kondom lateks berulang juga bisa menyebabkan berkembangnya alergi lateks pada beberapa orang. Tidak hanya itu, iritasi juga bisa terjadi akibat spermisida yang mungkin bisa terjadi.

Baca Juga: Apa Lagi Yang Bisa Anda Dapatkan Dari Seks Tanpa Pelindung

Penggunaan Kondom Sebagai Sarana Edukasi Seksual

Perlu diketahui bahwa kondom sering digunakan dalam program edukasi seksual karena fungsinya yang cukup signifikan. Siaran pers dari American Psychological Association (APA) mengatakan bahwa dalam edukasi seksual wajib dibahas penggunaan kondom yang tepat dan mempromosikan penggunaan kondom bagi mereka yang aktif secara seksual.

Sayangnya soal edukasi seksual penggunaan kondom ini kerap menjadi pro dan kontra. Di Amerika Serikat, edukasi seksual mengenai kondom di sekolah ditentang oleh sejumlah organisasi keagamaan. Namun di sisi lain, 75% orang tua Amerika ingin anak-anak mereka mendapatkan edukasi seksual yang baik termasuk soal penggunaan kondom.

Baca Juga: Apa Itu Penyakit Menular Seksual?

Jenis-jenis Kondom

Adapun jenis-jenis kondom ada dua yaitu kondom pria dan juga kondom wanita. Kondom pria memiliki cincin ketat untuk membentuk segel di sekitar penis. Sedangkan untuk kondom wanita biasanya punya cincin kaku yang besar untuk mencegahnya masuk ke lubang tubuh.

Selain itu awalnya kondom wanita terbuat dari poliuretan. Namun ada versi yang lebih baru terbuat dari karet nitril dan juga lateks.

Referensi:

Share: