Search
Close this search box.

Harga Vaksin HPV di Klinik Utama Pandawa

Sebagian kanker serviks atau infeksi menular seksual berhubungan dengan human papillomavirus (HPV). Melakukan vaksin HPV bisa mengurangi dampak kanker serviks dan kanker lainnya akibat HPV di seluruh dunia.

Salah satu hal yang paling banyak orang tanyakan adalah mengenai harga vaksin HPV. Menjawab hal ini tentunya berbeda-beda karena masing-masing klinik memiliki harganya sendiri. Lantas berapa harga vaksin HPV di Klinik Pandawa Jakarta? Berikut penjelasannya.

Apa yang Bisa Vaksin HPV Lakukan?

Sejumlah varian dari HPV menyebar melalui kontak seksual dan berhubungan dengan sebagian besar kasus kanker serviks.

Gardasil 9 adalah vaksin HPV yang mendapatkan persetujuan dari Food and Drug Administration AS dan dapat anak perempuan dan laki-laki gunakan.

Vaksin ini bisa mencegah mayoritas kasus kanker serviks jika vaksin tersebut diberikan sebelum anak perempuan atau wanita terapapar virus. Vaksin tersebut juga bisa mencegah kanker vagina dan vulva.

Artikel Lainnya: Gejala Kanker Serviks & Cara Mengobati (Wanita Wajib Tahu!)

Menariknya, vaksin ini juga bisa mencegah seseorang terjangkit kutil kelamin, kanker anus, kanker mulut, tenggorokan, leher, dan kepala baik itu pria maupun wanita.

Melakukan vaksinasi pada anak bisa menghindari mereka terhadap virus HPV yang menular. Tidak heran jika HPV menjadi salah satu vaksin yang banyak dokter anjurkan penggunaannya.

Apakah Vaksin HPV Direkomendasikan untuk Semua Orang?

Vaksin HPV memang dianjurkan untuk mayoritas orang. Namun ada beberapa kondisi seseorang tidak mendapatkan anjuran melakukan vaksin tersebut.

Wanita hamil atau orang yang sedang sakit baik itu parah atau sedang boleh tidak melakukan vaksin ini.

Orang yang mengalami alergi ragi atau lateks juga mendapatkan anjuran melakukan konsultasi secara menyeluruh dengan dokter.

Pasalnya, buat orang yang memiliki alergi tertentu dianjurkan juga untuk tidak mendapatkan vaksin ini.

Untuk usia yang dokter sarankan, vaksin tersebut biasanya direkomendasikan untuk pria atau wanita mulai dari usia 11 atau 12 tahun. Vaksin ini efektif jika diberikan sebelum orang tersebut aktif secara seksual dan terpapar virus.

Namun, individu hingga usia 45 tahun bahkan lebih bisa menggunakan vaksin ini, tergantung pada pedoman khusus negara atau wilayah.

Artikel Lainnya: HPV di Mulut, Ketahui Penyebab dan Ciri-cirinya!

Berapa Harga Vaksin HPV di Klinik Pandawa Jakarta?

Harga Vaksin HPV 1
Ilustrasi Harga Vaksin HPV

Untuk harga, Anda bisa langsung melakukan konsultasi baik online atau offline ke Klinik Pandawa Jakarta. Dengan begini Anda bisa mendapatkan harga secara rinci dan detail. Selain itu Anda juga bisa membahas seputar vaksin tersebut secara detail.

Mengetahui soal vaksin tersebut akan sangat membantu. Klinik Pandawa memiliki layanan untuk melakukan vaksin HPV.

Selain itu, Klinik Pandawa merupakan Klinik Kulit dan Kelamin yang terbaik di Indonesia. Silahkan konsultasi dokter online secara gratis di Klinik Pandawa (Rahasia Terjamin).

Vaksin HPV Berapa Dosis?

Vaksin HPV biasanya dokter berikan dengan jangka waktu tertentu. Jumlah dosis serta waktu bisa bervariasi tergantung sejumlah kondisi seperti usia dan jenis vaksin yang akan Anda gunakan.

Namun secara umum vaksin dokter berikan dalam dua atau tiga dosisi dengan jangka waktu enam bulan.

Apakah Vaksin HPV Efektif?

Vaksin HPV 2
Vaksin HPV

Vaksin HPV telah terbukti sangat efektif dalam mencegah infeksi HPV dan penyakit terkait. Telah terbukti secara signifikan mengurangi kejadian pra-kanker serviks dan kutil kelamin.

Di samping itu, penelitian menunjukan jika vaksin bisa memberikan perlindungan silang terhadap jenis HPV lain yang tidak menjadi target khusus oleh vaksin.

Baca Juga: Kenali Gejala HPV yang Sering Disepelekan

Vaksin HPV, Apakah Punya Efek Samping?

Secara keseluruhan, efek dari HPV tergolong ringan. Biasanya setelah vaksin, Anda mungkin akan mengalami bengkak, nyeri, atau merah di tempat suntikan. Setelah melakukan suntik, Anda mendapatkan anjuran untuk tetap duduk selama 15 menit.

Hingga saat ini, CDC dan FDA masih terus melakukan pemantauan terkait masalah yang tidak biasa atau parah setelah melakukan suntik HPV.

Referensi:

Share: