Banjir Surut, Masalah Kulit Muncul? Ini Penyakit Kulit yang Mengintai
- January 23, 2026
- By Admin Dokter Spesialis
- Penyakit Kulit

Penyakit kulit pasca banjir sering menjadi keluhan utama masyarakat setelah air surut, mulai dari ruam di area kulit, gatal hebat, infeksi jamur kulit, hingga luka bernanah. Kondisi ini bukan tanpa alasan.
Data terbaru dari Kementerian Kesehatan RI menunjukkan angka yang cukup signifikan, pada periode 25 November hingga 21 Desember 2025, kasus penyakit kulit di Sumatera Utara mencapai 10.102 kasus, melampaui keluhan kesehatan lainnya. Situasi serupa juga terjadi di Aceh dengan 9.610 kasus dan Sumatera Barat sebanyak 2.792 kasus, menandakan bahwa masalah kulit menjadi ancaman serius pasca bencana.
Penyakit kulit pasca banjir begitu dominan muncul karena kombinasi lingkungan lembap, air tercemar, sanitasi buruk, serta keterbatasan akses kebersihan saat fase tanggap darurat. Paparan air banjir yang mengandung bakteri, jamur, dan parasit memudahkan terjadinya infeksi kulit, terutama bila tidak segera ditangani.
Untuk mencegah kondisi semakin parah, pemeriksaan dini melalui layanan spesialis penyakit kulit sangat dianjurkan. Dengan penanganan yang tepat dan profesional di Klinik Utama Pandawa, risiko komplikasi dapat diminimalkan dan kesehatan kulit bisa segera dipulihkan.
Baca Juga: Dermatitis Atopik: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan
Mengapa Banjir Bisa Menyebabkan Penyakit Kulit?
Saat banjir terjadi, kulit menjadi garis pertahanan pertama tubuh yang langsung terpapar air tercemar. Kondisi lingkungan pascabanjir juga biasanya lembap, kotor, dan sanitasi kurang optimal. Hal ini menciptakan lingkungan ideal bagi bakteri, jamur, dan parasit untuk berkembang.
Beberapa faktor yang meningkatkan risiko penyakit kulit setelah banjir antara lain:
- Kontak kulit terlalu lama dengan air banjir
- Luka terbuka yang terpapar air kotor
- Kebersihan tubuh yang sulit dijaga
- Kelembapan tinggi setelah banjir
- Sistem imun yang menurun
Baca Juga: Kulit Tiba-Tiba Penuh Bintik Merah Gatal? Simak Cara Ampuhnya!
Penyakit Kulit yang Mengintai Setelah Banjir Surut
Berikut ini adalah beberapa masalah kulit yang paling sering terjadi setelah banjir, beserta gejala dan penjelasannya.
1. Dermatitis Kontak
Dermatitis kontak merupakan salah satu penyakit kulit paling umum pascabanjir. Kondisi ini terjadi akibat iritasi atau reaksi alergi terhadap zat berbahaya dalam air banjir.
Gejala:
- Kulit kemerahan
- Gatal intens
- Perih atau rasa terbakar
- Kulit kering dan mengelupas
2. Infeksi Jamur (Tinea)
Lingkungan lembap setelah banjir menjadi tempat favorit jamur berkembang. Infeksi jamur atau tinea sering menyerang sela-sela jari kaki, selangkangan, ketiak, dan lipatan kulit lainnya. Penyakit ini sering dikenal sebagai kutu air atau kurap.
Gejala:
- Gatal hebat
- Ruam kemerahan berbentuk lingkaran
- Kulit bersisik
- Bau tidak sedap pada area tertentu
3. Infeksi Bakteri Kulit
Air banjir mengandung banyak bakteri berbahaya. Jika bakteri masuk melalui luka kecil di kulit, infeksi bisa terjadi.
Gejala:
- Kulit merah dan bengkak
- Nyeri saat disentuh
- Muncul nanah
- Demam pada kasus tertentu
4. Scabies (Kudis)
Kondisi pengungsian pascabanjir sering kali padat dan kebersihan terbatas. Hal ini meningkatkan risiko penularan scabies atau kudis, yaitu penyakit kulit akibat tungau.
Gejala:
- Gatal hebat terutama malam hari
- Ruam kecil seperti bintil
- Luka bekas garukan
- Penularan cepat antar anggota keluarga
5. Leptospirosis pada Kulit
