Search
Close this search box.

10 Penyakit Reproduksi Pria & Wanita ?

Klinik Kulit | Klinik Kelamin | Info Kesehatan | Sifilis

Menjaga kesehatan organ reproduksi merupakan hal yang sangat penting. Upaya tersebut dapat menghindarkan Anda dari ancaman berbagai jenis penyakit reproduksi. Apalagi, dampak dari penyakit tersebut tak hanya berpengaruh pada kesuburan. Namun, beberapa penyakit juga dapat menyebabkan kematian.

Gangguan Penyakit Reproduksi yang Paling Sering Menimpa Pria dan Wanita

Penyakit reproduksi dapat menyerang siapa saja, baik wanita maupun pria. Ada banyak jenis gangguan yang dapat terjadi. Beberapa jenis penyakit yang paling sering menyerang organ reproduksi pada pria dan wanita di antaranya adalah:

1. Endometriosis

Jenis gangguan organ reproduksi yang pertama adalah endometriosis. Penyakit ini menyerang area rahim pada wanita. Endometriosis terjadi ketika lapisan jaringan sel yang semestinya ada di rahim ternyata muncul di organ tubuh lain.

Pada beberapa kasus, jaringan sel itu dapat muncul di area lainnya seperti bagian belakang rahim, usus, ovarium, serta kandung kemih. Dampaknya, Anda akan mengalami nyeri haid yang sangat menyakitkan. Selain itu, ada risiko pendarahan hebat saat menstruasi, rasa nyeri ketika berhubungan seksual, serta sulit terjadi pembuahan sel telur oleh sperma.

Tanda Tanda Utama Penyakit Sipilis Pada Laki Laki

2. Fibroid Rahim

Selanjutnya adalah fibroid rahim atau yang kerap dikenal sebagai miom Penyakit reproduksi ini termasuk dalam kategori tumor jinak yang muncul dari jaringan otot rahim. Gejala yang dapat muncul dari keberadaan fibroid rahim dalam tubuh di antaranya adalah:

  • Kram perut

  • Pendarahan di luar masa menstruasi

  • Intensitas buang air kecil meningkat

  • Nyeri punggung

  • Nyeri yang muncul saat berhubungan seksual.

3. Kanker

Selanjutnya, penyakit reproduksi yang sangat berbahaya adalah kanker. Gangguan kesehatan ini dapat menyerang ke organ reproduksi pria maupun wanita.

Kasus kanker pada organ reproduksi wanita kerap disebut dengan istilah kanker ginekologi. Beberapa jenis kanker ginekologi yang paling sering terjadi di antaranya adalah:

  • Kanker rahim

  • Kanker serviks

  • Kanker vagina

  • Kanker ovarium

Sementara itu, jenis kanker yang paling sering terjadi pada organ reproduksi pria adalah kanker prostat dan kanker penis.

4. Radang Panggul

Pelvic inflammatory disease (PID) atau penyakit radang panggul terjadi ketika organ reproduksi wanita mengalami infeksi. Organ reproduksi tersebut meliputi ovarium dan rahim. Infeksi tersebut dapat terjadi sebagai akibat dari beberapa penyakit lain, contohnya adalah gonore dan klamidia.

Kasus penyakit radang panggul tak boleh Anda biarkan. Kalau penyakit ini Anda biarkan secara berkepanjangan, dapat menimbulkan komplikasi berupa radang panggul kronis serta kemandulan.

5. Epididimitis

Selanjutnya, ada pula gangguan penyakit reproduksi pada pria yang disebut sebagai epididimitis. Gangguan ini bisa terjadi ketika organ epididimis mengalami peradangan. Organ ini berada di dalam skrotum yang berfungsi untuk menyimpan serta mengangkut sperma dari testis. Komplikasi epididimitis cukup serius, bisa menimbulkan kemandulan.

6. Orchitis

Berikutnya adalah orchitis yang merupakan kondisi ketika organ testis pada pria mengalami peradangan. Peradangan tersebut dapat terjadi akibat infeksi oleh virus maupun bakteri. Komplikasi akibat penyakit ini dapat menimbulkan menurunnya produksi hormon testosteron serta kemandulan.

7. Gangguan Kelenjar Prostat

Kelenjar prostat memiliki fungsi dalam memproduksi cairan main. Keberadaan cairan mani punya peran penting untuk melindungi serta menyuburkan sel sperma. Kalau kelenjar prostat mengalami gangguan, kemungkinan besar bakal berpengaruh pada kesuburan.

Jenis gangguan prostat yang sering terjadi adalah kanker prostat. Ada pula jenis gangguan prostat lainnya, yaitu prostatitis (peradangan kelenjar prostat) serta pembesaran prostat.

8. Disfungsi Ereksi

Kasus disfungsi ereksi berpengaruh setidaknya pada 1 dari 10 orang pria di dunia. Gangguan penyakit reproduksi ini mempunyai kaitan erat dengan penyakit jantung serta gangguan saraf.

9. Infeksi Jamur Kelamin

Gangguan yang tidak kalah seringnya adalah infeksi jamur kelamin atau jamur candida. Penyakit ini dapat menyerang pria serta wanita. Pada wanita, dikenal dengan istilah kandidiasis vaginalis. Sementara itu, infeksi jamur kelamin pada pria disebut sebagai balanitis.

10. Infeksi Menular Seksual

Anda juga harus waspada terhadap risiko infeksi menular seksual. Ada banyak penyakit yang termasuk dalam kategori infeksi menular seksual, termasuk di antaranya adalah:

  • HIV/AIDS

  • Klamidia

  • Sifilis atau raja singa

  • Gonore atau kencing nanah

  • Herpes

  • Trikomoniasis

  • HPV

Penyebab terjadinya infeksi menular seksual sangat beragam, mulai dari bakteri, virus, serta parasit. Komplikasi yang dapat terjadi akibat penyakit ini tak hanya berpengaruh pada tingkat kesuburan seseorang. Namun, Anda bakal berhadapan pada risiko kematian Infeksi menular seksual dapat menyerang siapa saja, termasuk pria, wanita, anak-anak, ataupun lansia. Cara penularan yang paling umum adalah melalui hubungan seksual. Ada pula risiko penularan lewat pertukaran cairan tubuh, penggunaan narkoba suntik, ataupun persalinan.

Nah, itulah 10 penyakit reproduksi berbahaya yang dapat mengancam pria dan wanita. Penyakit itu bisa datang secara tiba-tiba tanpa Anda sadari. Untuk mendapatkan pengetahuan secara tepat tentang penyakit-penyakit tersebut, Anda dapat memanfaatkan layanan konsultasi kesehatan dari Klinik Pandawa.

Layanan konsultasi ini berlangsung secara online. Anda bisa melakukannya dari mana saja tanpa mengganggu pekerjaan sehari-hari. Setiap pertanyaan Anda akan dijawab oleh tenaga dokter dan Klinik Pandawa memberi jaminan kerahasiaan data medis setiap orang.

Sumber artikel:

https://www.alodokter.com/ketahui-penyakit-pada-sistem-reproduksi-pria-dan-wanita

https://www.livescience.com/26741-reproductive-system.html

https://www.cdc.gov/reproductivehealth/womensrh/healthconcerns.html

Share: