Kencing Berbusa, Apa Penyebabnya? Waspadai Gejala Ini!
- July 1, 2025
- By Admin Dokter Spesialis
- Penyakit Kelamin

Kencing berbusa sering kali dianggap sepele dan tidak berbahaya, apalagi jika terjadi sesekali. Namun, tahukah Anda bahwa kondisi ini bisa menjadi pertanda adanya gangguan kesehatan tertentu?
Air seni yang tampak berbusa bisa dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari hal yang sederhana seperti dehidrasi hingga kondisi medis yang lebih serius seperti gangguan ginjal atau infeksi saluran kemih.
Karena itulah, penting untuk tidak mengabaikan perubahan yang terjadi pada warna, bau, dan tekstur urine kita.
Jika Anda mulai sering melihat busa dalam urine yang tidak hilang dengan cepat, ada baiknya mulai lebih waspada.
Apa Itu Kencing Berbusa?
Kencing berbusa adalah kondisi di mana air seni tampak mengandung banyak gelembung atau busa saat dikeluarkan. Umumnya, busa akan menghilang dengan cepat. Namun, bila busa tetap bertahan lama atau terjadi terus-menerus, ini bisa menjadi tanda adanya zat tertentu dalam urine, seperti protein atau infeksi.
Perubahan dalam urine, baik dari segi warna, bau, atau tekstur, bisa mencerminkan kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Maka dari itu, penting untuk memahami kapan kencing berbusa merupakan hal normal dan kapan perlu diwaspadai.
Penyebab Umum Kencing Berbusa
Berikut beberapa penyebab kencing berbusa yang perlu kamu ketahui:
1. Dehidrasi
Ketika tubuh kekurangan cairan, urine menjadi lebih pekat dan lebih cepat mengalir saat keluar, sehingga menyebabkan busa. Ini adalah penyebab paling umum dan umumnya tidak berbahaya.
2. Kecepatan Aliran Urine
Jika kamu menahan kencing terlalu lama, aliran urine bisa sangat deras saat dikeluarkan, sehingga membentuk busa. Ini juga tergolong normal dan biasanya hilang dengan sendirinya.
3. Proteinuria (Protein dalam Urine)
Salah satu penyebab medis yang perlu diwaspadai adalah keberadaan protein dalam urine. Ini bisa menjadi tanda gangguan fungsi ginjal, terutama jika disertai gejala lain seperti bengkak pada kaki atau wajah.
4. Infeksi Saluran Kemih (ISK)
Infeksi pada saluran kemih juga bisa menyebabkan urine berbusa, terutama jika disertai dengan nyeri saat buang air kecil, demam, dan urine berbau menyengat.
5. Penyakit Ginjal
Masalah ginjal kronis bisa membuat ginjal tidak mampu menyaring protein dengan baik, sehingga protein bocor ke urine dan menyebabkan busa. Kondisi ini harus segera ditangani secara medis.
6. Efek Samping Obat atau Suplemen
Beberapa jenis obat atau suplemen, terutama yang mengandung protein tinggi, juga bisa memengaruhi tekstur urine.
Kapan Harus Waspada?
Meskipun kencing berbusa bisa terjadi secara normal, kamu perlu lebih waspada jika mengalami hal-hal berikut:
- Busa tidak kunjung hilang setiap kali buang air kecil
- Urine berwarna gelap, keruh, atau berbau menyengat
- Terasa sakit saat buang air kecil
- Sering buang air kecil di malam hari
- Terjadi pembengkakan pada kaki, tangan, atau wajah
- Berat badan menurun tanpa sebab jelas
- Disertai tekanan darah tinggi
Jika kamu mengalami gejala-gejala di atas, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Cara Mendiagnosis Penyebab Kencing Bebusa
Untuk mengetahui penyebab pasti dari urine berbusa, dokter biasanya akan melakukan beberapa pemeriksaan, seperti:
- Urinalisis: Tes urine lengkap untuk melihat adanya protein, darah, atau zat lain yang tidak normal dalam urine.
- Tes Darah: Untuk memeriksa fungsi ginjal, kadar kreatinin, dan ureum dalam darah.
- Tes Mikroalbuminuria: Tes ini mendeteksi keberadaan protein dalam jumlah kecil pada urine, yang bisa menjadi tanda awal kerusakan ginjal.
- Tes Laju Filtrasi Glomerulus (GFR): Untuk mengetahui seberapa baik fungsi penyaringan ginjal.
Baca Juga: Rekomendasi Obat untuk Mengatasi Hematuria Secara Medis
Cara Mengatasi dan Mencegah Kencing Berbusa
Berikut adalah cara mengatasi dan mencegah kencing berbusa:
1. Cukupi Kebutuhan Cairan
Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik dengan minum air putih setidaknya 8 gelas per hari. Hindari menahan kencing terlalu lama.
2. Periksa Asupan Makanan
Kurangi konsumsi makanan tinggi protein secara berlebihan, terutama jika kamu tidak sedang dalam program pembentukan otot atau diet khusus.
3. Jaga Kebersihan Area Genital
Membersihkan area genital secara benar dapat mencegah infeksi saluran kemih yang bisa menyebabkan urine berbusa.
4. Hindari Penggunaan Obat Sembarangan
Gunakan obat atau suplemen sesuai anjuran dokter, terutama jika kamu memiliki riwayat penyakit ginjal.
5. Kontrol Penyakit Kronis
Bagi penderita diabetes atau hipertensi, penting untuk rutin memeriksa kondisi dan menjaga agar tetap terkontrol, karena kedua penyakit ini berisiko merusak ginjal.
Layanan Klinik Utama Pandawa untuk Masalah Urine Berbusa
Jika Anda merasa khawatir dengan kondisi urine berbusa yang tidak kunjung hilang, Klinik Utama Pandawa siap membantu dengan layanan profesional dan ramah. Klinik kami menyediakan pemeriksaan lengkap mulai dari urinalisis hingga konsultasi dengan dokter berpengalaman di bidang urologi dan penyakit dalam.
Kenapa Harus Klinik Utama Pandawa?
- Pemeriksaan lengkap dengan hasil cepat
- Tim dokter berpengalaman dan komunikatif
- Fasilitas nyaman dan modern
- Bisa konsultasi online GRATIS dari rumah


Admin Dokter Spesialis
Memberikan informasi dan tips kesehatan yang telah ditinjau oleh dokter Klinik Utama Pandawa.
Related Blogs

- May 18, 2025
Apa Itu Ulkus Durum Sifilis? Cek.
Ulkus durum sifilis adalah salah satu gejala awal dari penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum. Luka.
Read More
- June 5, 2025
Klamidia Bisa Terjadi pada Pria: Ini.
Klamidia pada pria adalah salah satu penyakit menular seksual (PMS) yang paling umum, namun sering kali tidak menunjukkan gejala yang.
Read More