Meski lebih dikenal sebagai penyakit sistemik, leptospirosis juga dapat menimbulkan manifestasi kulit akibat bakteri dari urine tikus yang bercampur air banjir.
Gejala kulit:
- Ruam kemerahan
- Luka terbuka sulit sembuh
- Nyeri pada area tertentu
6. Folikulitis
Folikulitis adalah infeksi pada folikel rambut yang bisa muncul setelah terpapar air kotor.
Gejala:
- Bintil merah berisi nanah
- Gatal atau nyeri
- Sering muncul di kaki dan lengan
7. Eksim yang Kambuh
Bagi penderita eksim atau dermatitis atopik, banjir dapat memicu kambuhnya gejala akibat stres, kelembapan tinggi, dan paparan iritan.
Gejala:
- Kulit sangat kering
- Gatal berkepanjangan
- Ruam kulit dan bersisik
Baca Juga: Ruam Kulit Membandel? Ini Pengobatan Ptyriasis Rosea Ampuh!
Area Tubuh yang Paling Rentan Terkena Penyakit Kulit
Tidak semua bagian tubuh memiliki risiko yang sama. Area berikut paling sering terdampak:
- Kaki dan telapak kaki
- Tangan
- Lipatan paha
- Ketiak
- Area belakang lutut
Cara Mencegah Penyakit Kulit Setelah Banjir
Pencegahan tetap menjadi langkah terbaik. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:
- Segera Bersihkan Tubuh: Setelah terpapar air banjir, segera mandi dengan air bersih dan sabun lembut.
- Keringkan Tubuh dengan Baik: Pastikan lipatan kulit benar-benar kering sebelum berpakaian.
- Gunakan Pakaian Bersih: Ganti pakaian basah sesegera mungkin dan gunakan pakaian kering.
- Lindungi Luka Terbuka: Tutup luka dengan perban tahan air jika harus beraktivitas di area banjir.
- Hindari Menggaruk: Menggaruk dapat memperparah infeksi dan meninggalkan bekas luka.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasi ke dokter jika Anda mengalami:
- Gatal tak tertahankan
- Ruam menyebar luas
- Luka bernanah
- Demam disertai keluhan kulit
- Keluhan tidak membaik dalam beberapa hari
Pengobatan Penyakit Kulit Pascabanjir
Pengobatan akan disesuaikan dengan jenis penyakit kulit, antara lain:
- Salep antijamur
- Antibiotik topikal atau oral
- Obat antiinflamasi
- Obat antiparasit
- Perawatan luka khusus
Kulit Bermasalah Setelah Banjir? Klinik Utama Pandawa Solusinya
Setelah banjir surut, jangan abaikan keluhan kulit seperti gatal, ruam, kemerahan, atau luka yang sulit sembuh. Masalah kulit pascabanjir bisa semakin parah jika tidak ditangani dengan tepat. Segera lindungi kesehatan kulit Anda dan keluarga dengan berkonsultasi di Klinik Utama Pandawa, tempat perawatan medis yang didukung dokter berpengalaman dan fasilitas lengkap untuk menangani berbagai penyakit kulit secara aman dan profesional.
Melalui layanan spesialis penyakit kulit di Klinik Utama Pandawa Anda akan mendapatkan pemeriksaan menyeluruh serta penanganan yang disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing pasien. Jangan menunggu hingga keluhan semakin mengganggu aktivitas sehari-hari. Ambil langkah tepat sekarang untuk memulihkan kesehatan kulit pascabanjir dan kembali beraktivitas dengan nyaman dan percaya diri.

Admin Dokter Spesialis
Memberikan informasi dan tips kesehatan yang telah ditinjau oleh dokter Klinik Utama Pandawa.
Related Blogs

- February 6, 2026
Flek Coklat Tak Hilang? Kenali Penyebab.
Seperti vitiligo, melasma adalah salah satu permasalahan yang berkaitan dengan pigmen kulit. Melasma adalah kondisi hiperpigmentasi yang menyebabkan munculnya bercak-bercak.
Read More
- July 28, 2025
Dermatitis Kontak: Gejala, Penyebab, dan Cara.
Dermatitis kontak adalah salah satu jenis gangguan kulit yang cukup umum dan sering membuat penderitanya merasa tidak nyaman. Kondisi ini.
Read More