Drainase Abses: Prosedur, Manfaat, dan Biaya
- March 4, 2026
- By Admin Dokter Spesialis
- Bedah Umum

Drainase abses adalah prosedur medis yang dilakukan untuk mengeluarkan nanah dari area tubuh yang mengalami infeksi. Abses sendiri merupakan benjolan yang terbentuk akibat penumpukan nanah, biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri.
Kondisi ini bisa menimbulkan rasa nyeri, kemerahan, dan pembengkakan yang cukup mengganggu. Jika tidak ditangani dengan tepat, abses bisa menyebar dan memicu komplikasi yang lebih serius.
Melalui tindakan drainase, nanah dikeluarkan secara steril agar infeksi dapat mereda dan jaringan di sekitarnya bisa sembuh dengan baik. Prosedur ini biasanya cepat, aman, dan dilakukan oleh tenaga medis berpengalaman.
Baca Juga: Debridement Adalah Prosedur Penting untuk Penyembuhan Luka
Apa Itu Drainase Abses
Drainase abses adalah prosedur medis yang dilakukan untuk mengeluarkan nanah dari benjolan akibat infeksi di bawah kulit.
Abses sendiri merupakan kantong berisi nanah yang terbentuk saat tubuh melawan infeksi, biasanya disebabkan oleh bakteri. Jika tidak dikeluarkan, nanah ini bisa menumpuk dan menyebabkan rasa nyeri, bengkak, serta risiko komplikasi lebih lanjut.
Drainase dilakukan dengan membuat sayatan kecil di area abses untuk mengeluarkan nanah. Prosedur ini tergolong cepat dan aman, terutama jika dilakukan oleh tenaga medis yang berpengalaman.
Baca Juga: Bisul Nggak Cuma Satu! Kenali Jenis dan Bahayanya!
Penyebab Terbentuknya Abses
Abses terjadi sebagai respons alami tubuh terhadap infeksi. Saat sistem kekebalan tubuh melawan bakteri, sel darah putih dikirim ke lokasi infeksi. Akibatnya, terbentuklah jaringan mati, bakteri, dan sel darah putih yang kemudian menjadi nanah.
Beberapa penyebab umum abses antara lain:
- Infeksi bakteri (seperti Staphylococcus aureus)
- Luka terbuka yang terkontaminasi
- Gigitan serangga yang terinfeksi
- Folikel rambut yang meradang (folikulitis)
- Luka pasca operasi
- Penyumbatan kelenjar minyak atau keringat
Abses bisa muncul di berbagai bagian tubuh seperti kulit, ketiak, bokong, payudara, bahkan organ dalam seperti hati atau paru-paru. Jenis abses yang paling umum adalah abses kulit dan abses perianal.
Manfaat Drainase Abses
Prosedur ini biasanya dilakukan oleh tenaga medis ketika abses sudah membesar, nyeri, atau tidak kunjung sembuh dengan obat saja. Berikut beberapa manfaat utama drainase abses:
1. Mengeluarkan Nanah dan Bakteri
Drainase abses membantu mengeluarkan kumpulan nanah yang berisi bakteri, sel mati, dan cairan infeksi. Setelah nanah keluar, tekanan di dalam abses berkurang dan infeksi lebih mudah sembuh.
2. Mengurangi Nyeri dan Bengkak
Abses sering terasa nyeri karena adanya tekanan dari nanah di bawah kulit. Setelah dilakukan drainase, tekanan berkurang sehingga nyeri dan pembengkakan biasanya cepat mereda.
3. Mempercepat Penyembuhan
Tanpa drainase, nanah bisa terus menumpuk dan membuat infeksi sulit sembuh. Dengan tindakan drainase, luka dapat pulih lebih cepat terutama jika disertai pengobatan yang tepat.
4. Mencegah Infeksi Menyebar
Abses yang tidak ditangani berisiko menyebarkan infeksi ke jaringan sekitar atau bahkan ke aliran darah. Drainase membantu mengurangi jumlah bakteri sehingga risiko penyebaran menurun.
5. Mengurangi Risiko Komplikasi
Penanganan abses sejak dini dengan drainase dapat membantu mencegah komplikasi seperti jaringan rusak, abses makin besar, atau infeksi berulang.
6. Membantu Obat Bekerja Lebih Efektif
Setelah nanah dikeluarkan, obat seperti antibiotik biasanya dapat bekerja lebih optimal karena sumber infeksi sudah berkurang.
Kapan Drainase Abses Diperlukan?
Tidak semua abses perlu dilakukan drainase. Dalam beberapa kasus, abses kecil bisa sembuh dengan pengobatan antibiotik dan perawatan di rumah. Namun, ada kondisi tertentu yang mengharuskan tindakan drainase:
- Apabila bisul berukuran lebih dari 1 cm
- Nyeri hebat atau demam menyertai
- Abses tidak mengecil setelah beberapa hari
- Muncul di area sensitif seperti wajah, ketiak, selangkangan
- Mengganggu aktivitas sehari-hari
Jika abses pecah sendiri di rumah, tetap penting untuk membersihkannya secara menyeluruh dan konsultasi ke dokter agar infeksi tidak menyebar.
Baca Juga: Jangan Dipencet! Ini Cara Medis Aman Hilangkan Bisul!
Prosedur Drainase Abses
Drainase abses adalah prosedur sederhana yang bisa dilakukan di klinik atau rumah sakit tergantung lokasi dan ukuran abses. Berikut ini tahapan umum yang dilakukan oleh dokter:
1. Pemeriksaan Awal
Dokter akan memeriksa ukuran, lokasi, dan kedalaman abses. Jika perlu, pemeriksaan tambahan seperti USG atau MRI akan dilakukan untuk melihat sejauh mana infeksi menyebar.
2. Pemberian Anestesi
Area sekitar abses akan dibersihkan dan disuntik dengan anestesi lokal agar pasien tidak merasa sakit saat prosedur berlangsung.
3. Pembuatan Sayatan Kecil
Dokter akan membuat sayatan kecil di bagian atas abses untuk mengeluarkan nanah. Tindakan ini dilakukan dengan alat steril untuk mencegah infeksi tambahan.
4. Pengeluaran Nanah dan Pembersihan
Nanah akan ditekan keluar hingga tuntas. Setelah itu, rongga bekas abses dibersihkan dengan larutan antiseptik agar tidak ada sisa infeksi yang tertinggal.
5. Pemasangan Perban atau Drain (Jika Diperlukan)
Untuk abses dalam atau besar, dokter mungkin akan memasang drain karet untuk membantu pengeluaran sisa nanah selama beberapa hari. Luka kemudian ditutup dengan perban steril.
6. Pemberian Obat
Setelah prosedur selesai, pasien akan diberikan antibiotik dan obat pereda nyeri jika diperlukan. Kontrol ulang biasanya dijadwalkan 2–3 hari setelah tindakan.
Baca Juga: Bisul di Selangkangan: Apa Sih Penyebabnya? Ketahui Di Sini!
Biaya Drainase Abses
Biaya drainase abses dapat bervariasi tergantung ukuran abses, lokasi infeksi, serta fasilitas kesehatan yang dipilih. Secara umum, biaya tindakan drainase abses di klinik atau rumah sakit berkisar antara ratusan ribu hingga beberapa juta rupiah.
Biaya tersebut biasanya belum termasuk konsultasi dokter, obat antibiotik, perawatan luka, dan kontrol ulang. Untuk mengetahui biaya pasti, pasien disarankan melakukan pemeriksaan langsung karena setiap kasus abses bisa memerlukan penanganan yang berbeda.
Apakah Drainase Abses Menyakitkan?
Banyak pasien khawatir prosedur ini menyakitkan. Namun, dengan anestesi lokal, rasa sakit bisa diminimalkan secara signifikan.
Pasien hanya akan merasakan sedikit tekanan atau sensasi tidak nyaman saat nanah dikeluarkan. Setelah prosedur, nyeri ringan mungkin masih dirasakan, tetapi dapat diatasi dengan obat antinyeri.
Baca Juga: Berbagai Jenis Bisul dan Cara Mengatasinya dengan Tepat
Perawatan Setelah Drainase Abses
Setelah prosedur drainase, perawatan di rumah sangat penting agar luka cepat sembuh dan infeksi tidak kambuh. Berikut tips yang bisa Anda lakukan:
1. Ganti Perban Secara Teratur
Selalu gunakan perban bersih dan ganti setiap hari atau sesuai anjuran dokter. Jangan biarkan perban basah atau kotor terlalu lama.
2. Jaga Kebersihan Area Luka
Cuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh luka. Bersihkan area dengan air hangat dan sabun lembut jika diizinkan oleh dokter.
3. Minum Obat Sesuai Resep
Antibiotik harus diminum hingga habis meski gejala sudah membaik. Obat antinyeri juga boleh diminum jika masih terasa sakit.
4. Hindari Menekan atau Memainkan Luka
Jangan coba-coba memencet sisa nanah sendiri. Ini bisa menyebabkan infeksi baru dan memperparah luka.
5. Hindari Aktivitas Berat
Jika abses muncul di area tubuh yang banyak bergerak, seperti ketiak atau selangkangan, istirahatkan area tersebut selama beberapa hari.
Berapa Lama Luka Drainase Abses Sembuh?
Waktu penyembuhan tergantung pada ukuran abses, lokasi, dan kondisi kesehatan pasien secara umum. Namun secara umum:
- Abses kecil: 3–5 hari
- Abses sedang: 1–2 minggu
- Abses besar atau dalam: hingga 3 minggu atau lebih
Jika luka semakin merah, bengkak, atau mengeluarkan bau tidak sedap setelah beberapa hari, segera kembali ke dokter.
Apakah Abses Bisa Kambuh?
Ya, abses bisa kambuh, terutama jika penyebab utamanya tidak diatasi. Misalnya, kebersihan kulit yang buruk, sistem imun yang lemah, atau kondisi medis tertentu seperti diabetes. Oleh karena itu, selain drainase, dokter mungkin menyarankan perubahan gaya hidup dan pola makan.
Cara Mencegah Abses Kembali Terjadi
Berikut adalah cara mencegah abses agar tidak kembali terjadi:
- Jaga Kebersihan Kulit
- Hindari Memencet Jerawat
- Perhatikan Luka Kecil
- Kelola Gula Darah
- Konsumsi Makanan Bergizi
Kapan Harus Segera ke Dokter?
Jangan tunda ke dokter jika:
- Abses membesar dalam waktu cepat
- Demam tinggi atau menggigil
- Abses muncul di wajah, area genital, atau dekat anus
- Abses tidak mengecil setelah pengobatan
- Terjadi abses berulang dalam waktu singkat
Penanganan cepat akan mencegah komplikasi dan mempercepat penyembuhan.
Prosedur Drainase Abses Aman, Nyaman, dan Tepat di Klinik Utama Pandawa
Apakah Anda sedang mengalami benjolan yang terasa nyeri, kemerahan, atau bahkan bernanah? Jangan tunggu hingga infeksi menyebar dan menyebabkan komplikasi.
Klinik Utama Pandawa siap membantu Anda dengan prosedur drainase abses yang aman, cepat, dan ditangani langsung oleh tenaga medis berpengalaman.
Penanganan yang tepat akan mempercepat penyembuhan dan mencegah masalah kesehatan yang lebih serius.
Segera konsultasi dokter online keluhan Anda dan temukan solusi terbaik di tempat yang terpercaya. Di Klinik Utama Pandawa, kami mengutamakan kenyamanan dan keselamatan setiap pasien.
Segera, jaga kesehatan kulit dan tubuh Anda mulai sekarang karena hidup nyaman dimulai dari langkah kecil yang tepat!

Refrensi
- National Library of Medicine 2026 Incision and Drainage https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK556072/
- National Health Service UK 2026 Health A to Z. Abscess. https://www.nhs.uk/conditions/skin-abscess/
Admin Dokter Spesialis
Memberikan informasi dan tips kesehatan yang telah ditinjau oleh dokter Klinik Utama Pandawa.
Related Blogs

- January 7, 2026
Jamur Kuku Bikin Minder? Ini Cara.
Onikomikosis sering dianggap sekadar masalah tampilan kuku, padahal infeksi jamur kuku ini bisa menjadi kondisi kronis yang sulit disembuhkan jika.
Read More
- May 17, 2025
Operasi Hidung: Solusi untuk Penampilan Lebih.
Operasi hidung merupakan prosedur bedah yang dilakukan untuk memperbaiki bentuk, ukuran, atau fungsi hidung. Prosedur ini dikenal dengan istilah medis.
Read More