Jangan Panik! Ini Ciri-Ciri Benjolan yang Tidak Perlu Dikhawatirkan
- July 10, 2025
- By Admin Dokter Spesialis
- Penyakit Kulit

Ciri-ciri benjolan di ketiak yang tidak berbahaya sering kali membuat banyak orang penasaran sekaligus khawatir.
Wajar saja, karena benjolan di area tubuh mana pun kerap dikaitkan dengan hal-hal serius seperti infeksi atau bahkan kanker.
Padahal, tidak semua benjolan di ketiak merupakan tanda penyakit yang membahayakan. Beberapa justru tergolong jinak dan bisa hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus.
Namun begitu, penting untuk mengetahui bagaimana membedakan benjolan yang aman dengan yang perlu diwaspadai.
Dengan memahami ciri-ciri benjolan yang tidak berbahaya, kamu bisa lebih tenang dan tahu kapan waktu yang tepat untuk memeriksakannya ke dokter.
Apa Saja Penyebab Benjolan di Ketiak?
Sebelum mengenali ciri-ciri benjolan yang tidak berbahaya, ada baiknya anda tahu terlebih dahulu apa saja penyebab umumnya. Berikut ini beberapa penyebab benjolan ketiak yang biasanya tidak berbahaya:
1. Iritasi Kulit
Misalnya akibat deodoran, sabun, atau gesekan berlebih. Kondisi ini menimbulkan benjolan kecil yang cepat hilang jika pemicunya dihentikan.
2. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening Ringan
Reaksi dari infeksi ringan seperti flu, demam, atau luka kecil. Kelenjar membengkak sebagai tanda sistem imun bekerja.
3. Lipoma
Lipoma adalah benjolan lunak berisi jaringan lemak. Tidak sakit, tidak berwarna, dan bisa digerakkan saat disentuh.
4. Folikulitis (Peradangan Folikel Rambut)
Folikulitis terjadi ketika folikel rambut tersumbat atau terinfeksi, biasanya akibat mencukur atau keringat berlebih. Benjolan terasa nyeri, kemerahan, dan kadang berisi nanah.
5. Kista Sebasea
Benjolan berisi cairan atau lemak yang terperangkap di bawah kulit. Umumnya tidak nyeri dan tumbuh perlahan.
Ciri-Ciri Benjolan di Ketiak yang Tidak Berbahaya
Berikut adalah ciri-ciri benjolan di ketiak yang biasanya tidak perlu dikhawatirkan:
1. Tidak Bertambah Besar Secara Cepat
Benjolan jinak umumnya tidak berubah ukuran secara drastis dalam waktu singkat. Jika tetap berukuran sama selama beberapa minggu, kemungkinan besar tidak berbahaya.
2. Tidak Nyeri atau Hanya Nyeri Ringan
Beberapa benjolan bisa terasa sedikit nyeri, terutama jika disebabkan infeksi ringan. Namun jika tidak nyeri sama sekali atau hanya sedikit saat ditekan, bisa jadi itu hanya lipoma atau kista jinak.
3. Bisa Digerakkan Saat Ditekan
Benjolan jinak biasanya mudah digerakkan di bawah kulit. Ini menandakan benjolan tidak melekat kuat pada jaringan di bawahnya.
4. Berbentuk Bulat dan Halus
Benjolan yang memiliki bentuk teratur (bulat/oval) dan permukaan halus cenderung lebih aman dibanding benjolan keras dan tidak beraturan.
5. Tidak Disertai Gejala Lain
Jika benjolan muncul tanpa gejala sistemik seperti demam, penurunan berat badan, atau kelelahan ekstrem, besar kemungkinan itu bukan sesuatu yang serius.
6. Muncul Setelah Aktivitas Tertentu
Jika benjolan muncul setelah mencukur, menggunakan deodoran baru, atau aktivitas fisik berat, besar kemungkinan hanya iritasi atau peradangan ringan.
Kapan Benjolan Dianggap Tidak Berbahaya?
Anda tidak perlu khawatir jika mengalami kondisi seperti berikut:
- Benjolan tetap kecil dan tidak tumbuh.
- Tidak terasa sakit parah.
- Tidak berubah warna atau tekstur kulit.
- Tidak disertai pembengkakan lain di tubuh.
- Benjolan sembuh sendiri dalam beberapa minggu.
Meski begitu, tetap perhatikan perubahan pada benjolan dari waktu ke waktu. Jika ada perubahan mencurigakan, lebih baik langsung konsultasi ke dokter.
Apakah Semua Benjolan Harus ke Dokter?
Tidak semua benjolan di ketiak perlu dikhawatirkan atau diperiksakan langsung. Namun, kamu disarankan konsultasi ke dokter spesialis kulit jika:
- Benjolan membesar dengan cepat
- Tidak kunjung hilang setelah 2–4 minggu
- Disertai demam atau gejala tubuh lain
- Terasa sangat nyeri atau mengganggu aktivitas
- Tidak bisa digerakkan atau terasa keras
Bagaimana Cara Mengatasi Benjolan di Ketiak yang Tidak Berbahaya?
Kalau benjolanmu termasuk yang tidak berbahaya, beberapa langkah berikut bisa membantu meredakannya:
1. Kompres Hangat
Kompres ketiak dengan air hangat selama 10–15 menit, 2–3 kali sehari. Ini bisa membantu melancarkan aliran darah dan mempercepat penyembuhan.
2. Hindari Cukur atau Produk Iritatif
Hindari mencukur atau menggunakan deodoran dengan bahan keras sampai benjolan mengempis.
3. Jaga Kebersihan Area Ketiak
Cuci ketiak secara rutin dan hindari gesekan berlebih dari pakaian.
4. Konsumsi Air dan Makanan Sehat
Tingkatkan daya tahan tubuh dengan makan bergizi dan cukup cairan.
5. Konsultasi Jika Perlu
Kalau kamu ragu, lebih baik konsultasi ke dokter. Pemeriksaan fisik dan USG bisa membantu memastikan benjolan jinak atau tidak.
Pencegahan Benjolan di Ketiak
Berikut beberapa cara mencegah munculnya benjolan:
- Gunakan alat cukur bersih dan tajam
- Hindari memencet benjolan sembarangan
- Pilih deodoran yang cocok dengan kulit sensitif
- Gunakan pakaian longgar dan menyerap keringat
- Perhatikan reaksi kulit setelah produk baru
Benjolan Ketiak Bisa Diobati dengan Aman di Klinik Utama Pandawa
Benjolan di ketiak sering kali bikin cemas, apalagi jika muncul tiba-tiba dan tidak kunjung hilang. Tapi jangan buru-buru panik bisa jadi itu hanya kondisi ringan yang bisa ditangani dengan cepat dan tepat.
Di Klinik Utama Pandawa, kamu bisa mendapatkan pemeriksaan menyeluruh oleh dokter profesional yang berpengalaman di bidangnya. Prosesnya cepat, nyaman, dan pastinya rahasia terjaga.
Jangan tunggu sampai benjolan makin besar atau menimbulkan rasa sakit! Segera konsultasikan kondisi kamu di Klinik Utama Pandawa dan dapatkan penanganan medis yang aman dan terpercaya.
Karena semakin cepat ditangani, semakin besar peluang untuk sembuh tanpa komplikasi. Yuk, jaga kesehatanmu mulai sekarang!

Referensi
- Cleveland Clinic Diakses pada 2025 Armpit Lump. https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/22745-armpit-lump
- Cleveland Clinic (2022). Ingrown Hair. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17722-ingrown-hair

Admin Dokter Spesialis
Memberikan informasi dan tips kesehatan yang telah ditinjau oleh dokter Klinik Utama Pandawa.
Related Blogs

- May 22, 2025
Tinea Capitis: Gejala, Penyebab, dan Cara.
Tinea capitis adalah infeksi jamur yang menyerang kulit kepala dan batang rambut, yang sering kali menimbulkan rasa gatal, bersisik, kemerahan,.
Read More
- May 1, 2025
Pityriasis Alba: Bercak Putih pada Kulit.
Pityriasis Alba adalah kondisi kulit yang umum terjadi pada anak-anak dan remaja, ditandai dengan bercak putih atau kemerahan yang mengelupas.
Read More