Benjolan Muncul di Leher Belakang? Konsultasikan Sekarang Gratis!
- July 12, 2025
- By Admin Dokter Spesialis
- Treatment Estetika dan Anti Aging

Benjolan di leher belakang sering kali membuat panik, apalagi jika terasa nyeri, membesar, atau tak kunjung hilang. Meski sebagian besar benjolan bersifat jinak, seperti kista atau pembengkakan kelenjar getah bening, tetap saja penting untuk memeriksakannya lebih lanjut.
Banyak orang mengabaikan gejala ini karena tidak terasa sakit di awal, padahal bisa jadi merupakan tanda kondisi medis yang lebih serius.
Jika kamu mengalami benjolan di leher belakang dan merasa khawatir, kini saatnya untuk tidak menunda lagi. Klinik Utama Pandawa hadir dengan layanan konsultasi dan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan penyebab dan memberikan solusi medis yang tepat.
Penyebab Umum Benjolan di Leher Belakang
Ada berbagai penyebab munculnya benjolan di leher belakang, berikut adalah penyebabnya:
1. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening
Ini adalah penyebab paling umum. Kelenjar getah bening akan membengkak ketika tubuh sedang melawan infeksi, seperti flu, radang tenggorokan, atau infeksi telinga. Biasanya benjolan terasa lunak, tidak terlalu nyeri, dan akan mengecil setelah infeksi mereda.
2. Kista Epidermoid
Kista ini terbentuk dari penumpukan sel kulit mati dan minyak alami di bawah kulit. Umumnya tidak berbahaya, tapi bisa meradang dan menjadi nyeri jika terinfeksi. Kista ini cenderung tumbuh lambat dan terasa kenyal saat disentuh.
3. Lipoma
Lipoma adalah tumor jinak yang terdiri dari jaringan lemak. Biasanya terasa lunak, tidak nyeri, dan bisa bergerak saat ditekan. Meskipun tidak berbahaya, lipoma bisa diangkat jika sudah mengganggu atau membesar.
4. Folikulitis atau Bisul
Infeksi pada folikulitis rambut di leher belakang bisa menyebabkan benjolan merah, nyeri, dan berisi nanah. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh bakteri dan bisa sembuh dengan pengobatan topikal atau antibiotik.
5. Infeksi Kulit
Infeksi seperti impetigo atau abses juga bisa menyebabkan benjolan. Biasanya disertai dengan kemerahan, pembengkakan, dan rasa hangat di sekitar area benjolan.
6. Tumor atau Kanker
Meskipun jarang, benjolan yang tidak nyeri, tumbuh cepat, keras, dan tidak bergerak bisa menjadi tanda kanker. Terutama jika disertai gejala seperti penurunan berat badan, demam, atau kelelahan.
Ciri-Ciri Benjolan yang Perlu Diwaspadai
Tidak semua benjolan di leher belakang berbahaya. Namun, kamu perlu waspada jika benjolan memiliki ciri-ciri berikut:
- Terasa keras dan tidak bisa digerakkan
- Cepat membesar
- Tidak hilang dalam waktu 2-4 minggu
- Disertai nyeri hebat atau bernanah
- Menyebabkan demam atau lelah terus-menerus
- Disertai dengan gejala lain seperti sakit tenggorokan, pembesaran amandel, atau suara serak
Jika kamu mengalami salah satu atau beberapa gejala di atas, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk diagnosis lebih lanjut.
Cara Mengatasi Benjolan di Leher Belakang
Pengobatan akan tergantung pada penyebabnya. Berikut beberapa pilihan berdasarkan diagnosisnya:
1. Perawatan Rumahan untuk Kasus Ringan
Jika benjolan disebabkan oleh infeksi ringan atau iritasi, kamu bisa melakukan beberapa langkah berikut:
- Kompres hangat: Membantu melancarkan aliran darah dan mengurangi pembengkakan.
- Istirahat cukup: Memberi tubuh waktu untuk melawan infeksi secara alami.
- Minum air putih: Membantu proses detoksifikasi tubuh.
- Jaga kebersihan kulit: Hindari menyentuh atau memencet benjolan.
2. Gunakan Obat Topikal atau Antibiotik
Untuk infeksi ringan seperti folikulitis atau jerawat di leher, kamu bisa menggunakan salep antibakteri. Jika infeksi sudah cukup parah, dokter biasanya akan meresepkan antibiotik oral.
3. Tindakan Medis
Jika benjolan merupakan kista atau lipoma yang tumbuh cukup besar, dokter mungkin menyarankan tindakan medis seperti:
- Drainase: Mengeluarkan cairan atau nanah dari benjolan.
- Eksisi: Pengangkatan benjolan secara menyeluruh, terutama jika berisiko tumbuh kembali.
- Biopsi: Pengambilan sampel jaringan untuk memastikan apakah benjolan jinak atau ganas.
Pencegahan Munculnya Benjolan di Leher Belakang
Meski tidak semua kasus bisa dicegah, ada beberapa cara untuk meminimalkan risiko munculnya benjolan:
- Menjaga kebersihan kulit dan rambut
- Hindari memencet jerawat atau luka kecil di leher
- Perbaiki pola makan agar daya tahan tubuh tetap kuat
- Hindari stres berlebih yang bisa menurunkan sistem imun
- Periksa ke dokter jika merasa ada pembengkakan tidak wajar
Benjolan di Leher Bikin Cemas? Klinik Utama Pandawa Siap Bantu Solusinya!
Benjolan di leher belakang bisa jadi masalah ringan seperti pembengkakan kelenjar getah bening atau kista, tapi juga bisa menjadi tanda kondisi yang lebih serius. Karena itu, penting untuk tidak mengabaikannya. Jika benjolan terasa aneh, tumbuh cepat, atau menimbulkan rasa tidak nyaman, segera periksakan diri ke dokter.
Jangan menunda perawatan, karena penanganan lebih awal bisa membuat proses penyembuhan lebih cepat dan mencegah komplikasi. Klinik Utama Pandawa siap menjadi solusi terpercaya untuk membantu kamu menangani benjolan di leher belakang secara aman, nyaman, dan profesional.

Referensi
- Healthline. Diakses pada 2025. What’s Causing This Lump on My Neck?. https://www.healthline.com/health/neck-lump
- Verywell Health. Diakses pada 2025. Causes of Lumps on the Neck. https://www.verywellhealth.com/is-it-a-lump-or-a-lymph-node

Admin Dokter Spesialis
Memberikan informasi dan tips kesehatan yang telah ditinjau oleh dokter Klinik Utama Pandawa.
Related Blogs

- May 8, 2025
Freckles: Penyebab, Jenis, dan Cara Merawatnya
Freckles adalah bintik-bintik kecil berwarna cokelat terang hingga gelap yang sering muncul di wajah, bahu, lengan, atau bagian tubuh lain.
Read More
- August 16, 2025
Wajah Kendur? Ini Tips Mengencangkannya Tanpa.
Wajah kendur sering kali menjadi salah satu tanda penuaan yang paling terlihat dan membuat banyak orang merasa kurang percaya diri..
Read More