Milia: Penyebab, Cara Mengatasi, dan Pencegahannya
- May 24, 2025
- By Admin Dokter Spesialis
- Treatment Estetika dan Anti Aging

Milia atau milium adalah benjolan kecil berwarna putih atau kekuningan yang sering muncul di sekitar area wajah, terutama di bawah mata dan pipi.
Meskipun milia bukan kondisi berbahaya, kemunculannya bisa mengganggu penampilan dan menurunkan rasa percaya diri.
Benjolan ini terbentuk ketika protein keratin terperangkap di bawah permukaan kulit, sehingga membutuhkan perawatan khusus agar bisa hilang dengan aman dan efektif.
Untuk mengatasi milia, penting untuk memahami penyebabnya serta cara perawatan yang tepat, termasuk langkah-langkah perawatan kulit yang lembut dan pemilihan produk yang sesuai.
Apa Itu Milia?
Milia adalah benjolan kecil berwarna putih atau kuning pucat yang muncul di permukaan kulit. Kondisi ini terbentuk ketika sel-sel kulit mati atau keratin (protein alami kulit) terjebak di bawah permukaan kulit, lalu membentuk kista kecil yang keras.
Bintik ini sering muncul di wajah, terutama di area yang tipis seperti sekitar mata, pipi, dan hidung. Tapi jangan khawatir, milium bukan infeksi, bukan jerawat, dan tidak menular. Hanya saja, jika dibiarkan, bisa mengganggu penampilan.
Jenis-Jenis Milia
Ternyata, kondisi ini nggak cuma satu jenis. Berikut ini beberapa tipe yang umum terjadi:
1. Milia Primer
Jenis yang paling umum, biasanya muncul secara spontan tanpa sebab yang jelas. Sering dialami bayi baru lahir dan juga orang dewasa.
2. Milia Sekunder
Terjadi akibat kerusakan kulit, seperti luka bakar, penggunaan krim steroid, eksfoliasi berlebihan, atau setelah prosedur medis seperti laser.
3. Milia Neonatal
Hampir 40–50% bayi baru lahir mengalami neonatal. Ini wajar dan biasanya akan hilang sendiri dalam beberapa minggu.
4. Milia En Pl aque
Jenis yang lebih jarang, berbentuk kumpulan milium dalam satu area, biasanya terjadi di pipi, kelopak mata, atau telinga. Lebih sering terjadi pada wanita paruh baya.
Penyebab Munculnya Milia
Meskipun penyebab milia berbeda-beda tergantung jenisnya, berikut ini adalah faktor umum yang bisa menyebabkan munculnya milia:
- Penumpukan sel kulit mati atau keratin di bawah kulit
- Penggunaan skincare atau makeup yang terlalu berat
- Luka bakar ringan atau paparan sinar matahari berlebih
- Penggunaan krim atau salep berbasis steroid
- Penuaan dini, terutama di area bawah mata
- Kebiasaan tidak membersihkan wajah dengan benar
Ciri-Ciri Milia
Milia sering disangka jerawat kecil, padahal berbeda. Berikut tanda-tanda khas milium:
- Bintik kecil berwarna putih atau kekuningan
- Tidak terasa nyeri atau gatal
- Tidak meradang seperti jerawat
- Tidak memiliki ujung hitam (seperti komedo)
- Tidak bisa dipencet dan tidak mengeluarkan isi cairan atau nanah
Baca Juga: Laser Rejuvenation: Solusi Modern untuk Kulit Lebih Cerah
Apakah Milia Bisa Hilang Sendiri?
Bisa, tapi tergantung jenis dan kondisinya. Milium pada bayi biasanya hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan.
Tapi untuk orang dewasa, terutama jika milium sudah bertahan lama atau makin banyak, biasanya perlu bantuan perawatan khusus untuk menghilangkannya.
Cara Menghilangkan Milia pada Wajah
Jika milium tidak juga hilang setelah berbagai upaya atau Anda menginginkan hasil yang lebih cepat, berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Beberapa tindakan yang bisa dilakukan oleh dokter untuk menghilangkan milia pada wajah antara lain:
1. Retinoid oles
Dokter mungkin akan meresepkan retinoid oles seperti adapalene atau tretinoin untuk mengatasi milium. Obat ini bekerja dengan mengangkat sel kulit mati yang menumpuk dan merangsang pertumbuhan sel kulit baru, sehingga milium dapat hilang.
Namun, karena retinoid oles bisa membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari, pastikan untuk menggunakan tabir surya setelah menggunakannya.
2. Chemical peeling
Chemical peeling menggunakan larutan kimia seperti asam glikolat, asam salisilat, atau asam trikloroasetat yang dioleskan pada area kulit yang bermilia. Larutan kimia ini akan mengelupas lapisan kulit lama, memungkinkan lapisan kulit baru tumbuh.
3. Krioterapi
Jika perawatan sebelumnya tidak berhasil, dokter mungkin menyarankan krioterapi, yang menggunakan nitrogen cair untuk membekukan dan menghancurkan milium.
4. Diathermy
Diathermy adalah prosedur nonbedah lainnya untuk menghilangkan. Dalam prosedur ini, dokter menggunakan arus listrik yang menghasilkan panas untuk mengurangi dan menghilangkan milium.
5. Laser ablasi
Laser ablasi dapat digunakan untuk menangani kasus tersebut. Dokter akan memancarkan sinar laser langsung pada area kulit yang bermilia untuk menghancurkannya.
6. Deroofing
Deroofing adalah prosedur di mana dokter menggunakan jarum steril untuk menusuk milium dan mengeluarkan isinya. Hal ini membuat benjolan milium kempes dan menghilang.
7. Kuretase
Jika milium sangat membandel, dokter mungkin akan merekomendasikan kuretase, di mana akan dikikis menggunakan alat yang mengalirkan listrik untuk mengatasinya.
Milium memang tidak berbahaya dan biasanya akan hilang dengan sendirinya, meskipun memerlukan waktu yang cukup lama.
Namun, sebagian orang mungkin merasa kurang percaya diri dengan penampilannya dan tidak ingin menunggu terlalu lama. Jika permasalahan tersebut tidak hilang setelah beberapa bulan perawatan rumah atau Anda ingin hasil yang lebih cepat, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.
Cara Mencegah Milium Muncul Kembali
Setelah berhasil mengatasi milium, tentu kamu nggak mau milium datang lagi, kan? Berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa kamu lakukan:
- Jaga Kebersihan Wajah: Cuci muka dua kali sehari, terutama setelah pakai makeup atau sunscreen. Gunakan pembersih yang lembut dan sesuai jenis kulit.
- Eksfoliasi Secara Teratur: Lakukan eksfoliasi 1–2 kali seminggu untuk mencegah penumpukan sel kulit mati. Pilih produk yang lembut agar tidak merusak skin barrier.
- Gunakan Produk Non-komedogenik: Pastikan skincare dan makeup yang kamu pakai tidak menyumbat pori.
- Lindungi Kulit dari Sinar Matahari: Gunakan sunscreen setiap hari untuk mencegah kerusakan kulit akibat sinar UV yang bisa memicu milium.
- Hindari Produk Berat di Area Mata: Milium sering muncul di bawah mata karena penggunaan krim mata yang terlalu kental. Pilih yang ringan dan cepat menyerap.
Kulit Cerah Tanpa Bintik Putih Hilangkan Milia dengan Aman di Klinik Utama Pandawa
Bintik putih kecil seperti milia bisa tampak sepele, tapi cukup mengganggu penampilan dan rasa percaya diri. Kalau kamu sudah mencoba berbagai cara tapi milia tetap membandel, saatnya percayakan perawatannya pada ahlinya.
Di Klinik Utama Pandawa, kami menyediakan layanan profesional untuk menghilangkan milia dengan metode yang aman, minim risiko, dan tanpa bekas luka.
Dengan penanganan langsung oleh tenaga medis berpengalaman dan alat yang telah terstandar, proses penghilangan milia jadi lebih efektif dan nyaman.
Jangan biarkan milia mengganggu kepercayaan dirimu lebih lama. Segera, konsultasikan kondisi kulitmu sekarang dan rasakan kulit bersih serta halus kembali bersama Klinik Utama Pandawa!

Refrensi
- Healthline 2025 Milium Cysts in Adults and Babies. https://www.healthline.com/health/milia
- WebMD 2025 What to know about Milia. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/what-to-know-about-milia

Admin Dokter Spesialis
Memberikan informasi dan tips kesehatan yang telah ditinjau oleh dokter Klinik Utama Pandawa.
Related Blogs

- May 15, 2025
Profhilo: Perawatan Injeksi untuk Kulit Lembut.
Profhilo adalah inovasi terbaru dalam dunia perawatan kulit yang menawarkan solusi efektif untuk mengatasi tanda-tanda penuaan dan masalah kulit lainnya..
Read More
- May 16, 2025
Berapa Harga Suntik DNA Salmon? Ini.
Harga suntik DNA salmon belakangan ini menjadi topik yang banyak dibicarakan, terutama di kalangan pecinta perawatan estetika dan anti aging..
Read More