Apa Efek Samping Suntik Gonore?

Penyakit gonore adalah penyakit menular seksual yang dapat disembuhkan dengan mendapatkan pengobatan yang tepat, salah satu metode pengobatannya adalah dengan suntik gonore. Namun, adakah efek samping dalam suntik gonore?

Untuk ketahui informasi seputar suntik gonore dan efek sampinya, simak selengkapnya di artikel Klinik Kulit Kelamin berikut.

Diagnosis Gonore

Untuk mendiagnosis penyakit gonore, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan anamnesis terhadap pasien.

Dokter akan menanyakan mengenai gejala yang dialami dan riwayat hubungan seksual pasien.

Selain itu, dokter juga akan mengambil sampel cairan dari vagina, uretra, serviks, atau anus untuk dilakukan tes laboratorium guna mendeteksi bakteri penyebab infeksi gonore.

Jika hasil tes menunjukkan adanya bakteri, maka dokter akan segera memulai pengobatan dengan antibiotik yang tepat.

Pengobatan Gonore (Kencing Nanah)

Efek samping suntik penyakit gonore

Gonore (kencing nanah) adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae yang menginfeksi area tubuh yang memiliki lapisan lendir, seperti vagina, uretra, anus, dan tenggorokan. 

Ketika seseorang terinfeksi gonore, bakteri akan mengalami perbanyakan yang cepat dan menyebabkan peradangan pada area yang terinfeksi. Gonore bisa sembuh dengan penanganan yang tepat.

Jika tidak diobati, gonore dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti infeksi pada sendi, masalah kehamilan, dan penyebaran infeksi ke organ lain dalam tubuh.

Pengobatan gonore biasanya melibatkan pemberian antibiotik yang harus sesuai dengan petunjuk dokter dan harus dihabiskan selama masa pengobatan yang diberikan.

Biaya suntik gonore dapat bervariasi tergantung pada berbagai faktor, termasuk jenis antibiotik yang digunakan, lokasi geografis, fasilitas kesehatan, dan biaya pemeriksaan lainnya.

Setelah pengobatan, pasien perlu melakukan tes ulang untuk memastikan bahwa infeksi telah sembuh.

Spesialis Kulit dan Kelamin

Jenis-jenis Obat Suntik Antibiotik Penyakit Gonore

Pengobatan gonore dilakukan dengan pemberian suntik antibiotik yang bekerja untuk membunuh bakteri.

Antibiotik untuk gonore dapat diberikan dalam bentuk suntikan atau diminum secara oral, tergantung dari tingkat keparahan infeksi.

Suntik gonore biasanya menggunakan antibiotik sebagai obatnya. Antibiotik yang umum digunakan untuk suntik gonore adalah:

  • Ceftriaxone: Ini adalah antibiotik cephalosporin yang diberikan melalui suntikan intramuskular (di dalam otot) sekali sehari selama 25 hari. Ceftriaxone biasanya dikombinasikan dengan antibiotik oral azithromycin untuk membantu mengobati infeksi klamidia yang sering menyertai gonore.
  • Azithromycin: Tersedia dalam bentuk suntikan intramuskular (di dalam otot) atau intravena (di dalam vena). Biasanya diberikan sekali sehari selama 1-3 hari.
  • Doxycycline: Tersedia dalam bentuk suntikan intravena (di dalam vena). Obat ini umumnya diberikan dua kali sehari selama 7-10 hari.
  • Spectinomycin: Antibiotik ini diberikan melalui suntikan intramuskular (di dalam otot) dua kali sehari selama 3 hari. Spectinomycin biasanya digunakan sebagai alternatif untuk ceftriaxone pada pasien yang alergi terhadap antibiotik cephalosporin.
  • Kanamycin: Antibiotik ini diberikan melalui suntikan intramuskular (di dalam otot) sekali sehari selama 7 hari. Kanamycin biasanya digunakan sebagai pilihan terakhir jika ceftriaxone dan spectinomycin tidak tersedia.

Source: Youtube/Klinik Utama Pandawa

Efek Samping Suntik Gonore

Suntik gonore umumnya efektif dalam mengobati infeksi gonore, terutama jika diberikan sesuai dengan resep dokter.

Namun, seperti halnya penggunaan antibiotik lainnya, suntik gonore juga dapat menyebabkan efek samping.

Berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin terjadi setelah menjalani suntik gonore:

1. Nyeri pada Tempat Suntikan

Salah satu efek samping yang umum setelah suntik gonore adalah nyeri atau sensasi tidak nyaman pada tempat suntikan. Hal ini adalah respons alami tubuh terhadap suntikan obat.

2. Reaksi Alergi

Meskipun jarang terjadi, beberapa orang mungkin mengalami reaksi alergi terhadap obat yang ada di dalam suntikan gonore. 

Gejala reaksi alergi dapat berupa ruam, gatal-gatal, pembengkakan wajah atau bibir, dan sesak napas. Jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi, segera hubungi tenaga medis.

3. Perubahan pada Kulit

Beberapa pasien melaporkan perubahan pada kulit setelah menjalani suntik gonore. Ini bisa berupa kemerahan atau iritasi pada kulit di sekitar tempat suntikan.

4. Gangguan Pencernaan

Meskipun jarang terjadi, beberapa orang mungkin mengalami gangguan pencernaan seperti mual, muntah, atau diare setelah suntik gonore. 

Ini biasanya merupakan efek samping ringan dan akan hilang dengan sendirinya.

5. Reaksi Lokal Lainnya

Selain nyeri, reaksi lokal lainnya yang mungkin terjadi adalah pembengkakan atau perubahan warna kulit di sekitar tempat suntikan. Ini biasanya tidak berbahaya dan akan mereda seiring berjalannya waktu.

Efek samping yang lebih serius, meskipun jarang terjadi, dapat meliputi:

  • Reaksi alergi
  • Infeksi di tempat suntikan
  • Kerusakan saraf
  • Gangguan ginjal

Penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami efek samping yang parah.

Adakah Efek Setelah Sembuh dari Gonore?

Setelah dinyatakan sembuh dari gonore, apakah ada efek setelah sembuh dari gonore? Umumnya tidak ada efek samping yang berkepanjangan.

Namun, dalam beberapa kasus timbul beberapa efek yang dapat terjadi diantaranya:

  • Dapat terinfeksi gonore kembali
  • Timbul komplikasi lainnya karena tidak segera diobati, paling umum pada wanita adalah klamidia, infertilitas, penyakit radang panggul. Pada pria kasus yang sering didapati adalah epididimitis, peradangan tendon, ligamen dan sendi.
  • Efek psikologis akan timbul seperti, cemas, rasa malu, hingga deprasi.

Rekomendasi Suntik Gonore Terampuh di Klinik Utama Pandawa

Spesialis Kulit dan Kelamin

Jika Anda mengalami gejala-gejala yang mengarah pada infeksi menular seksual, termasuk gejala yang muncul setelah melakukan hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi gonore, segera periksakan diri ke dokter.

Dokter akan melakukan pemeriksaan dan tes untuk menentukan apakah gejala-gejala merupakan infeksi gonore atau oleh penyebab lain.

Untuk melakukan hal tersebut Anda bisa mengunjungi klinik gonore Jakarta terbaik dan tepercaya milik Klinik Utama Pandawa.

Klinik Utama Pandawa yang juga merupakan klinik kulit dan kelamin di Jakarta menawarkan layanan medis berkualitas tinggi dengan bantuan tim medis berpengalaman.

Di sini, Anda akan mendapatkan perawatan yang efektif dan terpercaya untuk mengatasi gonore.

Dengan peralatan medis modern dan pendekatan yang peduli terhadap pasien, Klinik Utama Pandawa adalah tempat yang tepat untuk mengatasi masalah ini.

Jangan biarkan gonore mempengaruhi kualitas hidup Anda, kunjungi Klinik Utama Pandawa sekarang juga untuk perawatan yang andal dan profesional.

Untuk berkonsultasi online dengan dokter secara gratis, Anda bisa klik link di bawah ini.

Referensi

Share: