Abses Kuku: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya
- May 22, 2025
- By Admin Dokter Spesialis
- Bedah Umum

Abses kuku merupakan kondisi yang sering kali dianggap sepele, namun bisa menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Infeksi ini terjadi di area sekitar kuku, biasanya disebabkan oleh bakteri yang masuk melalui luka kecil akibat kuku tumbuh ke dalam (cantengan), cedera, atau kebiasaan menggigit kuku.
Kondisi ini dapat menimbulkan gejala seperti pembengkakan, kemerahan, hingga keluarnya nanah yang menandakan infeksi telah berkembang. Meskipun terlihat ringan, kondisi ini memerlukan penanganan yang tepat agar tidak menyebabkan komplikasi lebih serius.
Abses kuku bisa terjadi pada siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa, dan lebih sering muncul pada ibu jari kaki karena tekanan dari alas kaki.
Mengetahui gejala awal, memahami penyebabnya, serta menerapkan cara pengobatan yang benar sangat penting untuk mencegah infeksi semakin parah.
Apa Itu Abses Kuku?
Abses kuku adalah infeksi pada area sekitar kuku yang menyebabkan pembengkakan, kemerahan, dan rasa nyeri.
Kondisi ini biasanya terjadi ketika kuku tumbuh ke dalam kulit, menekan jaringan di sekitarnya, dan menyebabkan peradangan. Kondisi ini paling sering terjadi pada ibu jari kaki, namun juga dapat terjadi pada jari tangan.
Baca Juga: Mengenal Abses Kulit: Infeksi Bernanah yang Perlu Diwaspadai
Gejala Abses Kuku
Gejala abses kuku dapat bervariasi tergantung pada tingkat keparahannya. Beberapa gejala umum yang perlu diwaspadai antara lain:
- Nyeri pada area sekitar kuku: Rasa nyeri biasanya muncul saat kuku terkena tekanan, seperti saat mengenakan sepatu atau menyentuh area yang terinfeksi.
- Pembengkakan dan kemerahan: Area sekitar kuku yang terinfeksi akan tampak bengkak dan berwarna merah.
- Keluarnya nanah atau cairan: Pada kondisi yang lebih parah, kondisi ini dapat mengeluarkan nanah atau cairan berwarna kuning kehijauan.
- Demam ringan: Beberapa orang mungkin mengalami demam ringan sebagai respons tubuh terhadap infeksi.
- Kesulitan bergerak atau berjalan: Nyeri dan pembengkakan dapat menyebabkan kesulitan dalam bergerak, terutama jika abses terjadi pada kaki.
Penyebab Abses Kuku
Abses kuku biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri yang masuk melalui luka kecil di sekitar kuku. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kondisi ini antara lain:
- Memotong kuku dengan cara yang salah: Memotong kuku terlalu pendek atau melengkung dapat menyebabkan kuku tumbuh ke dalam kulit, menekan jaringan sekitar, dan memicu infeksi.
- Mengenakan sepatu yang sempit atau tidak nyaman: Sepatu yang terlalu ketat dapat memberi tekanan berlebihan pada kuku, meningkatkan risiko kuku tumbuh ke dalam kulit.
- Cedera pada kuku: Luka atau cedera pada kuku, seperti terbentur atau tertusuk, dapat membuka jalan bagi bakteri untuk masuk dan menyebabkan infeksi.
- Kebersihan kaki yang buruk: Kaki yang lembab dan kotor dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri, meningkatkan risiko infeksi pada kuku.
- Kondisi medis tertentu: Penyakit seperti diabetes dapat mengurangi kemampuan tubuh dalam melawan infeksi, sehingga meningkatkan risiko terjadinya abses kuku.
Baca Juga: Onikomikosis: Infeksi Jamur pada Kuku yang Sering Terabaikan
Cara Mengobati Abses Kuku
Penanganan abses kuku dapat dilakukan secara mandiri di rumah maupun dengan bantuan medis, tergantung pada tingkat keparahannya. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil:
1. Perawatan di Rumah
Jika abses kuku tergolong ringan dan belum menunjukkan tanda-tanda infeksi berat, beberapa langkah perawatan di rumah yang dapat dilakukan antara lain:
- Rendam kaki atau tangan dalam air hangat: Rendam area yang terinfeksi dalam air hangat selama 15–20 menit, sebanyak 3–4 kali sehari. Hal ini dapat membantu meredakan nyeri dan mengurangi pembengkakan.
- Jaga kebersihan area yang terinfeksi: Pastikan area sekitar kuku tetap bersih dan kering. Hindari menggaruk atau memencet area yang terinfeksi untuk mencegah penyebaran infeksi.
- Gunakan antibiotik topikal: Oleskan salep antibiotik, seperti neomycin atau mupirocin, pada area yang terinfeksi untuk membantu mencegah infeksi lebih lanjut.
- Konsumsi obat pereda nyeri: Jika merasa nyeri, konsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen sesuai dosis yang dianjurkan.
2. Perawatan Medis
Jika abses kuku tidak membaik dengan perawatan di rumah atau menunjukkan tanda-tanda infeksi berat, segera konsultasikan dengan dokter. Dokter mungkin akan melakukan tindakan medis berikut:
- Insisi dan drainase abses: Dokter akan membuat sayatan kecil pada area yang terinfeksi untuk mengeluarkan nanah dan mengurangi tekanan.
- Ekstraksi Kuku: Jika infeksi parah atau sering kambuh, dokter mungkin akan melakukan ekstraksi kuku sebagian atau seluruh kuku yang terinfeksi untuk mencegah infeksi berulang.
- Terapi antibiotik oral: Jika infeksi menyebar atau tidak merespons pengobatan topikal, dokter akan meresepkan antibiotik oral untuk membantu mengatasi infeksi.
Pencegahan Abses Kuku
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari terjadinya abses kuku antara lain:
- Potong kuku dengan benar: Potong kuku secara lurus dan hindari memotong terlalu pendek atau melengkung.
- Gunakan sepatu yang nyaman: Pastikan sepatu yang digunakan memiliki ukuran yang pas dan tidak memberi tekanan berlebihan pada kuku.
- Jaga kebersihan kaki dan tangan: Cuci kaki dan tangan secara rutin dengan sabun dan air bersih.
Bebas Nyeri Kuku, Hidup Lebih Nyaman Hanya di Klinik Utama Pandawa!
Jangan biarkan abses kuku mengganggu kenyamanan dan aktivitas harianmu! Rasa nyeri, bengkak, dan infeksi pada kuku bisa menjadi lebih serius jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat.
Di Klinik Utama Pandawa, kami siap membantumu mengatasi abses kuku dengan perawatan yang profesional, aman, dan tentunya nyaman. Dengan tenaga medis berpengalaman serta fasilitas yang lengkap, setiap langkah pengobatan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kuku kamu kembali sehat tanpa rasa sakit berlebihan.
Segera kunjungi Klinik Utama Pandawa dan rasakan sendiri layanan terbaik dari kami! Tak perlu khawatir atau menunda lagi semakin cepat ditangani, semakin cepat pula proses penyembuhannya. Jadwalkan konsultasimu sekarang, dan biarkan kami bantu kamu kembali beraktivitas tanpa gangguan dari abses kuku.

Refrensi

Admin Dokter Spesialis
Memberikan informasi dan tips kesehatan yang telah ditinjau oleh dokter Klinik Utama Pandawa.
Related Blogs

- May 12, 2025
Nevus Pigmentosus? Ciri, Penyebab, dan Cara.
Nevus Pigmentosus adalah suatu kondisi kelainan kulit yang ditandai dengan adanya bercak atau lesi berwarna coklat hingga kehitaman akibat penumpukan.
Read More
- May 8, 2025
Biaya Sunat Laser: Cari Tahu Estimasi.
Biaya sunat laser sering menjadi pertimbangan utama bagi orang tua atau individu dewasa yang ingin menjalani prosedur ini. Sunat dengan.
Read More