Lipoma: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya
- May 12, 2025
- By Admin Dokter Spesialis
- Penyakit Kulit

Lipoma adalah benjolan lunak yang terbentuk dari jaringan lemak dan tumbuh secara perlahan di bawah kulit.
Umumnya, lipoma bersifat jinak dan tidak menimbulkan rasa sakit, sehingga sering kali tidak disadari oleh penderitanya.
Meski bisa muncul di bagian tubuh mana saja, kondisi ini paling sering ditemukan di lengan, punggung, leher, dan paha. Kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja, namun lebih umum terjadi pada orang dewasa berusia antara 40 hingga 60 tahun.
Meskipun bukan kondisi yang berbahaya, kehadirannya tetap perlu diperhatikan, terutama jika ukurannya membesar, terasa nyeri, atau mengganggu aktivitas.
Diagnosis yang tepat oleh tenaga medis sangat penting untuk memastikan bahwa benjolan tersebut benar-benar bukan jenis tumor lain yang lebih serius.
Apa itu Lipoma
Lipoma adalah benjolan jinak yang terbentuk dari jaringan lemak dan tumbuh perlahan di bawah kulit. Benjolan ini umumnya tidak berbahaya, tidak menimbulkan rasa sakit, dan bisa muncul di berbagai bagian tubuh, seperti punggung, leher, lengan, bahu, atau paha.
Lipoma terasa lunak dan kenyal, serta bisa digerakkan saat ditekan karena tidak menempel erat pada jaringan di sekitarnya.
Ukurannya bisa bervariasi, dari yang kecil (sekitar 1–3 cm) hingga lebih besar. Meskipun tidak perlu penanganan medis jika tidak mengganggu, kondisi ini tetap perlu diperiksa jika tumbuh cepat, terasa nyeri, atau berubah bentuk.
Baca Juga: Benjolan Muncul di Leher Belakang? Konsultasikan Sekarang Gratis!
Gejala Lipoma
Lipoma biasanya mudah dikenali karena memiliki ciri khas tertentu. Meskipun umumnya tidak berbahaya dan tidak menimbulkan rasa sakit, penting untuk mengetahui gejala-gejala yang umum agar Anda dapat membedakannya dari kondisi lain yang serupa.
1. Benjolan Lunak di Bawah Kulit
Gejala utamanya adalah munculnya benjolan lunak yang terasa seperti gumpalan lemak di bawah kulit. Benjolan ini biasanya bergerak jika ditekan dengan jari.
2. Tidak Nyeri
Sebagian besar kondisi ini tidak menimbulkan rasa sakit. Namun, dalam beberapa kasus, lipoma bisa terasa nyeri jika tumbuh dekat saraf atau mengandung banyak pembuluh darah.
3. Ukuran Bervariasi
Ukurannya biasanya kecil, sekitar 1–3 cm, tetapi bisa tumbuh lebih besar dari itu. Meskipun tumbuh perlahan, lipoma bisa membesar seiring waktu.
4. Bentuk Bulat atau Oval
Lipoma umumnya memiliki bentuk bulat atau oval yang teratur dan simetris, tidak memiliki batas yang tajam atau keras.
5. Terletak di Bawah Kulit (Subkutan)
Lipoma paling sering ditemukan di bawah kulit (subkutan) dan bisa muncul di berbagai bagian tubuh seperti leher, punggung atas, bahu, lengan, paha, atau perut.
Penyebab Lipoma
Lipoma merupakan tumor jinak yang terbentuk dari pertumbuhan berlebih jaringan lemak di bawah kulit. Hingga kini, penyebab pasti belum sepenuhnya diketahui, namun ada beberapa faktor yang diyakini berperan dalam kemunculannya:
1. Faktor Genetik (Keturunan)
Lipoma cenderung bersifat turun-temurun. Jika Anda memiliki anggota keluarga dengan riwayat lipoma, risiko Anda untuk mengalaminya juga lebih tinggi. Kondisi ini dikenal sebagai lipomatosis familial, yaitu kecenderungan genetik muncul secara bersamaan.
2. Cedera atau Trauma pada Jaringan
Dalam beberapa kasus, kondisi ini muncul setelah cedera atau benturan pada bagian tubuh tertentu. Meskipun jarang, trauma dipercaya bisa memicu pertumbuhan sel lemak secara abnormal.
3. Usia Dewasa dan Paruh Baya
Lipoma paling umum dialami oleh orang berusia 40–60 tahun. Meskipun bisa muncul di usia berapa pun, kasus pada anak-anak sangat jarang.
4. Obesitas dan Akumulasi Lemak
Walaupun tidak secara langsung, namun berat badan berlebih bisa memperburuk ukuran atau jumlah lipoma yang muncul karena jaringan lemak tubuh lebih banyak.
5. Gangguan Metabolisme Lemak
Beberapa penelitian menyebut adanya hubungan antara kondisi ini dan kondisi metabolisme tertentu, seperti hipertrigliseridemia (kadar trigliserida tinggi dalam darah), meski belum ada bukti kuat sebagai penyebab langsung.
Diagnosis Lipoma
Kondisi ini biasanya dapat dikenali dengan pemeriksaan fisik oleh dokter. Namun, untuk memastikan bahwa benjolan tersebut bukan tumor ganas atau kondisi lain, dokter dapat melakukan pemeriksaan tambahan seperti:
- USG jaringan lunak untuk melihat struktur benjolan.
- MRI atau CT scan, jika diperlukan, terutama jika lipoma besar atau terletak di area yang dalam.
- Biopsi, yakni pengambilan sampel jaringan, jika dicurigai ada kemungkinan keganasan (liposarkoma).
Pengobatan Lipoma
Sebagian besar kondisi ini tidak membutuhkan pengobatan, terutama jika tidak menimbulkan gejala atau gangguan fungsi tubuh.
Namun, pengangkatan atau perawatan medis bisa dipertimbangkan dalam kondisi berikut:
- kondisi ini tumbuh cepat atau terus membesar.
- Terasa nyeri atau mengganggu aktivitas.
- Pertimbangan estetika (mengganggu penampilan).
- Lokasinya menekan saraf atau pembuluh darah.
Bisakah Lipoma Dicegah?
Tidak ada cara pasti untuk mencegah kondisi ini , terutama jika penyebabnya bersifat genetik. Namun, menjaga berat badan ideal, menjalani pola hidup sehat, dan memeriksa benjolan sejak dini dapat membantu mencegah komplikasi atau keterlambatan diagnosis.
Cara Menghilangkan Lipoma
Jika benjolan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari, tidak menimbulkan rasa sakit, dan tidak mengganggu penampilan, maka pengangkatannya tidak selalu diperlukan.
Jika Anda memutuskan untuk menghilangkannya, berikut beberapa pilihan pengobatan yang umumnya dilakukan:
1. Operasi Pengangkatan
Cara paling umum dan efektif untuk menghilangkannya adalah dengan operasi. Dokter akan membuat sayatan kecil di kulit, lalu mengangkat benjolan secara langsung.
Prosedur ini biasanya dilakukan dengan anestesi lokal. Operasi pengangkatan lipoma sangat efektif, dan risiko kekambuhannya kecil.
2. Liposuction (Sedot Lemak)
Metode ini melibatkan penyedotan jaringan lemak dengan menggunakan alat khusus setelah membuat sayatan kecil di dekat benjolan.
Teknik ini digunakan pada benjolan yang lebih besar atau jika pasien ingin menghindari bekas luka besar. Meskipun efektif, ada kemungkinan lipoma tumbuh kembali jika tidak diangkat secara tuntas.
3. Injeksi Steroid
Steroid dapat membantu mengecilkan ukuran lipoma, tetapi jarang sekali benjolan hilang sepenuhnya dengan metode ini. Biasanya, suntikan ini digunakan jika pasien tidak ingin menjalani operasi.
4. Pengobatan Laser
Laser lebih sering digunakan untuk lipoma kecil dan superfisial yang dekat dengan permukaan kulit. Prosedur ini dianggap minim invasif dan bisa mengurangi jaringan parut.
Setiap metode pengobatan memiliki kelebihan dan kekurangan, jadi konsultasikan dengan dokter untuk menentukan cara terbaik.
Prosedur Terbaik untuk Menghilangkan Lipoma di Klinik Utama Pandawa
Klinik Utama Pandawa menawarkan prosedur terbaik untuk menghilangkan lipoma dengan pendekatan medis yang aman dan efektif.
Prosedur pengangkatan benjolan di klinik kami dilakukan oleh dokter spesialis bedah plastik dan umum berpengalaman yang menggunakan teknik minimal invasif untuk memastikan hasil optimal dan mempercepat pemulihan.
Dengan menggunakan teknologi modern, proses pengangkatan lipoma dilakukan secara presisi dan minim nyeri, sehingga pasien dapat kembali beraktivitas dengan cepat. Prosedur ini juga dirancang untuk meminimalkan bekas luka, sehingga hasilnya estetis dan memuaskan.
Selain itu, Klinik Utama Pandawa memberikan konsultasi menyeluruh sebelum tindakan dilakukan, memastikan bahwa setiap pasien mendapatkan penanganan yang sesuai dengan kondisi mereka.
Tim medis akan memantau proses pemulihan pascaoperasi untuk memastikan tidak ada komplikasi dan memastikan hasil terbaik untuk setiap pasien.

Refrensi
- National Organization for Rare Disorders 2025 Multiple Lipomatosis.
- WebMD 2025 Lipoma.

Admin Dokter Spesialis
Memberikan informasi dan tips kesehatan yang telah ditinjau oleh dokter Klinik Utama Pandawa.
Related Blogs

- June 21, 2025
Dermatitis Venenata: Penyebab, Gejala, dan Cara.
Dermatitis venenata adalah salah satu bentuk peradangan kulit yang terjadi akibat kontak langsung dengan zat tertentu yang bersifat iritatif atau.
Read More
- July 10, 2025
Jangan Panik! Ini Ciri-Ciri Benjolan yang.
Ciri-ciri benjolan di ketiak yang tidak berbahaya sering kali membuat banyak orang penasaran sekaligus khawatir. Wajar saja, karena benjolan di.
Read More