Penyebab Impetigo Bulosa pada Anak & Cara Ampuh Atasinya
- January 5, 2026
- By Admin Dokter Spesialis
- Penyakit Kulit

Impetigo bulosa muncul tanpa disadari, diawali dengan lepuhan besar berisi cairan yang tampak ringan, padahal bisa cepat menyebar dan menular, terutama pada anak-anak. Kondisi ini kerap menyerang area lipatan kulit seperti leher, ketiak, dan selangkangan, sehingga membuat anak rewel, tidak nyaman, bahkan berisiko infeksi lebih lanjut jika terlambat ditangani.
Sayangnya, banyak orang tua mengira lepuhan ini hanyalah iritasi biasa, padahal impetigo bulosa membutuhkan penanganan medis yang tepat agar tidak meninggalkan komplikasi.
Impetigo bulosa bukan hanya soal kulit melepuh, tetapi juga tanda adanya infeksi bakteri yang perlu ditangani secara menyeluruh. Penanganan yang tepat sejak dini dapat mempercepat penyembuhan dan mencegah penularan ke anggota keluarga lain.
Melalui pemeriksaan di Klinik Utama Pandawa, anak dapat ditangani oleh dokter berpengalaman melalui layanan spesialis penyakit kulit, dengan pendekatan yang aman, ramah anak, dan sesuai standar medis. Dengan perawatan yang tepat, kulit anak bisa kembali sehat tanpa risiko berulang.
Baca Juga: Punya Luka Bernanah atau Impetigo? Kenali Manfaat Mupirocin!
Apa Itu Impetigo Bulosa
Impetigo bulosa adalah jenis impetigo yang ditandai dengan munculnya lepuhan besar (bula) berisi cairan bening atau kekuningan pada kulit. Setelah pecah, lepuhan akan meninggalkan kulit kemerahan dan berkerak. Kondisi ini paling sering terjadi pada bayi dan anak di bawah usia 5 tahun.
Berbeda dengan impetigo krustosa yang membentuk keropeng berwarna madu, impetigo bulosa lebih dominan dengan lepuhan yang tampak jelas. Infeksi ini disebabkan oleh bakteri dan sangat mudah menular melalui kontak langsung maupun benda yang terkontaminasi.
Baca Juga: Bukan Biang Keringat! Ini Penyebab Bentol Berair Bayi
Penyebab Impetigo Bulosa pada Anak
Berikut adalah penyebab impetigo bulosa pada anak:
1. Infeksi Bakteri Staphylococcus aureus
Penyebab utama impetigo bulosa adalah bakteri Staphylococcus aureus. Bakteri ini menghasilkan racun (toksin) yang menyebabkan lapisan atas kulit terlepas, sehingga terbentuk lepuhan berisi cairan.
Bakteri Staphylococcus aureus sebenarnya bisa hidup di kulit atau hidung tanpa menimbulkan masalah. Namun, ketika masuk melalui luka kecil, gigitan serangga, atau kulit yang iritasi, bakteri ini dapat berkembang dan menyebabkan infeksi.
2. Sistem Imun Anak yang Belum Sempurna
Anak-anak, terutama bayi, memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum berkembang secara optimal. Hal ini membuat mereka lebih rentan terhadap infeksi bakteri, termasuk impetigo bulosa.
Ketika daya tahan tubuh anak menurun, bakteri lebih mudah berkembang dan menyebabkan infeksi kulit yang cepat menyebar.
3. Lingkungan yang Panas dan Lembap
Impetigo bulosa lebih sering terjadi di daerah dengan iklim panas dan lembap. Kondisi ini mendukung pertumbuhan bakteri di permukaan kulit.
Keringat berlebih, pakaian yang terlalu ketat, dan kulit yang jarang dikeringkan dengan baik dapat meningkatkan risiko terjadinya impetigo bulosa pada anak.
4. Kebersihan Kulit yang Kurang Terjaga
Kebersihan kulit berperan besar dalam mencegah infeksi. Anak yang jarang mandi, jarang mencuci tangan, atau menggunakan handuk dan pakaian bersama orang lain lebih berisiko terkena impetigo bulosa. Kuku yang panjang dan kotor juga dapat menjadi media penularan bakteri saat anak menggaruk kulitnya.
5. Riwayat Penyakit Kulit Sebelumnya
Anak yang memiliki kondisi kulit seperti eksim, dermatitis, biang keringat, atau alergi lebih rentan mengalami impetigo bulosa. Kulit yang sudah mengalami peradangan atau luka kecil memudahkan bakteri masuk dan menyebabkan infeksi.
Baca Juga: Kulit Tiba-Tiba Penuh Bintik Merah Gatal? Simak Cara Ampuhnya!
Gejala Impetigo Bulosa yang Perlu Diwaspadai
Mengenali gejala sejak dini sangat penting agar penanganan bisa segera dilakukan. Beberapa gejala impetigo bulosa pada anak antara lain:
- Muncul lepuhan besar berisi cairan bening atau kekuningan
- Lepuhan mudah pecah dan meninggalkan kulit merah
- Area kulit terasa nyeri atau gatal
- Terjadi di lipatan kulit seperti leher, ketiak, selangkangan, dan bokong
- Kulit tampak basah dan mengelupas
- Anak menjadi rewel atau tidak nyaman
- Pada beberapa kasus disertai demam ringan
Jika lepuhan semakin banyak atau menyebar dengan cepat, sebaiknya segera periksakan anak ke dokter.
Baca Juga: Bentol Berair Makin Parah? Ini Solusi Paling Efektif!
Apakah Impetigo Bulosa Menular?
Ya, impetigo bulosa sangat menular. Penularan dapat terjadi melalui:
- Kontak langsung dengan kulit yang terinfeksi
- Menyentuh cairan dari lepuhan
- Menggunakan barang pribadi bersama, seperti handuk, pakaian, atau sprei
- Menggaruk luka lalu menyentuh area kulit lain
Cara Ampuh Mengatasi Impetigo Bulosa pada Anak
Berikut adalah cara ampuh mengatasi impetigo bulosa pada anak:
1. Konsultasi ke Dokter Sejak Dini
Langkah paling tepat untuk mengatasi impetigo bulosa adalah dengan berkonsultasi ke dokter. Dokter akan memastikan diagnosis dan menentukan pengobatan yang sesuai berdasarkan tingkat keparahan infeksi. Penanganan medis yang tepat dapat mempercepat penyembuhan dan mencegah komplikasi.
2. Penggunaan Antibiotik
Karena impetigo bulosa disebabkan oleh bakteri, pengobatan utamanya adalah antibiotik. Dokter dapat meresepkan:
- Antibiotik topikal (oles) untuk infeksi ringan
- Antibiotik oral (minum) jika infeksi luas atau disertai gejala lain
Penting untuk menggunakan antibiotik sesuai anjuran dokter dan menghabiskan dosisnya, meskipun gejala mulai membaik.
3. Menjaga Kebersihan Kulit Anak
Perawatan di rumah juga berperan besar dalam proses penyembuhan. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
- Mandikan anak dengan air bersih dan sabun lembut
- Keringkan kulit dengan handuk bersih, jangan digosok
- Ganti pakaian secara rutin, terutama jika berkeringat
- Gunakan pakaian longgar dan menyerap keringat
4. Hindari Menggaruk Lepuhan
Menggaruk lepuhan dapat memperparah infeksi dan menyebarkannya ke area kulit lain. Untuk mencegah hal ini:
- Potong kuku anak secara rutin
- Gunakan sarung tangan bayi jika perlu
- Alihkan perhatian anak saat terasa gatal
5. Pisahkan Barang Pribadi Anak
Selama masa pengobatan, hindari penggunaan barang pribadi secara bersama. Handuk, pakaian, selimut, dan sprei sebaiknya dipisahkan dan dicuci secara teratur dengan air hangat.
Berapa Lama Impetigo Bulosa Bisa Sembuh?
Dengan pengobatan yang tepat, impetigo bulosa biasanya membaik dalam waktu 7–10 hari. Namun, durasi penyembuhan dapat berbeda pada setiap anak, tergantung pada kondisi tubuh dan tingkat keparahan infeksi.
Komplikasi Impetigo Bulosa Jika Tidak Ditangani
Jika dibiarkan tanpa penanganan, impetigo bulosa dapat menyebabkan:
- Infeksi kulit yang semakin luas
- Luka yang sulit sembuh
- Risiko infeksi jaringan lebih dalam
- Bekas luka atau perubahan warna kulit
- Penularan ke orang lain
Cara Mencegah Impetigo Bulosa pada Anak
Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan antara lain:
- Menjaga kebersihan kulit dan tangan anak
- Memandikan anak secara rutin
- Mengganti pakaian setelah berkeringat
- Mengobati luka kecil segera
- Tidak berbagi barang pribadi
- Menjaga kuku anak tetap pendek dan bersih
Kapan Harus ke Dokter?
Segera bawa anak ke dokter jika:
- Lepuhan semakin banyak atau menyebar
- Anak tampak kesakitan atau sangat rewel
- Muncul demam
- Lepuhan bernanah atau berbau
- Tidak ada perbaikan setelah beberapa hari
Apa Bedanya Cacar dan Impetigo?
Cacar air adalah infeksi virus yang menyebabkan lepuhan kecil menyebar di seluruh tubuh dan biasanya disertai demam serta gatal.
Sedangkan impetigo adalah infeksi bakteri yang menimbulkan lepuhan lebih besar, mudah pecah, dan sering muncul di area tertentu seperti wajah atau lipatan kulit.
Kulit Anak Melepuh? Impetigo Bulosa Ditangani Tepat di Pandawa
Jangan biarkan lepuhan pada kulit anak semakin parah dan menyebar. Impetigo bulosa membutuhkan penanganan yang tepat agar infeksi cepat teratasi dan tidak menular ke orang lain. Dengan pemeriksaan menyeluruh dan penanganan sesuai standar medis, Klinik Utama Pandawa siap membantu memberikan perawatan yang aman, nyaman, dan ramah anak untuk memulihkan kesehatan kulit si kecil.
Segera konsultasikan kondisi kulit anak melalui layanan penyakit kulit di klinik utama pandawa yang ditangani oleh dokter berpengalaman. Penanganan sejak dini dapat mempercepat proses penyembuhan dan mencegah komplikasi. Percayakan kesehatan kulit anak pada tenaga medis profesional agar anak kembali aktif dan nyaman beraktivitas.

Referensi
- Cleveland Clinic Diakses pada 2026 Disease & Conditions. Impetigo. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15134-impetigo
- Mayo Clinic Diakses pada 2026 Diseases & Conditions. Impetigo. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/impetigo/symptoms-causes/syc-20352352
- Healthline Diakses pada 2026 Impetigo: Everything You Need to Know. https://www.healthline.com/health/impetigo
Admin Dokter Spesialis
Memberikan informasi dan tips kesehatan yang telah ditinjau oleh dokter Klinik Utama Pandawa.
Related Blogs

- November 20, 2025
Ruam Kulit Membandel? Ini Pengobatan Ptyriasis.
Pengobatan ptyriasis rosea menjadi penting dilakukan karena ruam kulit yang muncul sering menimbulkan rasa gatal dan ketidaknyamanan, bahkan bisa mengganggu.
Read More
- December 20, 2025
Kulit Kasar Mirip Kulit Ayam? Ini.
Keratosis Pilaris sering kali membuat kulit terasa kasar, tampak berbintik seperti kulit ayam, dan mengganggu rasa percaya diri terutama saat.
Read More