Search
Close this search box.

Penis Patah: Kenali Ciri-ciri, Penyebab, & Pengobatan

Penis patah adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan cedera yang terjadi ketika penis mengalami tekanan atau gesekan yang kuat saat ereksi. 

Namun, penting untuk memahami bahwa penis tidak memiliki tulang, sehingga tidak bisa benar-benar “patah” seperti tulang lainnya.

Pengertian Penis Patah

Penis patah atau fraktur penis adalah kondisi cedera yang terjadi pada penis ketika salah satu dari dua struktur utama yang mengisi darah, yang disebut korpus kavernosum, mengalami pecah atau robek. 

Ini biasanya terjadi akibat trauma langsung pada penis selama ereksi, seperti tekanan atau bengkokan yang kuat dan tiba-tiba. 

Meskipun istilah “patah” tersemat di sana, tidak ada tulang di penis, namun yang patah adalah jaringan korpus kavernosum yang berisi darah untuk menciptakan ereksi. 

Kondisi ini bisa sangat menyakitkan dan sering memerlukan perawatan medis segera. Penis patah adalah keadaan darurat medis yang memerlukan perhatian segera. 

Penyebab Penis Patah

Penyebab penis patah umumnya adalah aktivitas seksual yang intens. Berikut adalah beberapa penyebab terjadi fraktur penis:

1. Hubungan Seksual yang Intens

Penis patah sering kali terjadi selama aktivitas seksual yang sangat intens, terutama jika terjadi gesekan atau tekanan yang kuat dan tiba-tiba pada penis yang ereksi.

2. Kegagalan Posisi

Ketika pasangan mencoba posisi seksual yang kurang umum atau mengalami kesalahan dalam perubahan posisi, risiko alat kelamin pria patah bisa meningkat.

3. Kecelakaan Seksual

Beberapa kasus penis patah terjadi saat terjadi kecelakaan atau tindakan berlebihan selama aktivitas seksual.

4. Benturan atau Pukulan

Trauma pada penis akibat pukulan atau benturan, baik sengaja maupun tidak disengaja, juga dapat menyebabkan penis patah.

5. Kondisi Medis

Beberapa kondisi medis tertentu, seperti penyakit Peyronie yang menyebabkan perubahan jaringan penis, dapat meningkatkan risiko penis patah.

Ciri-Ciri Fraktur Penis

Penting untuk kita ingat bahwa penis patah bukanlah suatu fraktur yang melibatkan tulang, melainkan kerusakan pada jaringan yang memungkinkan ereksi.

Meskipun bukan patah seperti pada tulang, kondisi ini bisa sangat menyakitkan dan memerlukan perhatian medis segera. Berikut adalah ciri-ciri utama penis patah:

1. Rasa Sakit yang Intens

Ini adalah salah satu ciri khas penis patah. Rasa sakit yang intens ini muncul segera setelah cedera dan biasanya sangat menyakitkan.

2. Pembengkakan

Penis yang mengalami patah akan menjadi bengkak segera setelah cedera. Pembengkakan ini seringkali terjadi pada daerah yang cedera.

3. Perubahan Warna

Patah penis juga dapat menyebabkan perubahan warna pada penis. Penis yang mengalami cedera dapat memerah atau menggelap.

4. Pembengkokan atau Penyimpangan yang Tidak Wajar

Salah satu tanda yang paling jelas dari penis patah adalah pembengkokan atau penyimpangan yang tidak wajar pada penis. Ini bisa terjadi secara tiba-tiba setelah cedera.

5. Kehilangan Kemampuan untuk Mempertahankan Ereksi

Penis patah juga menyebabkan hilangnya kemampuan untuk mempertahankan ereksi. Ereksi akan menghilang segera setelah terjadi cedera.

6. Bocornya Darah dari Ujung Penis

Ciri-ciri selanjutnya dapat menyebabkan darah keluar dari ujung penis, terutama jika terjadi kerusakan pada pembuluh darah di dalamnya.

Komplikasi Fraktur Penis

Berikut adalah beberapa komplikasi yang dapat terjadi akibat fraktur penis:

1. Disfungsi Ereksi

Fraktur penis dapat mengganggu aliran darah dan struktur ereksi, yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Pasien mungkin mengalami kesulitan mencapai atau mempertahankan ereksi.

2. Penyakit Peyronie

Ini adalah kondisi di mana jaringan parut mengembangkan penis yang bengkok atau tidak seimbang. 

Fraktur penis bisa menyebabkan pembentukan jaringan parut ini, yang mempengaruhi bentuk dan kinerja penis.

3. Nyeri Kronis

Beberapa penderita fraktur penis dapat mengalami nyeri kronis pada penis, yang dapat mengganggu aktivitas seksual dan kualitas hidup secara keseluruhan.

4. Perdarahan

Perdarahan internal atau eksternal dapat terjadi sebagai komplikasi fraktur penis, yang memerlukan perawatan medis segera.

5. Infeksi

Risiko infeksi pada area yang terluka meningkat saat terjadi fraktur penis, dan hal ini dapat berujung pada komplikasi yang lebih serius.

6. Gangguan Fungsi Seksual

Selain disfungsi ereksi, fraktur penis juga dapat memengaruhi hasrat seksual, orgasme, dan performa seksual secara keseluruhan.

Cara Mendiagnosis Penis Patah

Mendiagnosis fraktur penis adalah proses yang dimulai dengan wawancara medis yang mendalam. 

Dokter akan berbicara dengan pasien untuk memahami bagaimana cedera terjadi, gejala yang pasien alami, dan kapan gejala tersebut muncul. Informasi dari wawancara ini sangat penting dalam proses diagnosis.

Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pada penis dan skrotum pasien. Mereka akan mencari tanda-tanda fisik, seperti perubahan warna kulit, pembengkakan, atau nyeri saat disentuh. 

Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengkonfirmasi adanya fraktur atau kerusakan pada jaringan penis.

Dalam beberapa kasus, dokter mungkin juga merujuk pasien untuk menjalani tes tambahan, seperti ultrasonografi (USG) penis, untuk memvisualisasikan kerusakan lebih lanjut. 

Selain itu, penilaian fungsi ereksi juga dapat digunakan untuk memastikan bahwa tidak ada gangguan yang lebih serius. 

Semua langkah ini berguna untuk mendapatkan diagnosis yang akurat sehingga perawatan yang sesuai dapat diberikan kepada pasien.

Pengobatan Penis Patah

Berikut adalah langkah-langkah pengobatan yang umumnya bisa untuk mengatasi penis patah:

1. Evaluasi Medis

Pasien dengan penis patah harus segera mencari pertolongan medis. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan evaluasi medis, dokter akan mengonfirmasi diagnosis dan menentukan tingkat kerusakan.

2. Pembedahan

Tindakan pembedahan merupakan langkah utama dalam pengobatan penis patah. Prosedur bedah ini dilakukan untuk memperbaiki bilah silinder ereksi yang patah. 

Selama pembedahan, dokter akan mengorek dan menjahit kembali jaringan yang rusak, memastikan bahwa bilah ereksi dapat berfungsi kembali dengan baik.

3. Kompres Dingin

Setelah pembedahan, kompres dingin dapat diterapkan untuk mengurangi pembengkakan dan meminimalkan rasa sakit.

4. Istirahat dan Pencegahan Aktivitas Seksual

Setelah operasi, pasien harus menghindari aktivitas seksual dan memberikan waktu untuk penyembuhan. Dokter akan memberikan panduan tentang kapan aman untuk kembali ke aktivitas seksual.

5. Pemantauan dan Perawatan Pasca Operasi

Pasien akan dipantau untuk memastikan bahwa proses penyembuhan berjalan dengan baik. Dokter akan memberikan perawatan pasca operasi yang tepat dan memberikan petunjuk tentang perawatan luka.

6. Kontrol dan Tindak Lanjut

Pasien biasanya perlu menjalani beberapa kunjungan kontrol untuk memastikan bahwa prosedur pembedahan telah berhasil dan tidak ada komplikasi.

Kapan Harus ke Dokter?

Untuk warga ibukota yang mengalami ciri-ciri penis patah, seperti pembengkakan, memar, atau ketidakmampuan mempertahankan ereksi, Anda bisa mengunjungi klinik kelamin Jakarta terbaik dan tepercaya milik Klinik Utama Pandawa.

Mengapa Klinik Utama Pandawa? Karena klinik ini juga merupakan klinik kulit dan kelamin Jakarta yang terbaik serta menggabungkan keahlian medis tingkat tinggi dengan fasilitas terkini, serta komitmen terhadap kualitas layanan dan keamanan pasien. 

Tim medis yang sangat berpengalaman dalam menangani cedera seperti penis patah akan memberikan perawatan yang akurat dan cepat. 

Klinik kami juga menyediakan lingkungan medis steril yang meminimalkan risiko infeksi pada penis. 

Pendekatan holistik tim medis kami juga bisa memberikan dukungan emosional bagi pasien, yang sangat penting dalam pemulihan dari kondisi yang mengkhawatirkan seperti ini. 

Semua faktor ini menjadikan Klinik Utama Pandawa sebagai pilihan utama bagi mereka yang mencari perawatan terbaik untuk penis patah.

Referensi
Share: