Ulkus Mole: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya
- May 15, 2025
- By Admin Dokter Spesialis
- Penyakit Kelamin

Ulkus mole adalah suatu kondisi medis yang terjadi pada kulit, di mana terbentuk luka atau borok pada area yang terkena. Biasanya, ulkus ini muncul pada mole atau tahi lalat yang mengalami perubahan bentuk, ukuran, atau warna.
Kondisi ini sering kali menandakan adanya masalah kesehatan yang lebih serius, seperti infeksi atau bahkan kanker kulit, sehingga memerlukan perhatian medis yang tepat.
Ulkus mole dapat menyebabkan rasa sakit, perdarahan, dan infeksi jika tidak segera ditangani dengan baik. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk mengenali gejala-gejala penyakit ini sejak dini agar dapat mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.
Penyebab penyakit ini bervariasi, mulai dari infeksi ringan hingga pertumbuhan sel abnormal yang dapat berujung pada kanker kulit.
Apa Itu Ulkus Mole?
Ulkus mole adalah suatu kondisi di mana terbentuk luka atau borok pada tahi lalat atau mole yang ada di kulit. Penyakit menular seksual sendiri merupakan pertumbuhan kecil pada kulit yang bisa berwarna cokelat, hitam, atau terkadang berwarna lebih terang. Tahi lalat ini terbentuk akibat akumulasi sel melanosit, yaitu sel yang memproduksi pigmen pada kulit.
Pada beberapa kasus, mole dapat mengalami perubahan baik dalam hal ukuran, bentuk, maupun warna, yang bisa jadi menandakan adanya masalah.
Ketika mole yang mengalami perubahan tersebut membentuk luka atau borok, maka kondisi tersebut disebut ulkus mole. Ulkus ini bisa disertai dengan rasa sakit, perdarahan, bahkan infeksi jika tidak ditangani dengan cepat.
Penyebab Ulkus Mole
Penyebabnya bisa bervariasi, dan hal ini sangat bergantung pada kondisi kesehatan kulit masing-masing individu. Beberapa penyebab utamanya meliputi:
1. Perubahan Sel pada Mole
Mole yang mengalami perubahan warna, bentuk, dan ukuran dapat menjadi tanda adanya pertumbuhan sel yang tidak normal. Kondisi ini bisa berisiko berkembang menjadi kanker kulit, seperti melanoma. Pada beberapa kasus, mole yang berubah bisa menjadi sangat rentan terhadap luka dan infeksi.
2. Paparan Sinar Matahari
Paparan sinar matahari yang berlebihan, terutama pada jam-jam terik, dapat merusak sel-sel kulit dan memperburuk kondisi mole. Orang yang sering terpapar sinar UV, seperti para pekerja luar ruangan atau mereka yang sering berjemur di pantai, lebih berisiko mengalami perubahan pada tahi lalat mereka, termasuk pembentukannya.
3. Trauma pada Mole
Kadang-kadang, mole dapat tergores atau terbentur oleh benda keras, yang menyebabkan luka atau cedera pada mole tersebut. Trauma fisik ini bisa menyebabkan kondisi ini, apalagi jika mole tersebut mengalami infeksi akibat luka terbuka.
4. Infeksi
Mole yang terluka atau terbuka bisa mengalami infeksi, baik akibat bakteri atau jamur. Infeksi ini dapat menyebabkan penyakit ini yang terasa sakit dan memerlukan pengobatan segera.
5. Kondisi Medis Lain
Beberapa kondisi medis, seperti gangguan sistem kekebalan tubuh atau diabetes, dapat meningkatkan risiko terbentuknya ulkus pada mole. Sistem kekebalan tubuh yang lemah atau kadar gula darah yang tinggi dapat menghambat proses penyembuhan luka, menyebabkan borok yang lebih dalam dan memperburuk keadaan.
Baca Juga: Kutil Kelamin: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya
Gejala Ulkus Mole
Gejalanya dapat bervariasi tergantung pada seberapa parah kondisi tersebut. Berikut ini adalah beberapa gejala umum yang sering dialami oleh penderitanya:
1. Perubahan Pada Mole
Tahi lalat yang berubah bentuk, ukuran, atau warnanya bisa menjadi tanda pertama penyakit ini. Mole yang memiliki tepi yang tidak rata atau asimetris, serta warna yang tidak merata, patut diwaspadai. Perubahan ini dapat menjadi indikasi bahwa mole tersebut mengalami perubahan sel yang dapat menyebabkan ulkus.
2. Rasa Sakit atau Terasa Tidak Nyaman
Kondisi ini biasanya disertai dengan rasa sakit atau ketidaknyamanan, terutama jika mole tersebut terinfeksi. Rasa sakit ini bisa terasa seperti sensasi terbakar, nyeri, atau gatal yang cukup mengganggu.
3. Perdarahan
Mole yang mengalami ulkus sering kali mengeluarkan darah, baik sedikit maupun banyak. Jika perdarahan tidak berhenti atau semakin memburuk, ini bisa menjadi tanda bahwa ulkus tersebut memerlukan penanganan medis segera.
4. Keluarnya Nanah
Jika kondisi ini disertai dengan infeksi, maka nanah bisa keluar dari luka tersebut. Nanah ini biasanya berwarna kuning atau hijau dan memiliki bau yang tidak sedap. Kehadiran nanah menunjukkan bahwa luka tersebut sedang mengalami proses infeksi.
5. Perubahan Tekstur Kulit
Kulit di sekitar mole yang mengalami ulkus dapat menjadi lebih kasar atau membengkak. Perubahan tekstur ini bisa disertai dengan kemerahan yang menunjukkan adanya peradangan.
Pengobatan Ulkus Mole
Pengobatan ulkus mole sangat bergantung pada penyebab dan tingkat keparahan kondisi tersebut. Berikut adalah beberapa cara pengobatan yang bisa dilakukan:
1. Pemeriksaan Dokter
Langkah pertama dalam pengobatan ulkus mole adalah dengan melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis kulit dan kelamin. Dokter akan melakukan analisis visual terhadap mole yang mengalami ulkus dan, jika perlu, akan melakukan biopsi untuk mengetahui apakah ulkus tersebut disebabkan oleh kanker kulit atau masalah medis lainnya.
2. Pembedahan atau Pengangkatan Mole
Jika ulkus mole disebabkan oleh pertumbuhan sel abnormal, dokter mungkin akan menyarankan untuk mengangkat mole tersebut melalui prosedur pembedahan. Pengangkatan ini bertujuan untuk mencegah penyebaran sel kanker (jika mole tersebut bersifat kanker) dan untuk menyembuhkan ulkus.
3. Perawatan Luka
Jika ulkus mole disebabkan oleh luka atau trauma fisik, dokter akan memberikan perawatan luka yang sesuai untuk mencegah infeksi dan mempercepat proses penyembuhan. Obat salep antibiotik atau antiseptik sering kali digunakan untuk menghindari infeksi bakteri pada luka terbuka.
4. Terapi Antibiotik
Jika ulkus mole terinfeksi, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik oral atau topikal untuk mengobati infeksi tersebut. Pengobatan dengan antibiotik akan membantu membunuh bakteri penyebab infeksi dan mencegah penyebaran lebih lanjut.
5. Perawatan Secara Rumah
Selain pengobatan medis, perawatan rumah seperti menjaga kebersihan mole yang terluka juga sangat penting. Pastikan untuk membersihkan luka secara teratur dengan sabun lembut dan air hangat, serta menggunakan salep antiseptik untuk mencegah infeksi. Hindari menggaruk atau memencet luka untuk mencegah iritasi lebih lanjut.
Pencegahan Ulkus Mole
Mencegah ulkus mole memang lebih baik daripada mengobatinya. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk mencegah terjadinya ulkus mole:
1. Periksa Tahi Lalat Secara Rutin
Melakukan pemeriksaan rutin terhadap tahi lalat sangat penting untuk mendeteksi perubahan yang mungkin terjadi. Jika Anda melihat adanya perubahan pada mole, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
2. Hindari Paparan Sinar UV Berlebih
Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat merusak kulit dan meningkatkan risiko perkembangan kanker kulit. Gunakan tabir surya dengan SPF tinggi dan hindari paparan sinar matahari langsung pada jam-jam terik.
3. Jaga Kebersihan Kulit
Menjaga kebersihan kulit dengan baik akan membantu mencegah infeksi pada mole. Selalu cuci wajah dan tubuh dengan lembut menggunakan sabun yang tidak mengiritasi kulit, dan hindari penggunaan produk yang dapat memicu reaksi alergi.
4. Hati-Hati Terhadap Cedera pada Mole
Hindari cedera atau trauma fisik pada mole, seperti menggaruk atau mencabutnya, yang dapat menyebabkan luka atau ulkus. Jika mole tergeser atau terluka, segera lakukan perawatan yang sesuai.
Periksa Diri, Lindungi Pasangan, Jaga Kesehatan di Klinik Utama Pandawa
Penyakit menular seksual (PMS) adalah masalah kesehatan yang tidak boleh dianggap sepele. Setiap individu berhak untuk menjalani kehidupan yang sehat dan aman, termasuk dalam hal kesehatan seksual.
Klinik Utama Pandawa hadir untuk memberikan pelayanan pemeriksaan dan pengobatan yang profesional, serta edukasi mengenai pentingnya pencegahan PMS.
Kami mengajak Anda untuk segera melakukan pemeriksaan rutin dan mendapatkan konsultasi medis terpercaya untuk mencegah penyebaran penyakit menular seksual. Dengan penanganan yang tepat, kesehatan Anda akan terjaga, dan Anda bisa hidup dengan lebih nyaman dan bebas dari kekhawatiran.


Admin Dokter Spesialis
Memberikan informasi dan tips kesehatan yang telah ditinjau oleh dokter Klinik Utama Pandawa.
Related Blogs

- April 27, 2025
Trikomoniasis pada Pria: Penyakit Menular yang.
Trikomoniasis pada pria adalah infeksi menular seksual yang sering tidak disadari karena gejalanya minim atau bahkan tidak muncul sama sekali..
Read More
- May 1, 2025
Penyakit Menular Seksual: Jenis, Gejala, dan.
Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah kelompok penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual, baik secara vaginal, oral, maupun anal. Penyakit ini.
Read More