Search
Close this search box.

Kenali Apa Itu IMS, Mudah Menular dan Berbahaya, Lho!

Klinik Kulit | Klinik Kelamin | Info Kesehatan | Gonore

Apa itu IMS atau infeksi menular seksual? Pertanyaan ini sangat sederhana. Hanya saja, tak semua orang mengetahui jawabannya secara tepat. Padahal, pengetahuan terkait IMS merupakan hal yang penting, dapat menyelamatkan Anda dari deretan penyakit berbahaya.

apa itu ims infeksi menular seksual

Definisi Apa Itu IMS

Infeksi menular seksual merupakan kelompok penyakit yang dapat menular dari satu orang ke orang lain melalui aktivitas hubungan seksual. Ada banyak jenis penyakit yang termasuk dalam kategore IMS. Beberapa di antaranya termasuk penyakit berbahaya dan bahkan tak bisa disembuhkan.

Lewat pengetahuan tentang apa itu IMS, Anda jadi tahu kalau penyebabnya bisa sangat beragam. WHO mencatat, ada lebih dari 30 jenis bakteri, virus, serta parasit yang dapat termasuk sebagai penyebab infeksi menular seksual. Ditambah lagi, bayi dalam kandungan juga dapat tertular IMS.

IMS Berbahaya yang Perlu Anda Waspadai

Seperti yang sudah disebutkan, IMS dapat berupa penyakit dengan komplikasi berbahaya dan bahkan sampai saat ini belum ada obatnya. Oleh karena itu, Anda perlu waspada agar tidak tertular penyakit-penyakit berbahaya seperti:

1. Gonore

Penyakit akibat IMS pertama yang perlu Anda waspadai adalah gonore atau kencing nanah. Penyebabnya adalah bakteri yang bernama Neisseria gonorrhoeae atau gonococcus. Gejala utama dari penyakit ini antara lain adalah keluarnya cairan kekuningan dari organ kelamin, rasa sakit ketika buang air kecil, serta pendarahan pada wanita.

Hanya saja, banyak masyarakat awam yang tak paham kalau dirinya sudah menjadi salah satu penderita dari penyakit gonore. Alasan utamanya adalah karena mayoritas penderita gonore tak merasakan gejala apa pun terkait penyakitnya, terutama pada penderita wanita. Kalau tak menjalani pengobatan, gonore dapat menimbulkan kemandulan.

2. Klamidia

Berikutnya adalah, Anda perlu tahu apa itu IMS yang berupa penyakit klamidia. Seperti halnya gonore, banyak penderita klamidia tak sadar dengan penyakitnya. Apalagi, gejala dari penyakit ini sangat mirip dengan gonore, seperti:

  • Rasa sakit saat buang air kecil

  • Keluar cairan kekuningan yang bersumber dari penis atau vagina

  • Pada wanita, muncul rasa sakit pada area panggul, pendarahan yang terjadi setelah berhubungan seksual serta di luar masa menstruasi

  • Pada pria, terdapat rasa sakit serta pembengkakan pada buah zakar

3. Sifilis

Ada pula penyakit sifilis atau raja singa yang termasuk dalam kategori IMS. Bakteri yang menjadi penyebab infeksi sifilis adalah Treponema pallidum. Sifilis merupakan penyakit berbahaya yang sifatnya kronis. Beberapa komplikasi akibat sifilis di antaranya adalah meningitis, demensia, stroke, impotensi, dan termasuk kematian janin.

Kasus sifilis sangat berbahaya bukan hanya karena sifatnya yang kronis. Alasan lainnya adalah karena penyakit ini sangat sulit dideteksi. Terdapat 4 tingkatan yang dapat terjadi pada penderita sifilis, yaitu:

  • Sifilis primer. Tahapan ini adalah masa penularan awal sifilis. Gejala utamanya adalah luka yang tak terasa nyeri pada bagian tubuh tertentu. Luka ini kemudian dapat hilang sendiri setelah 3-10 minggu.

  • Sifilis sekunder. Stadium ini merupakan kelanjutan dari sifilis primer. Gejalanya antara lain adalah bercak merah serta benjolan kecil di tubuh, demam, rasa nyeri pada sendi, serta nafsu makan menurun.

  • Sifilis laten. Pada tingkatan sifilis laten, penderita tak akan mendapati gejala apa pun. Oleh karena itu, mereka merasa sudah sembuh. Padahal, bakteri penyebab sifilis masih ada di tubuhnya dan dapat berkembang jadi lebih parah.

  • Sifilis tersier. Kondisi ini adalah tahapan akhir dari sifilis. Gangguan kesehatan yang bisa Anda rasakan sangat fatal, termasuk di antaranya adalah gangguan saraf, peradangan pada jantung dan pembuluh darah, dan lain sebagainya.

4. Herpes Genitalis

Selanjutnya adalah herpes genitalis yang disebabkan oleh Herpes simplex virus (HSV). Penyakit ini tak bisa terobati. Gejala dari herpes genitalis dapat hilang sendiri dan kemudian muncul kembali di waktu mendatang. Gejala tersebut meliputi:

  • Muncul rasa gatal dan panas yang kemudian diikuti dengan lesi

  • Tubuh terasa lemas, nyeri otot, dan demam

  • Muncul gelembung pada permukaan kulit yang berkelompok dan mudah pecah

Beberapa komplikasi yang bisa terjadi akibat herpes genitalis di antaranya adalah kanker leher rahim, kelainan kongenital, dan bahkan kematian.

5. HIV

Lalu, Anda juga perlu tahu kalau pengertian apa itu IMS juga mencakup HIV atau human immunodeficiency virus. Infeksi HIV dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh sehingga membuat penderitanya sangat rentan terkena penyakit.

Penderita HIV tak bisa sembuh. Sebagai gantinya, mereka harus mendapatkan pengobatan secara rutin untuk meminimalkan aktivitas virus dalam tubuhnya. Kalau tidak, HIV dapat berkembang menjadi AIDS.

6. Trikomoniasis

Anda juga perlu tahu apa itu IMS yang disebut trikomoniasis. Trikomoniasis sering terjadi tanpa ada gejala yang menyertai. Kalaupun ada, gejala tersebut meliputi:

  • Keluar cairan yang berbau tak sedap dari vagina

  • Muncul rasa gatal dan nyeri ketika buang air kecil

  • Urethritis ringan pada wanita

Nah, itulah penjelasan mengenai apa itu IMS serta beberapa penyakit yang termasuk di dalamnya. Anda pun perlu menjaga diri agar tidak menjadi salah satu dari penderitanya. Untuk membantu Anda dalam mencegah penularan IMS, ada layanan konsultasi online dari Klinik Pandawa yang tersedia.

Semoga bermanfaat, ya.

Sumber artikel:

https://www.nhs.uk/conditions/sexually-transmitted-infections-stis/

https://health.kompas.com/read/2020/08/13/150200668/12-penyakit-menular-seksual-yang-harus-diwaspadai?page=all

Share: