Search
Close this search box.

Kulit Terbakar Matahari? Begini Cara Mengatasinya

kulit terbakar matahariKulit Terbakar Matahari – Jika kamu terlalu lama di bawah sinar matahari, harap berhati-hati. Bahkan bisa menyebabkan sengatan matahari atau sunburn. Saat ini terjadi, kamu akan merasakan perih, sakit, bahkan kehilangan kepercayaan diri. Tapi yakinlah, klinikpandawa.com telah menyiapkan berbagai metode untuk mengatasi paparan sinar matahari di wajah untuk semua orang. Yuk simak berikut ini!

 

Mengenal apa itu sunburn atau sengatan sinar matahari

Sunburn atau sengatan matahari adalah masalah kulit yang disebabkan oleh paparan sinar matahari yang berlebihan. Ini biasanya terjadi setelah beberapa jam di bawah terik matahari tanpa mengenakan pakaian ketat atau menggunakan tabir surya.

Saat kulit terbakar matahari terjadi di wajah kamu, menyentuh kulit secara otomatis akan berubah menjadi merah, panas, bercak dan bahkan nyeri. Dalam kasus lain, sengatan matahari bahkan dapat menyebabkan cedera serius, seperti melepuh atau mengelupas.

Paparan sinar matahari yang terus menerus dalam jangka panjang meningkatkan risiko kerusakan kulit lainnya dan gangguan tertentu, seperti keriput, kulit kering, bintik-bintik cokelat, atau kanker kulit.

Efek sunburn ini biasanya berlangsung selama beberapa hari, tetapi mungkin tidak berhenti sampai di situ. Menurut Mayo Clinic, cara mengatasi kulit terbakar matahari biasanya adalah perawatan di rumah. Sunburn tidak hanya berasal dari teriknya sengatan sinar matahari, tetapi langit yang berawan pun juga berpotensi menyebabkan sunburn.

 

Gejala dari sunburn (kulit terbakar matahari)

Tanda-tanda kulit terbakar matahari bisa berbeda-beda pada setiap orang, karena tergantung pada jenis kulit dan berapa lama kulit terpapar sinar ultraviolet. Untuk kulit putih, paparan sinar matahari yang terik selama 15 menit dapat menyebabkan kulit terbakar dan kemerahan.

Berikut beberapa tingkatan kulit foto berdasarkan warna:

  • Kulit pucat: Jika terpapar selama 15 sampai 30 menit secara tidak langsung akan berubah menjadi cokelat.
  • Kulit putih: akan mengalami sunburn dan sedikit kecokelatan dalam waktu antara 25 dan 40 menit.
  • Kulit putih agak gelap: jika terpapar selama 30 hingga 50 menit, area tersebut akan berubah menjadi cokelat
  • Kulit kuning langsat: akan menjadi cokelat dalam 40 hingga 60 menit, tetapi sulit untuk terbakar.
  • Kulit sawo matang: akan menjadi cokelat selama 60 hingga 90 menit, tetapi jarang terbakar
  • Kulit cokelat atau hitam: Jika terpapar selama 90 sampai 150 menit, kulit bisa menjadi lebih gelap.

 

Gejala sunburn yang harus diwaspadai:

  • Kemerahan dan bintik-bintik muncul
  • Sedikit bengkak
  • Iritasi
  • Kulit terasa panas
  • Terasa perih
  • Lepuh dan mengelupas

 

Cara mengatasi sunburn atau kulit terbakar matahari

  1. Menggunakan air dingin

Cara pertama mengatasi kulit terbakar di wajah kamu adalah dengan mengambil handuk dan merendamnya dalam air es. Kemudian, peras dan tempelkan handuk di wajah kamu selama 10 hingga 15 menit. Cara ini bisa membantu menetralkan panas pada kulit.

Jika bagian tubuh kamu terbakar sinar matahari, kamu bisa mencoba mandi. Mandi bisa menghilangkan rasa sakit kamu. Nah, kamu bisa menggunakan moisturizer setelahnya agar kulitmu tidak dehidrasi atau kering.

 

  1. Menggunakan pelembap

Gunakan pelembap untuk mengatasi efek dari sunburn (kulit terbakar matahari) pada wajah. Pilih pelembap yang mengandung lidah buaya, madu, atau minyak zaitun. Lidah buaya merupakan ahli masalah kulit karena sifat anti inflamasi dan antioksidannya dapat memberikan efek mendinginkan dan membuat kulit terasa lebih sejuk.

Selain lidah buaya, kamu juga bisa menggunakan krim khusus untuk membantu melembapkan dan meregenerasi kulit yang terbakar dan rusak. Kamu bisa menggunakan produk yang terbuat dari pegagan atau Centella Asiatica.

Saat ini, dikenal dengan kemampuannya dalam meningkatkan produksi kolagen, yang sangat penting untuk mengobati luka bakar akibat paparan sinar ultraviolet yang berkepanjangan. Namun, untuk kulit tersengat sinar matahari, kamu harus berkonsultasi dengan ahlinya untuk mendapatkan perawatan yang benar.

 

  1. Memperbanyak minum air putih

Selain pengobatan luar, cara mengatasi sengatan matahari pada wajah juga bisa diatasi dengan minum air putih. Dengan memenuhi kebutuhan cairan, tubuh akan menjaga kelembapan yang cukup dan menjauhkan kulit dari kekeringan, yang dapat memperparah gejala kulit terbakar yang kamu alami.

 

Selain air putih, kamu juga bisa minum air kelapa atau minuman olahraga untuk mengisi elektrolit yang hilang.

 

  1. Tidak menggaruk atau menyentuh luka lepuhan

Untuk mengatasi sunburn dan menyembuhkannya kembali, usahakan untuk menghindari lecet yang mulai muncul akibat meremas atau menggaruk. Kulit melepuh berarti kamu mengalami luka bakar derajat dua. Jangan kaget jika kamu menggaruk dan lukanya akan menjadi semakin parah. Oleh karena itu, kendalikan keinginan untuk menggaruk untuk melindungi kulit dari infeksi.

 

  1. Hindari sunburn lanjutan agar kulit tidak terbakar matahari lagi

Jika kamu mengalami sunburn, sebaiknya kenakan pakaian tertutup, menggunakan tabir surya, atau sunscreen untuk menghindari paparan sinar matahari. Kamu juga dapat melakukan konsultasi dengan dokter kulit dan kecantikan.

KLINIK PANDAWA JAKARTA bisa menjadi salah satu pilihan bagi kamu yang mau berkonsultasi dan melakukan perawatan luka lebuh akibat kulit terbakar matahari. Klinik Pandawa memiliki peralatan treatment canggih yang bisa mempercepat proses pemulihan luka bakar.

Untuk permasalahan yang kalian alami, kalian bisa melakukan konsultasi gratis dengan dokter online kami di 0821-1141-0672 / 021-6231-3337 (telepon / SMS / WA) atau dengan menggunakan link konsultasi. Dapatkan promo menarik untuk berbagai layanan dan pengobatan di Klinik Pandawa setiap bulannya.

Share: